Telset.id – Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengganti istilah artificial intelligence menjadi super intelligence atau SI memicu lonjakan pendaftaran domain .si milik Slovenia lebih dari 100 kali lipat. Register.si mencatat 46.066 domain baru pada September 2026, naik drastis dari hanya 3.515 domain pada Agustus di periode yang sama.
Lonjakan ini terjadi setelah Trump menyampaikan pernyataan di Sidang Umum PBB bahwa Amerika Serikat akan menyebut kecerdasan buatan sebagai super intelligence, atau SI, karena kata artificial dinilainya “terdengar palsu”. Pernyataan tersebut langsung mendorong pembeli dari berbagai negara menyerbu .si, kode negara Slovenia, negara kelahiran Ibu Negara Melania Trump.
Data Register.si menunjukkan pendaftaran terus berakselerasi hingga lebih dari 12.600 domain per hari saat artikel ini ditulis. Dalam satu hari, situs tersebut mencatat hingga 12.491 pendaftaran melalui 92 registrar domain. Angka ini menunjukkan kenaikan 13,1 kali secara bulanan, atau setara 106 kali lipat jika diproyeksikan terhadap rata-rata harian pada Agustus.

Pemicu Rename dan Spekulasi Domain
Perubahan istilah ini sebenarnya sudah terindikasi sejak jauh hari. Pada 19 September, Trump memposting polling di Truth Social yang menawarkan Superior, Extreme, atau Supreme Intelligence sebagai pengganti AI, dua di antaranya disingkat menjadi SI. Langkah komunikasi politik semacam ini bukan hal baru bagi Trump, sebagaimana pernah dibahas dalam artikel tentang Truth Milik Trump yang menjadi kanal utama pernyataan kontroversialnya.
Pada 21 September, Trump berjanji dalam sebuah unggahan bahwa ia akan “hanya mendorong AI atau SI (SUPER INTELLIGENCE)!”. Polling kedua yang mempertemukan super melawan superior intelligence menarik lebih dari 50.000 suara. Netcraft juga menemukan aktivitas pembelian domain .si spekulatif yang sudah terjadi sebelum pidato tersebut disiarkan.
Fenomena ini turut memicu gelombang taruhan. Kontrak Polymarket mengenai apakah Trump akan mengganti nama AI sebelum 30 September dibuka pada 20 September dan mengumpulkan taruhan senilai US$151.000 pada 23 September. Spekulasi semacam ini menunjukkan bagaimana kebijakan teknologi dapat bergerak cepat begitu ada sinyal dari pemerintahan AS, sejalan dengan dinamika kebijakan yang pernah tercatat dalam kasus Negosiasi Donald Trump terkait TikTok.
Baca Juga:
Dampak Ekonomi dan Batas Kewenangan
Juru bicara Register.si, Klara Herman, kepada BBC menyatakan bahwa “44.000 alamat web dengan akhiran .si telah didaftarkan pada September, dibandingkan kurang dari 2.000 pada Agustus — kenaikan lebih dari 2.100%”. Meski angka ini terlihat fantastis, Register.si masih mengenakan tarif yang sama sebesar €10 per domain kepada setiap registrar.
Pihak registry menegaskan spekulasi media mengenai pendapatan jutaan euro untuk Slovenia “tidak memiliki dasar nyata”. Domain Name Wire memperkirakan tambahan pendapatan sekitar €300.000 pada September, namun angka itu mungkin sudah usang karena total saat ini mencapai 46.066 domain atau €460.660, dan bisa lebih tinggi lagi.
Sebagai perbandingan, Anguilla memperoleh sekitar US$32 juta dari .ai pada 2023, lebih dari 20% pendapatan pemerintah, menurut data IMF yang dikutip Foreign Policy. Peluang yang kurang terlihat namun jauh lebih menguntungkan adalah pembelian spekulatif domain bernilai tinggi jika tren ini berlanjut, untuk dijual kembali dengan kelipatan tinggi — 100 kali, 1.000 kali, atau bahkan lebih dalam kasus tertentu.

Pertanyaan yang lebih menarik adalah apa arti SI di masa depan dan apakah istilah ini akan digunakan oleh seluruh dunia. Lembar fakta Gedung Putih menyatakan perintah tersebut mengarahkan instansi untuk menggunakan Super Intelligence dan SI dalam komunikasi resmi dan “tidak lagi mengakui” istilah lama. Namun kebijakan ini hanya berlaku untuk dokumen cabang eksekutif di luar statuta.
Pemerintah AS tidak memiliki kewenangan menentukan apakah nomenklatur ini benar-benar akan menggantikan AI di industri yang memiliki persoalan jauh lebih mendesak daripada namanya sendiri. Kebetulan geografis ini hanya terjadi karena Slovenia diberi kode SI ketika SL sudah dialokasikan untuk Sierra Leone. Melania Trump lahir di Novo Mesto pada 1970, saat Slovenia masih menjadi republik Yugoslavia, dan Netcraft mencatat ia serta Barron Trump keduanya memegang kewarganegaraan Slovenia.
Lonjakan domain .si menjadi contoh bagaimana satu pernyataan politik dapat menggerakkan pasar digital global dalam hitungan hari. Bagi pelaku industri, fenomena ini menegaskan bahwa nilai sebuah domain tidak selalu ditentukan oleh teknologi di baliknya, melainkan oleh persepsi dan momentum yang diciptakan di sekitar istilah tersebut.





Komentar
Belum ada komentar.