📑 Daftar Isi

Ilustrasi konsep passkey sebagai metode autentikasi baru Microsoft untuk Entra ID

Microsoft Wajibkan Passkey untuk Entra ID, Hentikan SMS pada 2027

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Microsoft mewajibkan passkey sebagai metode autentikasi default untuk Entra ID mulai 1 September 2026
  • Microsoft akan menghentikan dukungan kode SMS dan panggilan suara untuk Entra ID pada 1 Februari 2027
  • Kebijakan didorong oleh data serangan phishing berbasis AI yang mencapai click-through rate 54%
  • Metode alternatif lain seperti Windows Hello for Business dan FIDO2 masih akan tersedia
  • Organisasi disarankan segera mengidentifikasi pengguna SMS dan merencanakan peluncuran passkey

Telset.id – Microsoft resmi mengumumkan kebijakan keamanan baru yang signifikan untuk layanan identitas perusahaan, Entra ID. Mulai 1 September 2026, passkey akan menjadi metode autentikasi default atau pilihan utama. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap ancaman siber yang semakin canggih di era kecerdasan buatan (AI).

Kebijakan ini secara langsung berdampak pada jutaan pengguna bisnis dan organisasi yang bergantung pada sistem autentikasi Microsoft. Alih-alih menggunakan kata sandi atau kode SMS yang rentan, pengguna nantinya akan didorong untuk mengadopsi metode passkey yang lebih aman dan tahan terhadap serangan phishing.

Perubahan besar ini tidak berhenti sampai di situ. Beberapa bulan setelahnya, tepatnya pada 1 Februari 2027, Microsoft juga akan menghentikan dukungan untuk kode autentikasi SMS dan panggilan suara buatannya sendiri untuk Entra ID. Tujuannya jelas: mendorong adopsi penuh sistem passwordless di lingkungan perusahaan.

Keputusan ini didorong oleh data internal Microsoft yang mengkhawatirkan. Menurut perusahaan, tingkat klik (click-through rate) untuk email phishing yang dibantu AI mencapai 54%, jauh lebih tinggi dibandingkan kampanye konvensional yang hanya 12%. Dengan kata lain, serangan siber menjadi jauh lebih meyakinkan dan efektif berkat AI, sehingga metode autentikasi tradisional seperti SMS dan kata sandi dianggap sudah tidak memadai.

“Era AI menuntut autentikasi yang lebih kuat dan tahan phishing,” demikian bunyi pemberitahuan resmi Microsoft yang dilihat oleh Windows Latest. “Kami menjadikan passkey sebagai pengalaman autentikasi default di Microsoft Entra untuk membantu pelanggan mengadopsi AI secara aman dalam skala besar.”

Microsoft passkey

Dampak dan Persiapan bagi Organisasi

Meskipun Microsoft akan menghentikan layanan SMS dan panggilan suaranya sendiri, bukan berarti tidak ada metode autentikasi lain selain passkey. Setelah perubahan ini, pengguna masih dapat menggunakan Windows Hello for Business (biometrik) dan kunci keamanan FIDO2 sebagai opsi masuk. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi organisasi untuk memilih metode yang paling sesuai dengan infrastruktur mereka.

Bagi para profesional TI dan pemilik bisnis, perubahan ini memerlukan persiapan yang matang. Microsoft telah memberikan panduan awal bagi organisasi yang terdampak. Langkah-langkah yang direkomendasikan meliputi identifikasi pengguna yang masih menggunakan autentikasi SMS atau suara, perencanaan peluncuran passkey di seluruh perusahaan, serta memastikan seluruh pekerja mendapatkan informasi dan pelatihan yang memadai.

Autentikasi menggunakan passkey bekerja dengan memanfaatkan kriptografi kunci publik. Saat pengguna mendaftar, perangkat mereka akan menghasilkan sepasang kunci: satu kunci pribadi yang disimpan aman di perangkat (misalnya di chip TPM atau Secure Enclave), dan satu kunci publik yang disimpan di server. Saat login, server akan mengirimkan tantangan yang hanya bisa dijawab dengan kunci pribadi yang ada di perangkat pengguna. Karena kunci pribadi tidak pernah meninggalkan perangkat, serangan phishing yang mencoba mencuri kredensial menjadi sangat sulit dilakukan.

Meskipun passkey tidak menjamin penghentian total semua serangan, teknologi ini secara signifikan mempersulit upaya peretasan. Penyerang tidak hanya perlu menipu korban, tetapi juga harus memiliki akses fisik ke perangkat keras korban untuk bisa masuk. Ini adalah lapisan keamanan tambahan yang sangat krusial di tengah maraknya serangan phishing berbasis AI.

Microsoft sendiri mengakui peran penting teknologi lama dalam pernyataan resminya. “SMS dan suara telah menjalankan perannya dengan baik, menghadirkan autentikasi multifaktor bagi miliaran pengguna yang sebelumnya tidak memilikinya,” tulis Microsoft. Namun, perusahaan menegaskan bahwa “lingkungan ancaman telah berkembang melampaui kemampuan mereka.” Ini menjadi pengakuan eksplisit bahwa metode autentikasi lama sudah tidak lagi relevan untuk melindungi data dan sistem di era digital saat ini.

Passkeys

Bagi organisasi yang masih bergantung pada sistem autentikasi lama, transisi ke Fitur Terbaru seperti passkey bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Dengan tenggat waktu yang sudah ditetapkan, para pemimpin TI harus segera menyusun strategi migrasi yang efektif untuk menghindari gangguan operasional saat kebijakan baru mulai diterapkan.

Langkah Microsoft ini sejalan dengan tren industri yang lebih luas untuk meninggalkan kata sandi dan beralih ke autentikasi biometrik atau berbasis perangkat keras. Perusahaan teknologi besar lainnya seperti Apple dan Google juga telah mengadopsi standar passkey dari FIDO Alliance, menandakan bahwa masa depan autentikasi digital akan semakin bergantung pada apa yang Anda miliki (perangkat), bukan apa yang Anda ingat (kata sandi).

Dengan demikian, pengumuman Microsoft ini menjadi sinyal kuat bagi seluruh ekosistem bisnis untuk segera mempersiapkan diri menyambut era autentikasi tanpa kata sandi. Organisasi yang proaktif dalam mengadopsi teknologi ini akan mendapatkan keuntungan berupa keamanan yang lebih baik dan pengalaman pengguna yang lebih mulus.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.