Telset.id āĀ Angkutan di Indonesia saat ini banyak pilihannya. Dari bus kota, taksi, angkot, hingga ojek. Nah, bicara soal ojek, kini layanan bermotor itu sudah bisa dipesan secara online dengan menggunakan aplikasi.
Ojek online saat ini menjadi angkutan favorit masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta. Daya tarik utama dari layanan ini adalah bisa menembus kemacetan, dan juga bisa ditempuh dalam waktu yang relatif cepat.
Nah kali iniĀ Tim Telset.id akan mengupas suka duka naik ojek online yang sering dialami paraĀ ojekkers, sebutanĀ untuk para penggemar jasa angkutan ojek. Berikut ulasannya:
Tarif yang Masuk Akal

Tarif yang masuk akal tentunya merupakan hal yang membuat senang hati pengguna ojek online. Kenapa? Karena dengan harga yang relatif murah jika dibandingkan ojek ābiasaā serta tarifnya yang bisa diperkirakan dari awal tentu membuat penggunanya bisa sedikit lega ketika menggunakan jasa ojek online ini.
Solusi Saat Macet

Ketika kita sedang diburu waktu, dan parahnya kondisi jalanan yang sedang macet parah, ojek online bisa menjadi solusi yang cepat. Selain bisaĀ selap selip melewati kendaraan yang terjebak macet, kita juga bisa memangkas waktu yang terbuang jika kita menggunakan mobil. Namun jika si pengendara ojeknya terlalu cepat, mohon untuk diingatkan ya, karena keselamatan adalah nomor 1.
Mendapat Informasi Baru

Tak jarang, pengendara ojek online juga sering memberikan penumpangnya sebuah obrolan segar dengan topik apapun itu. Bisa tentang politik, jalanan, tempatnya bekerja, bahkan teknologi terkini. Nah obrolan tersebut bisa saja menjadi sebuah informasi baru untuk penumpangnya kan?
Pengendara Tidak Tahu Jalan dan Lokasi Jemput

Tiap aplikasi ojek online, selalu dilengkapi dengan map. Namun sepertinya para pengendara ojek online tidak selalu mahir memanfaatkan kemudahan tersebut, karena tak jarang pengendara ojek tersebut malah tidak tahu jalan, dan menanyakan jalan kepada penumpangnya. Hal itu tentu membuat penumpangnya merasa tidak nyaman apalagi jika penumpang pun tidak tahu juga rute jalan yang ingin ditujunya.
Hal lainnya adalah si pengendara lagi-lagi tak memanfaatkan kemudahan map yang tersedia dalam aplikasinya untuk menjemput penumpang. Bahkan kadang penumpang lah yang akhirnya menghampiri pengendara ojek online tersebut daripada dia menunggu lebih lama lagi.
Tidak Ada Masker dan Penutup Kepala

Hal satu ini juga adalah salah satu hal yang mengesalkan. Kenapa? Karena seharusnya penumpang mendapatkan kenyamanan penuh saat menggunakan layanan ini salah satu hal yang harus dipenuhi adalah diberikannya masker dan penutup kepala. Hal tersebut sangatlah penting karena masker dapat menghindarkan pemakainya dari debu jalanan, sedangkan penutup kepala adalah pelindung ketika memakai helm (karena helm yang digunakan hanya satu untuk semua penumpang).
Nah, menurut paraĀ ojekkers, apakah ada lagi suka duka yang kalian alami? Jika ada, yukĀ isi comment di bawah ini. (FHP/HBS)




