Telset.id – iPhone Duo mencatatkan skor Geekbench yang lebih tinggi dibanding Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra, berdasarkan hasil benchmark awal yang beredar menjelang peluncuran penuhnya pada 23 Oktober mendatang. Perangkat yang terdaftar sebagai iPhone19,4 di Geekbench ini menjalankan iOS 27.1 dan membukukan skor single-core 3.986 serta multi-core 11.067. Hasil ini menempatkan iPhone Duo sebagai foldable dengan performa paling kuat yang pernah tercatat, meski masih berada di bawah iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max.
Angka tersebut bukan hasil pengujian laboratorium resmi, melainkan bocoran benchmark yang telah diposting online sebelum peluncuran. Tom’s Guide menyebut akan menghadirkan ulasan lengkap iPhone Duo pada waktunya, namun indikator awal ini menunjukkan bahwa Duo akan meninggalkan foldable lain jauh di belakang. Perlu dicatat, hasil ini belum final dan pengujian laboratorium penuh masih diperlukan untuk memastikan performa sebenarnya.
Sebagai gambaran, pengujian internal Tom’s Guide terhadap iPhone 18 Pro menghasilkan skor Geekbench 4.022 / 11.543, sedangkan iPhone 18 Pro Max mencatat 4.025 / 11.525. Kedua perangkat tersebut juga mengusung chip A20 Pro yang sama dengan iPhone Duo. Dengan demikian, meski iPhone Duo unggul atas foldable Samsung, perangkat ini masih tertinggal dari lini iPhone non-folding Apple sendiri.
Perbandingan Skor dengan Galaxy Z Fold 8
Dalam perbandingan yang disusun Tom’s Guide, iPhone Duo versi bocoran mencatatkan single-core 2.986 dan multi-core 11.067. Sementara Galaxy Z Fold 8 membukukan 2.978 / 9.811 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra mencatat 3.110 / 10.578. Meski skor single-core iPhone Duo versi bocoran berada di bawah kedua foldable Samsung, skor multi-core-nya melampaui keduanya secara signifikan.

Tom’s Guide menegaskan bahwa skor final mereka merupakan rata-rata dari beberapa pengujian. Meski demikian, hasil bocoran iPhone Duo terlihat nyaman mengalahkan foldable Samsung. Kesimpulan sementara Tom’s Guide menyebut iPhone Duo tampaknya akan menjadi foldable paling kuat yang bisa dibeli saat ini.
Perlu dicatat bahwa angka-angka dalam tabel perbandingan ini merupakan hasil bocoran yang belum dikonfirmasi. Tom’s Guide sendiri menekankan bahwa hasil pasti baru akan diketahui setelah pengujian penuh dilakukan di laboratorium mereka.
Baca Juga:
Spesifikasi A20 Pro di Balik Performa Duo
Chip A20 Pro di dalam iPhone Duo didukung RAM 12GB. Chip 2nm baru Apple ini mengemas CPU dengan dua super core yang hingga 20 persen lebih cepat serta empat efficiency core. Apple juga mendesain agar memori ditempatkan di samping SoC alih-alih di atasnya, yang menghasilkan pembuangan panas lebih baik.

Seperti iPhone 18 Pro dan Pro Max, iPhone Duo juga dilengkapi vapor chamber untuk manajemen termal. Kombinasi ini menjadi fondasi performa yang membuat Duo unggul dalam pengujian benchmark awal dibanding kompetitornya.
Tom’s Guide menambahkan bahwa harga iPhone Duo yang tinggi akan membuatnya kurang menarik bagi sebagian besar orang, dan ada beberapa trade-off yang perlu disadari. Namun berdasarkan hasil awal yang belum dikonfirmasi ini, performa bukan salah satu trade-off tersebut.
Bagi yang ingin memahami kesiapan ekosistem Apple menjelang peluncuran Duo, termasuk langkah Apple Intelligence di pasar tertentu, informasi terkait bisa disimak melalui Apple Intelligence China. Sementara itu, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan aspek biaya perawatan, seperti yang dibahas dalam Biaya Reparasi iPhone Duo tanpa AppleCare Plus. Di sisi produksi, Apple dikabarkan menaikkan produksi iPhone Duo 30 persen, dengan tanggapan kritis dari Carl Pei yang menilai langkah itu sebagai pemborosan uang.
Peluncuran penuh iPhone Duo dijadwalkan pada 23 Oktober. Tom’s Guide akan membawa ulasan lengkap setelah pengujian laboratorium selesai, sehingga angka final performa Duo baru bisa dipastikan. Sampai saat itu, hasil benchmark bocoran ini menjadi indikator awal bahwa iPhone Duo berpotensi menjadi foldable paling bertenaga di pasar.








Komentar
Belum ada komentar.