Telset.id – OnePlus 16 resmi dijual perdana di China pada Senin pagi waktu setempat, dan hanya dalam satu jam sejak penjualan dibuka pukul 10.00, lebih dari 70.000 unit sudah terjual. Presiden OnePlus China, Li Jie, mengumumkan angka tersebut langsung melalui Weibo. Menurutnya, capaian ini menempatkan OnePlus 16 di posisi pertama di antara flagship Android tahun ini berdasarkan penjualan pada periode peluncuran yang setara. Ia juga menyebut hasil ini sebagai peningkatan yang jarang terjadi di industri.
Sayangnya, OnePlus tidak merilis berapa jumlah unit yang dijual oleh pendahulunya dalam rentang waktu yang sama. Tanpa data pembanding tersebut, angka 70.000 unit dalam satu jam belum bisa diproyeksikan secara langsung terhadap performa generasi sebelumnya. Meski demikian, pernyataan Li Jie menegaskan posisi OnePlus 16 sebagai salah satu peluncuran flagship Android yang paling diminati di pasar China tahun ini.
Pencapaian penjualan ini menjadi sorotan tersendiri karena OnePlus 16 membawa sejumlah peningkatan spesifikasi yang cukup signifikan dibanding generasi sebelumnya. Kombinasi chipset terbaru, kapasitas baterai besar, dan sistem kamera beresolusi tinggi menjadi daya tarik utama bagi konsumen di China.

Spesifikasi OnePlus 16
OnePlus 16 mengusung layar 6,78 inci dengan resolusi 1272×2772 berpanel LTPO AMOLED. Layar ini mendukung refresh rate 165Hz, dan bisa naik hingga 185Hz pada game yang mendukung. Untuk dapur pacu, perangkat ini ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, dipadukan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan hingga 1TB.
Di sektor kamera, OnePlus 16 mengandalkan kamera utama 200MP dengan OIS, kamera periskop telephoto 50MP dengan zoom optik 3x, kamera ultrawide 50MP dengan autofokus, serta kamera selfie 50MP. Daya tahan baterainya ditopang unit berkapasitas 9.000 mAh yang mendukung pengisian cepat 100W lewat kabel dan 50W secara nirkabel. Perangkat ini juga memiliki rating IP66/IP68/IP69/IP69K dan menjalankan ColorOS 17 berbasis Android 17.
Baca Juga:
Untuk urusan perangkat lunak, OnePlus 16 sudah berjalan dengan ColorOS 17 yang berbasis Android 17. Sistem operasi ini menjadi salah satu bagian dari ekosistem terbaru OnePlus yang juga tengah diuji pada sejumlah perangkat lain melalui program beta.
Harga OnePlus 16 di China mulai dari CNY 5.999 atau setara sekitar US$896. Angka ini menempatkan OnePlus 16 di segmen flagship dengan banderol yang relatif kompetitif dibanding sejumlah pesaingnya di pasar yang sama.
Pasar Eropa dan Amerika Utara Tak Kebagian
Bagi pembaca di Eropa dan Amerika Utara, kabar ini kemungkinan besar tidak akan berujung pada ketersediaan perangkat di wilayah mereka. OnePlus resmi menghentikan operasinya di kedua kawasan tersebut pada Juli lalu. Konsekuensinya, OnePlus 16 tidak akan dipasarkan ke Eropa maupun Amerika Utara.
Keputusan tersebut membuat OnePlus 16 hanya tersedia di sejumlah pasar tertentu, dengan China sebagai pasar utama peluncurannya. Situasi ini kontras dengan capaian penjualan awal yang menunjukkan merek ini masih memiliki basis penggemar yang besar, setidaknya di pasar dalam negerinya.
Di sisi lain, OnePlus tampaknya tetap berupaya memperluas jangkauan produk terbarunya di pasar lain. Sejumlah laporan menyebut OnePlus tengah menyiapkan dua flagship baru untuk pasar India, termasuk kemungkinan kehadiran varian lain di jajaran produk terbarunya. Informasi tersebut dapat ditelusuri melalui laporan mengenai flagship baru di India yang tengah disiapkan perusahaan.
Sementara itu, pengembangan perangkat lunak OnePlus juga terus berjalan. Program beta terbuka untuk ColorOS 17 telah dibuka, dan menjadi penanda peralihan sejumlah perangkat dari OxygenOS ke ColorOS. Informasi lebih lanjut soal tahapan ini bisa dilihat pada laporan mengenai ColorOS 17 Open Beta yang baru saja diumumkan.
Dengan kombinasi spesifikasi kelas atas, harga yang kompetitif di pasar China, dan momentum penjualan awal yang kuat, OnePlus 16 menjadi salah satu peluncuran flagship Android yang paling menonjol tahun ini. Namun, tanpa data pembanding dari generasi sebelumnya, klaim posisi pertama dalam penjualan periode peluncuran masih bersandar pada pernyataan resmi OnePlus China. Yang jelas, angka 70.000 unit dalam satu jam pertama menunjukkan permintaan awal yang tinggi di pasar asal OnePlus, sekaligus menegaskan bahwa keputusan perusahaan untuk keluar dari Eropa dan Amerika Utara tidak mengurangi animo konsumen di China terhadap produk terbarunya.





Komentar
Belum ada komentar.