Telset.id – Bocoran terbaru dari case maker Dux Ducis mengindikasikan bahwa Samsung Galaxy Z Flip 8 kemungkinan besar tidak akan memiliki magnet bawaan untuk pengisian daya nirkabel. Alih-alih menggunakan standar Qi2 dengan magnet terintegrasi, Samsung dikabarkan akan menerapkan pendekatan Qi2 Ready, yang mengharuskan pengguna menggunakan case eksternal khusus untuk mendapatkan fitur magnetic alignment.
Informasi ini muncul dari dua unggahan listing case Galaxy Z Flip 8 yang diterbitkan oleh Dux Ducis. Yang menarik, kedua case tersebut secara visual identik, namun satu di antaranya memiliki strip magnetik di bagian belakang, sementara yang lainnya polos tanpa magnet. Perbedaan ini menjadi petunjuk kuat bahwa Samsung mungkin tidak menyematkan magnet built-in pada perangkat lipat terbarunya.
Bocoran ini sejalan dengan pendekatan yang sebelumnya diterapkan Samsung pada lini flagship-nya. Galaxy S25 dan Galaxy S26 juga diketahui hanya mendukung Qi2 Ready tanpa magnet bawaan. Artinya, pengguna yang ingin memanfaatkan kemudahan pengisian daya nirkabel dengan alignment magnetik harus membeli aksesori case tambahan secara terpisah.
Sebelumnya, beredar rumor dan bocoran gambar dummy yang menunjukkan bahwa seluruh lini foldable Samsung tahun ini akan memiliki magnet terintegrasi. Namun, analisis lebih mendalam terhadap bocoran tersebut mengungkapkan bahwa tanda magnet yang terlihat kemungkinan besar hanyalah penanda posisi magnet yang seharusnya ada pada case eksternal, bukan pada perangkat itu sendiri.
Jika kabar ini benar, maka Galaxy Z Flip 8 akan menjadi salah satu ponsel lipat Samsung yang tetap mempertahankan strategi pengisian daya nirkabel yang dianggap kurang memuaskan oleh sebagian penggemar. Keputusan ini tentu kontras dengan ekspektasi banyak pihak yang mengharapkan Samsung akhirnya menghadirkan fitur magnetik built-in pada perangkat flagship-nya.
Menariknya, pendekatan serupa juga dikabarkan akan diadopsi oleh Apple untuk lini foldable iPhone-nya. Rumor menyebutkan bahwa foldable iPhone tidak akan mendukung MagSafe, menjadikan iPhone Ultra sebagai iPhone premium pertama tanpa dukungan MagSafe sejak seri iPhone 12.
Seorang analis industri memperkirakan bahwa Samsung kemungkinan besar tidak akan menjadikan ponsel lipat flip sebagai salah satu perangkat pertama yang memiliki magnet bawaan untuk pengisian daya nirkabel dan ekosistem aksesori yang lengkap. Prediksi yang lebih realistis adalah fitur tersebut baru akan hadir pada seri Galaxy S27, yang kemudian diikuti oleh perangkat foldable pada tahun 2027.
Terlepas dari kontroversi seputar dukungan Qi2, bocoran desain Galaxy Z Flip 8 dari Dux Ducis juga mengonfirmasi bahwa secara keseluruhan, tampilan ponsel ini hampir identik dengan pendahulunya. Satu-satunya perubahan fisik yang signifikan adalah ketebalan perangkat yang diperkirakan berkurang sekitar setengah milimeter saat dilipat, sementara ukuran lainnya tetap sama.
Samsung diperkirakan akan mengumumkan jajaran ponsel lipat terbarunya pada musim panas tahun ini, kemungkinan besar pada bulan Juli. Selain Galaxy Z Flip 8, perusahaan juga diyakini akan meluncurkan Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Wide.





Komentar
Belum ada komentar.