📑 Daftar Isi

Tampilan Siri AI di iPhone dengan antarmuka iOS 27.3 yang terhubung ke aplikasi pihak ketiga

Siri AI Kini Bisa Kendalikan Aplikasi Pihak Ketiga di iOS 27.3

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Siri AI di iOS 27.3 bisa jalankan aksi di semua aplikasi pihak ketiga
  • Fitur app skills menggabungkan beberapa tugas jadi satu aksi
  • Pengguna tak perlu sebut nama aplikasi saat di latar depan atau Live Activity
  • Dukungan meluas ke aplikasi bawaan Apple seperti Mail, Maps, dan Photos
  • Pembaruan hadir dalam tahap Developer Preview

Telset.id – Apple resmi membuka kemampuan Siri AI untuk menjalankan aksi di aplikasi pihak ketiga melalui pembaruan iOS 27.3. Langkah ini membuat asisten suara Apple tidak lagi terbatas pada aplikasi bawaan, tetapi dapat memanfaatkan konteks personal pengguna, memproses permintaan bahasa alami, dan menggunakan kesadaran layar (on-screen awareness) untuk menyelesaikan permintaan di “semua aplikasi”.

Pengumuman ini disampaikan Apple bersamaan dengan peluncuran iOS 27.3 yang mulai bergulir pada Selasa. Pembaruan tersebut hadir sebagai bagian dari Developer Preview, sehingga integrasi penuh Siri AI ke aplikasi pihak ketiga menyasar kalangan pengembang lebih dulu sebelum menjangkau pengguna luas.

Perubahan ini menjadi penting karena sebelumnya Apple hanya menyediakan serangkaian fitur Siri AI yang lebih terbatas untuk pengembang pihak ketiga. Melalui iOS 27.3, cakupan itu diperluas sehingga Siri AI dapat memahami konteks dan mengeksekusi permintaan lintas aplikasi, bukan sekadar merespons perintah sederhana.

App Skills dan Konteks Personal Jadi Inti Pembaruan

Selain memperluas akses Siri AI, Apple menambahkan fitur baru bernama “app skills” yang dapat dibuat oleh pengembang pihak ketiga. Fitur ini memungkinkan pengembang menggabungkan beberapa tugas ke dalam satu aksi tunggal, sehingga satu permintaan pengguna bisa memicu rangkaian pekerjaan yang lebih kompleks.

Apple menjelaskan bahwa pengguna tidak perlu menyebutkan nama aplikasi dalam permintaannya saat aplikasi tersebut sedang berada di latar depan, selama Live Activity berlangsung, atau ketika pengguna sedang berbicara dengan Siri AI tentang aplikasi itu. Kemampuan ini yang membuat interaksi terasa lebih natural dan kontekstual.

Dalam dokumentasi pengembangnya, Apple memberikan contoh konkret penggunaan Siri AI pada aplikasi ride share. Seorang pengguna bisa meminta kendaraan melalui aplikasi tersebut, memantau pembaruan Live Activity selama menunggu kendaraan datang, lalu meminta perubahan titik jemput ke alamat lain cukup dengan ucapan, “Hey Siri, change my ride pickup to a new address.”

Contoh tersebut menunjukkan bahwa Siri AI tidak hanya memahami perintah, tetapi juga membaca status aplikasi yang sedang aktif. Kombinasi konteks personal, pemrosesan bahasa alami, dan on-screen awareness menjadi fondasi kemampuan baru ini.

Dukungan Siri AI Meluas ke Aplikasi Bawaan Apple

Bukan hanya aplikasi pihak ketiga, Apple juga membawa kemampuan Siri AI yang diperluas ke aplikasi bawaannya sendiri. Daftar aplikasi yang disebut mencakup Calendar, Files, Finder, Journal, Mail, Maps, Messages, Music, Notes, Photos, Preview, Reminders, Safari, Shortcuts, dan Weather.

Menurut Apple, pengguna dapat melakukan hal-hal seperti mencari kedai kopi yang mereka kunjungi pekan lalu atau mengarsipkan file yang belum dibuka lebih dari setahun. Contoh ini memperlihatkan bagaimana Siri AI memanfaatkan konteks personal untuk menjalankan tugas yang biasanya menuntut beberapa langkah manual.

Apple juga mencatat bahwa pengguna dapat menanyakan langsung kepada Siri AI tentang apa saja yang bisa dilakukan di masing-masing aplikasi. Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui kemampuan asisten suara di aplikasi tertentu tanpa harus menebak atau mencari panduan terpisah.

Perluasan dukungan ke aplikasi bawaan ini melengkapi langkah Apple membuka Siri AI ke ekosistem pihak ketiga. Keduanya berjalan seiring melalui iOS 27.3, yang menyatukan aplikasi bawaan dan aplikasi pihak ketiga dalam satu cakupan kemampuan asisten suara.

Bagi kalangan pengembang, hadirnya app skills dan akses Siri AI yang lebih luas membuka peluang merancang alur tugas yang lebih ringkas di dalam aplikasi mereka. Sementara bagi pengguna, perubahan ini mengarah pada interaksi yang lebih sedikit menyebut nama aplikasi dan lebih banyak mengandalkan konteks permintaan.

Pembaruan iOS 27.3 sendiri masih berada dalam tahap Developer Preview. Apple menyampaikan detail teknis integrasi ini melalui dokumentasi pengembang, termasuk penjelasan mengenai kemampuan Siri AI dalam memproses permintaan di semua aplikasi.

Sejumlah pengamat industri juga mencermati perkembangan kebijakan Apple di sisi lain, termasuk pembatasan fitur tertentu pada Siri AI yang menuntut pembayaran tambahan. Informasi mengenai fitur berat Siri AI itu menjadi konteks tambahan bagi pengembang yang ingin memanfaatkan kemampuan baru di iOS 27.3.

Di sisi perangkat wearable, pengembangan Siri juga terlihat melalui pembaruan watchOS. Detail mengenai Siri Recap di Apple Watch menunjukkan bahwa kemampuan asisten suara Apple terus diperluas ke berbagai perangkat dalam ekosistemnya.

Selain itu, Apple tengah menyiapkan sejumlah perubahan kebijakan lain di App Store. Salah satunya adalah rating usia aplikasi yang diperketat mulai November 2026, yang relevan bagi pengembang yang menargetkan integrasi Siri AI ke aplikasi mereka.

Dengan iOS 27.3, arah pengembangan Siri AI terlihat jelas: asisten suara Apple bergerak dari sekadar menjawab perintah menuju eksekusi aksi nyata di berbagai aplikasi. Perubahan ini menyentuh langsung cara pengembang membangun fitur dan cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mereka melalui permintaan bahasa alami.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.