iPhone Ultra ponsel lipat Apple dengan layar besar

Apple Siapkan Produksi 10 Juta iPhone Ultra untuk 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Apple tingkatkan target produksi iPhone Ultra jadi 10 juta unit di 2026
  • Target produksi naik 30% dari perkiraan awal 7-8 juta unit
  • iPhone Ultra hadir dengan layar lipat 7,8 inci dan chip A20
  • Gunakan Touch ID di tombol daya, bukan Face ID
  • Harga mulai $2.500 atau sekitar Rp40 jutaan
  • Peluncuran September 2026 bersamaan iPhone 18 Pro dan Pro Max

Telset.id – Apple dikabarkan meningkatkan target produksi untuk ponsel lipat pertamanya, iPhone Ultra, secara signifikan. Laporan terbaru dari Nikkei Asia mengungkapkan bahwa Apple telah meminta pemasok untuk menyiapkan komponen bagi sekitar 10 juta unit iPhone Ultra sepanjang tahun 2026. Angka ini melonjak 30% dari perkiraan awal yang hanya berkisar antara 7 hingga 8 juta unit.

Kenaikan target produksi yang cukup besar ini menjadi sinyal penting bagi perangkat generasi pertama yang sebelumnya menghadapi jalan terjal menuju produksi massal. Laporan dari awal tahun ini sempat mendeskripsikan masalah manufaktur yang berkaitan dengan engsel, yang sempat menimbulkan keraguan terhadap jadwal peluncuran September. Apple dikabarkan telah berhasil menyelesaikan sebagian besar masalah tersebut sejak saat itu. Komitmen untuk meningkatkan volume produksi menunjukkan bahwa perusahaan asal Cupertino tersebut yakin proses produksi kini sudah cukup stabil untuk mendukung target yang lebih tinggi.

Electronics, Phone, Mobile Phone

iPhone Ultra dijadwalkan hadir bersamaan dengan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max pada acara peluncuran Apple di bulan September. Bocoran sebelumnya menggambarkan perangkat ini sebagai ponsel lipat model buku dengan layar OLED internal 7,8 inci dan layar penutup 5,5 inci. Perangkat ini juga akan ditenagai oleh chip A20 milik Apple dan dilengkapi sensor Touch ID yang terintegrasi pada tombol daya, menggantikan Face ID.

Nikkei juga menambahkan bahwa Apple telah memberi tahu beberapa pemasok untuk bersiap menghadapi total pesanan iPhone baru hingga 85 juta unit sepanjang paruh kedua tahun 2026. Angka ini dapat mendorong proyeksi pesanan tahun penuh menjadi sekitar 220 juta unit.

Meskipun Apple meningkatkan jumlah unit yang diproduksi, hal itu tampaknya tidak akan membuat iPhone Ultra menjadi lebih murah. Bocoran menunjukkan harga awal sekitar $2.500, dengan opsi penyimpanan lebih tinggi yang berpotensi mencapai $3.000. Harga tersebut menempatkannya jauh di atas iPhone 18 Pro Max kelas atas dan ponsel lipat pesaing yang saat ini ada di pasar.

Pada harga setinggi itu, kompromi seperti penggunaan Touch ID sebagai pengganti Face ID dan konfigurasi kamera ganda tanpa sensor telefoto khusus mungkin akan sulit untuk dijelaskan oleh Apple. Untuk perangkat yang dibanderol mendekati harga MacBook daripada Pro Max, pembeli kemungkinan besar akan mengharapkan lebih dari apa yang dirumorkan akan diberikan oleh generasi pertama ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.