📑 Daftar Isi

Ilustrasi iklan OpenAI di aplikasi ChatGPT untuk pengguna India

OpenAI Mulai Tampilkan Iklan di ChatGPT India, 50 Brand Siap Masuk

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • OpenAI mengumumkan akan menampilkan iklan di ChatGPT Free dan Go untuk pengguna India
  • Peluncuran dimulai dengan 50 brand dan kemitraan dengan agensi WPP dan Omnicom
  • Ad manager akan diluncurkan bulan depan dengan minimum anggaran harian ₹725 ($7,60)
  • OpenAI mencatat lebih dari 100 juta pengguna aktif mingguan ChatGPT di India per Februari
  • Pendapatan OpenAI mencapai $6,7 miliar pada kuartal kedua Juni 2026, naik dari $5,7 miliar
  • Target 220 juta pelanggan berbayar pada 2030 dengan 35 juta pengguna Plus dan Pro saat ini

Telset.id – OpenAI resmi mengumumkan akan mulai menampilkan iklan di layanan ChatGPT Free dan Go untuk pengguna di India. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat pendapatan di tengah persiapan menuju penawaran umum perdana (IPO) yang diperkirakan terjadi tahun ini atau tahun depan.

Keputusan ini diumumkan pada Kamis, menyusul perubahan ketentuan layanan yang dilakukan OpenAI awal bulan ini. Perubahan tersebut mengindikasikan bahwa perusahaan akan menampilkan iklan kepada pengguna saat mereka menggunakan asisten AI tersebut. India menjadi pasar yang sangat penting bagi OpenAI, mengingat perusahaan mencatat lebih dari 100 juta pengguna aktif mingguan ChatGPT di negara tersebut per Februari lalu.

Sebagian besar dari pengguna tersebut berada di tier gratis atau tier Go yang memiliki harga lebih rendah. OpenAI menyatakan akan memulai dengan menampilkan iklan untuk 50 brand pada tahap awal. Perusahaan juga telah menjalin kemitraan dengan dua agensi besar, yaitu WPP dan Omnicom, untuk mengelola program periklanan ini.

Peluncuran Ad Manager dan Target Pemasang Iklan

OpenAI juga berencana meluncurkan ad manager pada bulan depan. Platform ini akan memungkinkan para marketer untuk membuat kampanye iklan bagi perusahaan mereka. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yaitu kampanye harus memiliki anggaran harian minimum sebesar ₹725 atau sekitar $7,60.

Dave Dugan, head of global ads solutions di OpenAI, menyampaikan pernyataan resmi terkait peluncuran ini. “Dengan ChatGPT Ads, bisnis dari segala ukuran dapat memperkenalkan diri mereka pada momen-momen relevan dan berkonteks tinggi ketika keputusan mulai terbentuk,” ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Langkah ini bukan yang pertama bagi OpenAI dalam hal periklanan. Perusahaan sudah mulai menampilkan iklan kepada pengguna di Amerika Serikat pada bulan Februari. Kemudian, program ini diperluas untuk melayani iklan di Eropa pada awal bulan ini. Ekspansi ke India menjadi langkah berikutnya dalam rencana global perusahaan.

Strategi OpenAI Membangun Basis Pengguna di India

OpenAI telah bekerja keras untuk mengembangkan basis pengguna di India. Pada Agustus 2025, perusahaan meluncurkan paket ChatGPT Go dengan harga di bawah $5. Bahkan, sempat ada promo terbatas yang membuat tier tersebut gratis selama satu tahun penuh. Upaya pemasaran juga dilakukan secara agresif melalui iklan selama turnamen olahraga, seperti Women’s Premier League (WPL) dan Indian Premier League (IPL).

Baru-baru ini, OpenAI juga merekrut kepala Uber untuk wilayah India guna memimpin upaya ekspansi perusahaan di negara tersebut. Ini menunjukkan komitmen serius OpenAI terhadap pasar India yang dinilai sangat potensial.

Di sisi finansial, perusahaan teknologi ini tengah berupaya meningkatkan dan mengamankan sumber pendapatan. Menurut The Wall Street Journal, OpenAI mencatat pendapatan sebesar $6,7 miliar pada kuartal kedua yang berakhir Juni 2026. Angka ini naik dari $5,7 miliar pada kuartal sebelumnya.

Laporan dari The Information pada November lalu juga mengungkapkan bahwa OpenAI menargetkan 220 juta pelanggan berbayar pada tahun 2030. Pada saat laporan tersebut diterbitkan, tercatat 35 juta pengguna membayar untuk paket Plus dan Pro.

Keputusan OpenAI untuk memasuki pasar periklanan di India menunjukkan pergeseran strategi monetisasi perusahaan. Dengan jumlah pengguna aktif yang sangat besar, potensi pendapatan dari iklan di India bisa menjadi sumber pemasukan yang signifikan. Terlebih lagi, perusahaan tengah bersiap menghadapi IPO yang dinanti banyak pihak.

Bagi para pengguna ChatGPT di India, kehadiran iklan ini tentu akan mengubah pengalaman mereka dalam menggunakan asisten AI tersebut. Namun, langkah ini juga bisa menjadi cara bagi OpenAI untuk menjaga layanan gratis tetap berkelanjutan di tengah biaya operasional yang tinggi.

Perkembangan ini juga menjadi sinyal bagi industri bahwa model bisnis AI berbasis langganan mulai berkembang dengan tambahan pendapatan dari iklan. Sebelumnya, OpenAI juga merilis laporan terkait berbagai isu keamanan, menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjaga kepercayaan pengguna.

Sementara itu, dinamika internal perusahaan juga terus menjadi sorotan. Gelombang eksekutif yang mundur sempat menimbulkan pertanyaan tentang arah perusahaan. Namun, langkah ekspansi iklan ini menunjukkan bahwa OpenAI tetap fokus pada pengembangan bisnis.

Dengan peluncuran ad manager yang akan hadir bulan depan, para pemasar di India akan segera memiliki akses ke platform periklanan baru ini. OpenAI tampaknya serius menjadikan India sebagai salah satu pasar kunci dalam strategi pertumbuhan jangka panjangnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.