Robotaxi Waymo di jalan bebas hambatan dengan rambu zona konstruksi

Waymo Recall 3.871 Unit Robotaxi Gagal Deteksi Zona Konstruksi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Waymo menarik 3.871 unit robotaxi karena gagal deteksi zona konstruksi di jalan bebas hambatan
  • Recall diajukan ke NHTSA pada 17 Juni, mencakup hampir seluruh armada generasi ke-5
  • Insiden terjadi di Phoenix (April) dan San Francisco Bay Area (Mei), tanpa korban
  • Solusi perangkat lunak masih dalam pengembangan, armada dilarang jalan bebas hambatan
  • Ini recall keempat Waymo dalam 28 bulan, sebelumnya terkait tabrakan dan banjir

Telset.id – Waymo secara resmi menarik kembali 3.871 unit robotaxi di Amerika Serikat setelah sistem pengemudian otonomnya gagal mendeteksi zona konstruksi di jalan bebas hambatan. Recall ini mencakup hampir seluruh armada Waymo yang menggunakan sistem pengemudian otonom (ADS) generasi ke-5, dan menjadi yang keempat dalam kurun waktu sekitar 28 bulan terakhir.

Berdasarkan laporan yang diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada 17 Juni, cacat yang teridentifikasi mempengaruhi 100 persen unit yang terdampak. Masalah utama terletak pada logika prioritas sistem, di mana kendaraan otonom dapat memasuki zona konstruksi dengan kecepatan tinggi karena gagal mengenali area tersebut atau secara tidak tepat memprioritaskan penghindaran bahaya lain di jalan bebas hambatan.

Insiden yang memicu penarikan ini dimulai pada awal tahun ini. Pada 11 dan 19 April, kendaraan Waymo di Phoenix melewati rambu penutupan jalan menuju zona konstruksi yang telah direncanakan. Komite Keselamatan Lapangan Waymo merespons dengan membatasi operasi di jalan bebas hambatan. Kemudian, pada 18 Mei, tujuh kendaraan Waymo di San Francisco Bay Area melaju di antara kerucut konstruksi ke dalam penutupan jalur yang aktif.

Meskipun tidak ada tabrakan atau cedera yang dilaporkan, insiden kedua ini mendorong larangan yang lebih luas terhadap operasi di jalan bebas hambatan oleh perusahaan. Dewan Keselamatan Waymo meninjau masalah ini pada 1 Juni, dan pada 8 Juni memutuskan untuk mengeluarkan recall resmi.

“Misi Waymo adalah menjadi pengemudi paling tepercaya di dunia, dan data menunjukkan bahwa kami membuat jalan lebih aman di komunitas tempat kami beroperasi,” demikian pernyataan resmi Waymo yang dikirimkan melalui email kepada WIRED. “Kami mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan terkait kinerja di sekitar zona konstruksi jalan bebas hambatan. Kami secara sukarela membatasi operasi di jalan bebas hambatan bulan lalu sambil melakukan perbaikan, secara proaktif memberi tahu regulator negara bagian dan federal, dan memutuskan untuk mengajukan recall perangkat lunak sukarela ke NHTSA.”

Saat ini, perbaikan permanen untuk masalah ini belum tersedia. Dokumen NHTSA mencatat bahwa solusi masih dalam tahap pengembangan. Sebagai langkah sementara, Waymo membatasi semua kendaraannya untuk tidak memasuki jalan bebas hambatan sama sekali. Ini merupakan pembatasan operasional yang signifikan bagi perusahaan yang sebelumnya menawarkan layanan perjalanan di jalan bebas hambatan di San Francisco, Los Angeles, Phoenix, dan Miami.

Karena Waymo memiliki setiap kendaraan dalam armadanya, tidak ada pemilik yang perlu diberi tahu. Perbaikan, ketika sudah diprogram, akan dikirimkan sebagai pembaruan perangkat lunak ADS melalui udara (over-the-air).

## Riwayat Recall Waymo

Ini bukan pertama kalinya Waymo menghadapi masalah keselamatan. Pada Mei 2025, Waymo menarik kembali 1.212 robotaxi setelah tabrakan dengan pembatas jalan stasioner, menyusul evaluasi awal NHTSA yang menyebutkan setidaknya tujuh insiden antara Desember 2022 dan April 2024.

Pada Mei tahun ini, Waymo juga menarik 3.791 kendaraan setelah sebuah robotaxi melaju ke jalan yang tergenang banjir dan tidak dapat dilalui di San Antonio, yang akhirnya terseret ke sungai kecil.

Recall terbaru ini tidak mempengaruhi kendaraan generasi ke-6 terbaru Waymo, dan mobil perusahaan akan terus beroperasi di jalan permukaan di Amerika Serikat.

Insiden ini menimbulkan pertanyaan serius tentang keandalan sistem pengemudian otonom, terutama dalam situasi tak terduga seperti zona konstruksi yang dinamis. Waymo terus mengembangkan solusi untuk mengatasi kelemahan dalam logika prioritas sistemnya.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan terbaru teknologi otonom Waymo, Anda dapat membaca artikel tentang Model Referensi Pengemudi dan Pengemudi Virtual yang mereka ciptakan.

Komentar

Belum ada komentar.