📑 Daftar Isi

Google Hapus "10 Blue Links", Pencarian Berubah Total

Google Hapus “10 Blue Links”, Pencarian Berubah Total

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Google secara resmi mengubur era “sepuluh tautan biru” (ten blue links) dan menggantinya dengan pengalaman pencarian berbasis AI yang interaktif. Perubahan radikal ini diumumkan pada konferensi Google I/O 2026, Selasa (19/5/2026), dan disebut sebagai perubahan terbesar pada kotak pencarian sejak pertama kali diluncurkan lebih dari 25 tahun lalu.

Alih-alih menampilkan daftar tautan ke situs web, Google Search kini akan langsung menjatuhkan pengguna ke dalam pengalaman interaktif bertenaga AI. Google juga memperkenalkan alat yang dapat mengirimkan “agen informasi” (information agents) untuk mengumpulkan data atas nama pengguna, serta fitur yang memungkinkan pengguna membangun aplikasi mini (mini apps) yang dipersonalisasi.

Hasil pencarian tidak akan lagi terlihat seperti Google Search versi lama yang selama ini dikenal publik. Kotak pencarian yang baru dirancang untuk memperluas dan mengakomodasi pertanyaan yang lebih panjang dan bersifat percakapan, tanpa perlu memilih mode pencarian tertentu di awal. Sistem ini juga dilengkapi saran kueri berbasis AI yang melampaui fungsi pelengkapan otomatis (autocomplete) untuk membantu pengguna menyusun pertanyaan yang lebih kompleks.

AI Overviews dan Agen Informasi

Google mengonfirmasi bahwa AI Overviews, yang kini digunakan oleh lebih dari 2,5 miliar pengguna bulanan, akan memungkinkan pengguna mengajukan pertanyaan lanjutan dalam AI Mode mulai hari Selasa. Angka ini menunjukkan adopsi yang masif, meskipun fitur tersebut sebelumnya sempat menuai kontroversi terkait misinformasi yang disebarkan.

Mulai musim panas 2026, pengguna dapat membuat, menyesuaikan, dan mengelola beberapa “agen informasi” dalam Google Search. Agen-agen ini dapat bekerja di latar belakang selama 24/7 untuk melacak perubahan di web dan memberi tahu pengguna tentang informasi baru. Sebagai contoh, pengguna dapat memiliki agen yang melacak pergerakan pasar berdasarkan parameter tertentu.

Kepala Search Google, Liz Reid, menjelaskan bahwa agen informasi ini merupakan evolusi dari Google Alerts yang diluncurkan pada tahun 2003. “Anda bisa mengirim peringatan untuk melacak pergerakan pasar di sektor tertentu dengan parameter yang sangat spesifik, dan agen akan merencanakan rencana pemantauan untuk Anda, termasuk alat dan data yang perlu diakses — seperti data keuangan real-time kami,” ujar Reid dalam sebuah pengarahan pers.

Pergeseran ini berarti bahwa “mencari di web” akan semakin banyak dilakukan oleh agen AI, bukan manusia. Manusia akan lebih fokus pada tindakan berdasarkan informasi yang diberikan agen, bukan mengklik tautan secara manual.

Generative UI dan Mini Apps

Berkat kombinasi Gemini dan Google Antigravity, platform pengembangan agen Google, hasil pencarian akan mulai terlihat lebih seperti halaman web interaktif. Google menyebut kemampuan ini sebagai “generative UI” (antarmuka pengguna generatif), di mana widget dan visualisasi kustom dibuat secara langsung untuk menjawab pertanyaan pencarian.

“Pencarian dapat membangun pengalaman kustom hanya untuk pertanyaan individual Anda, mulai dari tata letak dinamis, visual interaktif hingga ruang proyek persisten yang dapat Anda kunjungi lagi dan lagi,” kata Reid. Contohnya, pertanyaan tentang lubang hitam di luar angkasa dapat menghasilkan visual interaktif yang menghidupkan konsep tersebut, dan pengguna dapat mengajukan pertanyaan lanjutan untuk melihat visual baru secara real-time.

Sistem baru ini dibangun dengan tim Google DeepMind dan menggunakan Gemini Flash 3.5. Fitur ini akan diluncurkan secara gratis untuk semua pengguna Google pada musim panas 2026.

Selain itu, Google akan memungkinkan pengguna memanfaatkan Antigravity untuk membangun pengalaman stateful yang dapat disesuaikan — semacam “mini apps” — langsung di Search menggunakan perintah bahasa alami. Misalnya, pengguna dapat membuat aplikasi perencanaan makanan menggunakan informasi dari kalender pribadi, atau aplikasi kebugaran yang disesuaikan dengan tujuan spesifik.

Dampak pada Penerbit dan Persaingan

Perubahan ini diprediksi akan semakin memperburuk lalu lintas rujukan (referrals) Google ke penerbit, yang sudah mengalami penurunan akibat AI Overviews. Beberapa operasi media yang bergantung pada iklan telah gulung tikar, dan situasi ini diperkirakan akan memburuk.

Kotak pencarian baru akan hadir minggu ini, generative UI pada musim panas, dan keduanya gratis. Fitur pembuatan mini apps dan agen informasi akan diluncurkan pertama kali untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra pada musim panas 2026.

CEO Google Sundar Pichai menegaskan bahwa rencana jangka panjang perusahaan adalah membuat teknologi AI lebih mudah diakses secara luas, termasuk agen AI pribadi bernama Spark yang pada akhirnya akan gratis. “Bagian dari alasan kami fokus mengirimkan model frontier — yang sangat mumpuni, tetapi juga sangat efisien, cepat, dan dengan harga lebih rendah — adalah karena kami ingin membawanya ke sebanyak mungkin orang,” kata Pichai.

Perubahan ini juga menjadi respons atas persaingan ketat di pasar pencarian AI. ChatGPT, misalnya, kini memiliki 900 juta pengguna aktif mingguan dan menunjukkan persaingan sengit dengan Google. Sementara itu, strategi Google untuk memonetisasi fitur AI juga terlihat dari iklan yang disisipkan di pencarian AI.

Dengan hilangnya “ten blue links”, masa depan pencarian web kini sepenuhnya berada di tangan AI. Pengguna harus bersiap dengan antarmuka yang sepenuhnya baru, sementara penerbit harus mencari cara baru untuk bertahan.

Komentar

Belum ada komentar.