Tampilan close-up aplikasi Instagram di ponsel pintar

Meta Resmi Luncurkan Langganan Berbayar Instagram, Facebook, dan WhatsApp

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Meta resmi meluncurkan Instagram Plus, Facebook Plus, dan WhatsApp Plus pada 27 Mei 2026
  • Harga langganan: Instagram Plus dan Facebook Plus $3,99/bulan, WhatsApp Plus $2,99/bulan
  • Fitur eksklusif meliputi statistik Stories, tema kustom, reaksi super heart, dan posting tanpa muncul di feed
  • Meta One menjadi merek baru yang menaungi semua paket langganan termasuk AI dan akun kreator
  • Meta AI tetap gratis untuk fitur dasar, penggunaan kompleks dikunci di tingkatan berbayar

Telset.id – Meta resmi meluncurkan sistem langganan berbayar untuk Instagram, Facebook, dan WhatsApp pada 27 Mei 2026. Layanan bernama “Plus” ini menghadirkan fitur eksklusif yang tidak bisa diakses oleh pengguna gratis, menandai perubahan besar dalam strategi monetisasi perusahaan.

Setelah beberapa bulan melakukan uji coba publik secara diam-diam, Meta akhirnya mengumumkan peluncuran resmi fitur berlangganan untuk tiga aplikasi utamanya. Instagram Plus dan Facebook Plus dibanderol dengan harga $3,99 per bulan, sementara WhatsApp Plus lebih murah yakni $2,99 per bulan. Langkah ini menimbulkan kesenjangan kelas yang semakin terlihat di antara pengguna aplikasi Meta.

Fitur-fitur yang dikunci di balik paywall ini mencakup kemampuan melihat statistik detail pada Stories Instagram atau Facebook, memperpanjang durasi postingan sementara lebih dari 24 jam, serta akses ke tema dan reaksi kustom. Pengguna berbayar juga bisa memposting tanpa muncul di feed pengikut mereka.

Tangkapan layar dari fase pengujian Instagram Plus mulai muncul secara online pada akhir Maret 2026, memperlihatkan serangkaian fitur yang tidak tersedia di aplikasi standar. Para penguji dapat memilih beberapa audiens untuk postingan Stories, melihat informasi tentang siapa yang menonton ulang sebuah Story, mencari melalui daftar penonton, memperpanjang Story lebih dari sehari, dan membuat Story “sorotan”.

Ada juga reaksi “super heart” baru yang hanya tersedia untuk pengguna Instagram Plus, serta kemampuan untuk menonton sebagian Story pengguna lain tanpa muncul sebagai penonton. Fitur-fitur yang sempat diisyaratkan ini kini resmi diluncurkan.

Facebook Plus menawarkan manfaat langganan serupa, sementara WhatsApp Plus memiliki tema aplikasi, nada dering eksklusif, fitur kustomisasi, stiker yang ditingkatkan, obrolan sematan tambahan, dan bonus lainnya.

Meta juga memperkenalkan merek baru bernama Meta One yang akan menaungi semua pengujian perusahaan terkait paket langganan. Merek ini mencakup aplikasi, upaya kecerdasan buatan (AI), serta akun kreator dan bisnis. Sebagai contoh, Meta sedang menguji model freemium untuk Meta AI dengan memperkenalkan batas penggunaan pada penalaran diperpanjang dan mode Thinking, serta menetapkan batas berbayar pada pembuatan gambar dan video di seluruh aplikasi perusahaan.

Meta mengklarifikasi bahwa Meta AI akan tetap gratis dalam kapasitas tertentu, tetapi penggunaan yang lebih kompleks akan dikunci pada tingkatan tertentu. Selain itu, di bawah Meta One, perusahaan sedang menguji paket langganan baru untuk bisnis dan kreator, dengan mempertimbangkan perombakan Meta Verified.

Langkah Meta ini menunjukkan pergeseran strategi dari model bisnis yang sepenuhnya didukung iklan menuju pendapatan berlangganan. Perusahaan sebelumnya juga telah melakukan berbagai perubahan internal, termasuk PHK mendadak terhadap karyawan di Singapura dan pemutusan hubungan kerja massal terhadap ribuan karyawan lainnya melalui email.

Dengan peluncuran ini, pengguna dihadapkan pada pilihan: tetap menggunakan versi gratis dengan fitur terbatas, atau membayar biaya bulanan untuk mendapatkan akses ke fitur eksklusif. Meta sendiri belum mengumumkan apakah paket berlangganan ini akan tersedia di semua negara termasuk Indonesia.

Keputusan Meta untuk memperkenalkan model langganan berbayar ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan untuk mendiversifikasi pendapatan di luar iklan. Perusahaan juga tengah menghadapi tantangan regulasi di berbagai negara, termasuk wacana dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang mengkaji kewajiban penggunaan nomor HP untuk akun media sosial.

Sementara itu, Meta terus mengembangkan produk-produk baru seperti aplikasi diskusi AI Forum yang dirilis sebagai saingan Reddit, serta kacamata AR yang bersaing dengan produk dari Apple.

Peluncuran sistem langganan berbayar ini menandai babak baru dalam strategi Meta untuk memonetisasi basis penggunanya yang sangat besar. Dengan harga yang relatif terjangkau, perusahaan berharap dapat menarik jutaan pengguna untuk beralih ke versi berbayar, meskipun masih harus dilihat bagaimana respons pasar terhadap model bisnis baru ini.

Komentar

Belum ada komentar.