ilustrasi DreamNow Tencent

Platform AI “DreamNow” Tencent Dukung Kreasi Video dan Game Interaktif

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Tencent sedang mengembangkan platform konten berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama “DreamNow” yang memungkinkan pengguna menonton, membuat, dan berbagi video AI, gambar AI, serta karya game interaktif dengan alur cerita bercabang. Platform ini, yang masih dalam tahap pengembangan, dilaporkan pertama kali oleh media Du Jia pada 7 April 2026.

Produk ini diposisikan sebagai platform untuk kreasi dan interaksi konten AIGC (AI-Generated Content). Saat ini, pengguna dapat menjelajahi dan menikmati berbagai karya video dan gambar yang dihasilkan AI oleh pengguna lain di platform tersebut. Fitur unggulannya adalah dukungan untuk pembuatan dan penayangan “interactive video games” atau game interaktif berbasis video.

Halaman utama “DreamNow” didedikasikan untuk menampilkan galeri karya video dan gambar AI. Platform ini telah dilengkapi dengan fungsi sosial dasar seperti memberi suka (like), menyimpan (koleksi), berkomentar, dan membagikan karya. Pengguna juga dapat mencari konten spesifik melalui fitur pencarian. Riwayat penelusuran dan koleksi pribadi disimpan di dalam bagian pusat akun pengguna.

Yang menarik, meski modul kreasi pengguna belum dibuka, platform ini sudah menampilkan satu contoh game interaktif berjudul Wei Jin Feng Gu (魏晋风骨). Game ini mengajak pemain memasuki latar era Dinasti Wei dan Jin, di mana setiap pilihan yang dibuat akan memengaruhi jalannya cerita dan mengarah pada akhir yang berbeda-beda.

Dari tangkapan layar yang beredar, antarmuka game ini mengadopsi estetika seni tradisional Tiongkok dengan gaya khas periode Wei-Jin. Visual yang dihasilkan AI dipadukan dengan tipografi klasik, sementara tombol pilihan alur cerita ditata secara sederhana. Pemain hanya perlu mengetuk layar untuk membuat keputusan dan melanjutkan narasi. Game ini juga telah mendukung fitur penyimpanan progres (save).

Menurut petunjuk di bagian pusat akun pengguna, fungsi “Buat” atau kreasi akan segera dibuka. Ini mengindikasikan bahwa dalam perkembangan selanjutnya, “DreamNow” akan menyediakan alat bagi pengguna untuk membuat konten video AI, gambar AI, dan game interaktif mereka sendiri.

Langkah Tencent ini bukan yang pertama di ranah game interaktif. Sebelumnya, perusahaan teknologi seperti ByteDance dan platform streaming seperti Mango TV juga telah meningkatkan investasi dan eksplorasi mereka di bidang serupa. Kompetisi untuk menghadirkan pengalaman naratif interaktif yang menarik semakin ketat.

Keberhasilan “DreamNow” di masa depan akan sangat bergantung pada beberapa faktor kunci: waktu pembukaan modul kreasi untuk publik, tingkat kesulitan dan kelengkapan alat yang disediakan untuk membuat game interaktif, serta strategi pengelolaan ekosistem konten. Performa akhir platform ini masih menunggu penyempurnaan dan implementasi fitur lebih lanjut dari pihak pengembang.

Inisiatif Tencent dengan “DreamNow” sejalan dengan tren eksplorasi AI yang lebih luas di industri. Seperti dilaporkan sebelumnya, Tencent Video juga telah berkolaborasi dengan akademi film ternama untuk membentuk laboratorium AI guna mengeksplorasi masa depan pembuatan film.

Pendekatan gamifikasi untuk memperkenalkan kemampuan AI juga terlihat dari langkah perusahaan lain. Google I/O 2026 disebut-sebut akan memamerkan fitur AI terbarunya melalui sebuah permainan unik, menunjukkan bagaimana interaktivitas dapat menjadi medium yang efektif.

Meski “DreamNow” berfokus pada konten buatan pengguna, minat terhadap pengalaman game yang mendalam dan naratif yang kuat tetap tinggi. Penggemar genre role-playing game (RPG) dengan pilihan naratif mungkin juga tertarik dengan perkembangan judul-judul besar seperti yang terlihat pada Fable terbaru, yang menampilkan fitur kencan dan aksi. Sementara bagi yang menyukai kebebasan eksplorasi, daftar game balap open world dengan grafik memukau tetap menjadi pilihan populer.

Perkembangan platform seperti “DreamNow” juga membuka diskusi tentang variasi konten interaktif. Meski platform ini menampilkan game dengan tema sejarah, pasar untuk pengalaman interaktif sangat beragam, mencakup berbagai genre dan target usia, sebagaimana terlihat dari banyaknya pilihan game dewasa Android yang tersedia.

Dengan “DreamNow”, Tencent tidak hanya memasuki pasar pembuatan konten AI, tetapi juga berpotensi mendemokratisasi pembuatan game interaktif, yang selama ini sering membutuhkan keahlian teknis yang kompleks. Kesuksesan platform ini akan diuji oleh kemudahan alat yang ditawarkan dan kualitas komunitas kreator yang terbentuk di dalamnya.