📑 Daftar Isi

Logo Intel dan Fortinet menunjukkan kolaborasi strategis untuk chip keamanan SP6

Intel dan Fortinet SP6: Kolaborasi Chip Keamanan Terbaru

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Intel dan Fortinet berkolaborasi untuk mengembangkan chip Fortinet Security Processor 6 (SP6)
  • SP6 akan dibangun di atas node Intel 4, proses EUV eksklusif Intel
  • Fortinet menjadi pelanggan eksternal pertama yang disebutkan untuk node Intel 4
  • SP6 kemungkinan besar akan menggunakan arsitektur chiplet, berbeda dari SP5 yang monolitik
  • Tidak ada jadwal produksi spesifik yang diumumkan dalam kolaborasi ini
  • CEO Fortinet, Ken Xie, menyatakan kolaborasi ini akan mempercepat strategi ASIC perusahaan

Telset.id – Intel dan Fortinet resmi mengumumkan kolaborasi strategis untuk mengembangkan Fortinet Security Processor 6 (SP6), generasi terbaru dari chip khusus di balik firewall FortiGate. Langkah ini menandai pertama kalinya perusahaan keamanan siber menjadi pelanggan silikon Intel.

Dalam pengumuman tersebut, Intel akan berkontribusi dalam desain chip, pengemasan canggih, dan manufaktur untuk program SP6. Hal ini menjadikan Fortinet sebagai pelanggan eksternal pertama yang disebutkan untuk node Intel 4, proses EUV yang sebelumnya hanya digunakan untuk produk Intel sendiri.

Menurut laporan Tom’s Hardware, SP6 akan dibangun di atas Intel 4. Proses ini merupakan node pertama Intel yang menggunakan litografi EUV dan telah memasuki produksi volume tinggi di Fab 34, Irlandia, pada September 2023. Di pabrik yang sama, Intel memproduksi komputasi tile untuk chip Core Ultra berbasis Meteor Lake.

Keputusan ini muncul di jendela Q3-Q4 2026, di mana CEO Intel Lip-Bu Tan menyatakan ekspektasi komitmen dari banyak pelanggan foundry. Kolaborasi dengan Fortinet menjadi bukti nyata dari strategi foundry Intel yang mulai membuahkan hasil.

Detail Teknis Fortinet SP6

SP6 akan memanfaatkan keahlian Intel dalam desain semikonduktor terdisagregasi dan pengemasan canggih yang disesuaikan untuk aplikasi yang mendukung AI dan sensitif terhadap biaya. Hal ini mengindikasikan bahwa SP6 kemungkinan besar akan menjadi chip berbasis chiplet, sebuah perubahan signifikan dari pendahulunya.

Pendahulu SP6, yaitu SP5, adalah SoC Arm monolitik 7nm yang diluncurkan Fortinet pada tahun 2023 untuk perangkat FortiGate entry-level dan mid-range. Dengan arsitektur chiplet, SP6 diharapkan menawarkan fleksibilitas dan performa yang lebih tinggi.

Ken Xie, pendiri, ketua, dan CEO Fortinet, menyatakan dalam pengumuman tersebut bahwa kesepakatan ini akan membantu Fortinet “mempercepat dan memperkuat strategi ASIC kami.” SP6 merupakan generasi keenam dari program silikon Fortinet yang telah berjalan lama.

Dampak Strategis bagi Intel dan Fortinet

Kolaborasi ini memiliki dampak strategis yang signifikan bagi kedua perusahaan. Bagi Intel, ini adalah langkah maju yang krusial dalam bisnis foundry-nya. Node Intel 4 tidak muncul dalam daftar proses yang ditawarkan Intel untuk pelanggan foundry eksternal dalam laporan tahunan fiskal 2024, yang hanya menyebutkan 18A, Intel 3, Intel 7, Intel 16, dan proses 12nm yang dikembangkan bersama UMC.

Dengan mengumumkan Fortinet sebagai pelanggan untuk Intel 4, Intel menunjukkan bahwa node ini memiliki daya tarik di luar produk internalnya. Ini sejalan dengan pernyataan CFO Intel David Zinsner pada bulan Maret, yang mengatakan bahwa perusahaan menerima minat masuk untuk 18A-P dari calon pelanggan foundry seiring peningkatan hasil produksi.

Bagi Fortinet, kolaborasi ini memungkinkan mereka untuk mengamankan pasokan chip khusus yang sangat penting untuk lini produk firewall mereka. IDC menempatkan Fortinet di peringkat pertama dalam pengiriman perangkat firewall pada awal 2023, dengan pangsa unit sebesar 48%. Volume produksi yang besar ini membuat Fortinet menjadi mitra yang menarik bagi Intel.

Menariknya, kolaborasi ini mengikuti pola yang mirip dengan kesepakatan Microsoft pada awal 2024, di mana Microsoft setuju untuk membangun chip khusus yang belum disebutkan namanya di atas node 18A Intel. Kesepakatan tersebut juga tidak menyertakan detail produk, varian node, atau jadwal pada saat penandatanganan, dengan spesifikasinya muncul selama 18 bulan berikutnya.

Meskipun demikian, pengumuman ini tidak menyebutkan jadwal produksi spesifik untuk SP6. Baik Intel maupun Fortinet belum memberikan komitmen untuk bekerja sama di luar SP6, meskipun siaran pers menggambarkan perjanjian ini sebagai titik awal, dengan diskusi lebih lanjut tentang teknologi chip dan manufaktur masih berlangsung.

Ke depannya, keberhasilan kolaborasi ini akan sangat bergantung pada kemampuan Intel untuk memenuhi komitmen produksi dan kualitas yang diharapkan oleh Fortinet. Bagi Fortinet, SP6 adalah investasi jangka panjang untuk mempertahankan dominasinya di pasar firewall. Bagi Intel, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa bisnis foundry-nya dapat bersaing dengan pemain mapan seperti TSMC.

Dengan tidak adanya jadwal produksi yang pasti, industri teknologi akan terus mengawasi perkembangan selanjutnya dari kolaborasi Intel dan Fortinet. Yang jelas, langkah ini menandai babak baru dalam hubungan antara perusahaan semikonduktor dan penyedia solusi keamanan siber.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.