Telset.id – Axiom Space dan Prada mengungkapkan lapisan dasar pakaian antariksa bernama Liquid Cooling and Ventilation Garment (LCVG) yang akan digunakan astronot dalam misi Artemis IV, yang dijadwalkan membawa manusia kembali ke Bulan pada tahun 2028. LCVG merupakan komponen krusial yang akan menjaga suhu tubuh kru tetap dingin dan nyaman saat berada di dalam pakaian antariksa AxEMU maupun saat berjalan di luar angkasa.
Kolaborasi antara Axiom Space dan Prada ini bukanlah yang pertama kalinya NASA terlibat dalam proyek yang menggabungkan material dan manufaktur berteknologi tinggi dengan desain fesyen kelas atas. Sebelumnya, NASA juga mendanai konsep BioSuit yang diciptakan oleh profesor MIT Dava Newman dengan bantuan arsitek ternama Guillermo Trotti.
Fungsi Utama LCVG dalam Misi Artemis IV
LCVG dirancang sebagai lapisan dasar yang sangat penting untuk menjaga kenyamanan astronot selama misi berlangsung. Air dingin disirkulasikan melalui tabung yang tertanam di dalam pakaian untuk membuang panas dari tubuh astronot. Sistem ini memastikan bahwa suhu tubuh tetap stabil meskipun berada di lingkungan Bulan yang ekstrem.
Salah satu keunggulan utama LCVG adalah adanya sistem cadangan jika sistem utama mengalami kegagalan. Fitur ini tidak dimiliki oleh pakaian pendingin generasi sebelumnya, sehingga menambah tingkat keamanan bagi para astronot selama misi berlangsung. Selain itu, LCVG juga menampung sistem ventilasi yang memasok oksigen segar ke helm AxEMU dan mengarahkan karbon dioksida yang dihembuskan ke scrubber untuk didaur ulang.
Keberhasilan misi Artemis IV sangat bergantung pada keandalan setiap komponen, termasuk LCVG ini. Dengan adanya sistem pendingin dan ventilasi yang canggih, para astronot dapat bekerja lebih efektif dan aman di permukaan Bulan. Hal ini sejalan dengan upaya NASA untuk terus mengembangkan teknologi eksplorasi luar angkasa yang lebih maju.
Kolaborasi Teknologi dan Desain
Kolaborasi antara Axiom Space dan Prada dalam pengembangan LCVG menunjukkan bagaimana teknologi tinggi dan desain fesyen dapat bersinergi untuk menciptakan solusi inovatif. Prada, yang dikenal dengan keahliannya dalam material dan desain, berkontribusi pada aspek estetika dan fungsionalitas pakaian antariksa ini.
Pendekatan ini mirip dengan konsep BioSuit yang sebelumnya didanai NASA, di mana profesor MIT Dava Newman bekerja sama dengan arsitek Guillermo Trotti untuk menciptakan pakaian antariksa yang lebih ringan dan fleksibel. Kolaborasi semacam ini membuka peluang baru dalam pengembangan teknologi luar angkasa yang tidak hanya fungsional tetapi juga menarik secara visual.
Dengan pengumuman LCVG ini, Axiom Space dan Prada menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung misi Artemis IV. Teknologi yang dihadirkan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan astronot saat menjalankan tugas di Bulan.
Baca Juga:
Sementara itu, pengembangan teknologi luar angkasa terus berlanjut di berbagai bidang. Teleskop Roman NASA dijadwalkan meluncur lebih cepat dari jadwal pada Agustus 2026, menunjukkan percepatan dalam program sains antariksa. Di sisi lain, NASA juga menyiapkan X-59 untuk terbang supersonik perdana, sementara Starship dibekukan FAA. Perkembangan ini menunjukkan dinamika yang menarik dalam eksplorasi luar angkasa.
Implikasi dari pengungkapan LCVG ini adalah semakin dekatnya realisasi misi berawak ke Bulan. Dengan teknologi pendingin dan ventilasi yang andal, para astronot dapat menjalankan tugas mereka dengan lebih optimal, membuka jalan bagi eksplorasi Bulan yang lebih berkelanjutan di masa depan.





Komentar
Belum ada komentar.