Telset.id, Jakarta – DANA menanggapi salah satu fenomena yang kerap terjadi oleh pengguna dompet digital, seperti saldo hilang atau berkurang. DANA siap mengembalikan saldo pengguna yang hilang dengan berbagai ketentuan.
Menurut VP of Information Security DANA, Andri Purnomo pengguna yang mengalami kasus saldo hilang bisa langsung melapor ke DANA melalui layanan DIANA Chat di aplikasi DANA serta media sosial resmi.
Selanjutnya pengguna diminta untuk menulis kronologis kasus kehilangan saldo, serta nomor telepon yang aktif.
“Pelanggan harus laporkan secara rinci terkait kasus kehilangan saldo, dan kemudian kita akan melakukan investigasi,” ungkap Andri Purnomo dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (22/06/2023).
BACA JUGA:
- Terapkan QR Cross Border, DANA Kini Bisa Dipakai di Malaysia
- Lazada dan DANA Hadirkan Pembayaran COD Dengan QRIS
Apabila nantinya penyebab saldo DANA hilang, akibat masalah keamanan yang terjadi di DANA dan aplikasi pihak ketiga yang bermitra dengan perusahaan maka DANA akan mengembalikan 100% saldo yang hilang tersebut.
“Kalau berdasarkan hasil investigasi kesalahan terjadi akibat aplikasi pihak ketiga, maka kita akan mengembalikan saldo DANA mereka,” sambung Andri.
Di sisi lain kalau penyebabnya berasal dari pengguna seperti mengakses email phishing, karena akun diakses oleh salah satu anggota keluarga terdekat secara diam-diam, dan pengguna ternyata membuat laporan palsu maka DANA tidak akan mengembalikan saldo yang berkurang.
“Sistem kita bisa melacak, apakah laporan tersebut valid atau tidak,” jelas Andri.
DANA sebenarnya terus mengedukasi pengguna, agar mereka bisa menjaga akun dengan baik. Misalnya dengan menggelar program DANA Proteksi yang berisi konten edukasi seputar keamanan data, sekaligus kemudahan untuk melapor apabila terjadi kehilangan saldo.
BACA JUGA:
- Transaksi Pengguna DANA di Awal Ramadan 2023 Naik 122%
- Makin Praktis, Kini Belanja di Alfamart Bisa Pakai DANA
Lalu menghadirkan fitur Face Login di aplikasi DANA, yang memungkinkan pengguna untuk melakukan login menggunakan wajah sehingga memastikan kalau aplikasi diakses oleh pengguna yang sesungguhnya.
“DANA berkomitmen untuk menghadirkan aplikasi yang dapat dipercaya atau Trust, mudah digunakan atau Friendly serta diakses kapan dan dimana saja atau Aksesibel,” tutup Andri.




