📑 Daftar Isi

Ilustrasi pasangan muda merencanakan liburan dengan peta, korban potensial penipuan Airbnb

Penipuan Airbnb Melonjak 30 Kali Lipat, Akun Host Dibajak

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Penipuan Airbnb meningkat 30 kali lipat sejak paruh pertama 2023 berdasarkan riset Saily dan NordStellar
  • Penjahat siber membajak akun host terverifikasi dengan ulasan positif untuk menipu wisatawan
  • Korban tidak pernah meninggalkan platform Airbnb, semua transaksi terlihat normal hingga tiba di lokasi
  • Dua dari lima orang Amerika menjadi korban penipuan online dengan kerugian rata-rata hampir $2.000
  • Airbnb berhasil mencegah 265.000 daftar mencurigakan pada 2025 menggunakan teknologi anti-penipuan
  • Tips aman: tetap berkomunikasi di platform, hindari pembayaran di luar saluran resmi, lakukan reverse image search

Telset.id – Aktivitas penipuan terkait Airbnb meningkat drastis hingga 30 kali lipat sejak paruh pertama tahun 2023, termasuk lonjakan tajam di tahun ini. Modus baru ini mengincar akun host terverifikasi untuk menjebak wisatawan yang mencari akomodasi.

Menurut riset terbaru dari Saily dan NordStellar, para penjahat siber kini tidak lagi membangun identitas palsu dari awal. Sebaliknya, mereka membajak akun host Airbnb yang sah, yang telah bertahun-tahun mengumpulkan ulasan positif dan peringkat tinggi. Dengan cara ini, kredibilitas yang sudah terbangun dimanfaatkan untuk menipu lebih banyak korban.

“Wisatawan semakin pintar mengenali penipuan yang jelas,” ujar Matas Cenys, Head of Product Saily. “Penjahat tahu ini, sehingga mereka semakin mencoba mencuri kepercayaan daripada membangun kepercayaan palsu dari awal.”

Young couple planning honeymoon vacation trip with map

Yang membedakan serangan jenis ini adalah para korban tidak pernah meninggalkan platform Airbnb. Alih-alih menjadi korban phishing dan diarahkan ke situs eksternal berbahaya, mereka berinteraksi penuh dengan akun yang dianggap sah di dalam platform itu sendiri. Semua terlihat normal hingga mereka tiba di destinasi dan mendapati akomodasi yang dipesan ternyata tidak pernah ada.

Mengapa Penipuan Airbnb Meningkat?

Lonjakan 30 kali lipat dalam waktu sekitar tiga tahun ini mencerminkan tren yang lebih luas, di mana penjahat siber mengompromikan akun tepercaya yang sudah ada. Peningkatan serangan baru-baru ini juga mungkin terkait dengan musim liburan, di mana wisatawan mencari penawaran menit terakhir menjelang musim panas. Tekanan dan urgensi untuk menjaga biaya tetap rendah turut meningkatkan tingkat keberhasilan para penjahat.

Airbnb sendiri mengungkapkan bahwa dua dari lima orang Amerika pernah menjadi korban penipuan online, dengan kerugian rata-rata mencapai hampir $2.000. Perusahaan telah memperkenalkan langkah-langkah verifikasi identitas dan pengingat untuk tidak meninggalkan platform. Teknologi anti-penipuan juga berhasil mencegah sekitar 265.000 daftar mencurigakan muncul di platform pada tahun 2025.

Cara Melindungi Diri dari Penipuan Pemesanan

Saily merekomendasikan agar semua komunikasi tetap berada di dalam platform pemesanan dan pelanggan menghindari metode pembayaran yang disarankan di luar saluran resmi. Daftar yang menarik secara tidak biasa di destinasi populer juga patut dicurigai. Pembeli yang cerdas dapat melakukan pencarian gambar terbalik untuk memverifikasi keaslian properti.

“Seiring pemesanan perjalanan menjadi semakin digital, kepercayaan menjadi salah satu mata uang paling berharga dalam ekosistem perjalanan,” peringatan Cenys. Ia juga menambahkan bahwa AI telah membantu serangan dengan memungkinkan penjahat memproduksi daftar palsu yang lebih baik dan lebih cepat.

Booking.com

Airbnb juga menahan pembayaran tamu hingga 24 jam setelah check-in untuk memastikan semuanya sesuai dengan deskripsi. Perusahaan telah memposting daftar delapan langkah komprehensif tentang cara menghindari penipuan di platformnya, dengan menekankan taktik tekanan dan penawaran yang tidak biasa.

Para peneliti juga mencatat bahwa tren serangan ini sejalan dengan peningkatan serangan phishing yang menargetkan wisatawan secara lebih luas. Penggunaan AI dalam kampanye AI scam juga membuat penipuan semakin sulit dikenali oleh konsumen biasa.

Dengan meningkatnya ancaman ini, kewaspadaan ekstra sangat diperlukan saat memesan akomodasi liburan. Selalu verifikasi keaslian listingan dan jangan pernah melakukan transaksi di luar platform resmi untuk menghindari menjadi korban penipuan akun host yang kini semakin marak.

Komentar

Belum ada komentar.