Telset.id – Misi simulasi Mars tahunan kedua NASA, Crew Health and Performance Exploration Analog (CHAPEA) 2, resmi berakhir setelah kru menghabiskan 378 hari di dalam habitat tiruan Mars. NASA menyiarkan langsung proses keluarnya kru dari habitat tersebut melalui YouTube dan akun media sosial resminya pada 31 Oktober 2026 mulai pukul 3 sore waktu Eastern.
Kru CHAPEA mission 2 terdiri dari Ross Elder, Matthew Montgomery, Ellen Ellis, dan James Spicer. Keempatnya memasuki habitat pada 19 Oktober 2025 dan tinggal di dalam fasilitas berukuran 1.700 kaki persegi yang dicetak 3D di area NASA Johnson, Houston, Texas, selama lebih dari satu tahun. Selama periode itu, mereka menjalankan operasi misi Mars langsung dari Bumi.
Berakhirnya misi ini menandai tuntasnya fase kedua program simulasi yang dirancang NASA untuk memetakan dampak isolasi panjang terhadap manusia. Data yang dikumpulkan dari 378 hari tersebut menjadi rujukan langsung bagi persiapan misi lunar dan Mars di masa depan.

Aktivitas Kru di Habitat Tiruan Mars
Selama berada di habitat, kru CHAPEA 2 menjalani serangkaian aktivitas yang meniru operasi misi Mars sesungguhnya. Mereka melakukan simulasi spacewalk, menjalankan pemeliharaan habitat, dan menanam tanaman. Bahkan untuk keluar dari habitat, kru harus melewati airlock layaknya prosedur di stasiun antariksa.
Selain isolasi, para peserta dihadapkan pada stresor lain yang akan dialami calon penjelajah Mars dan Bulan. Dua di antaranya adalah penundaan komunikasi dan keterbatasan sumber daya. Kedua kondisi ini dirancang untuk mereplikasi kendala nyata yang muncul ketika manusia berada jauh dari Bumi.
NASA mulai mencari sukarelawan untuk misi CHAPEA pada 2023, dan kru pertama memasuki habitat pada Juni tahun yang sama. Program ini menjadi salah satu upaya badan antariksa AS tersebut untuk menguji ketahanan manusia sebelum mengirim awak ke destinasi jauh.
Baca Juga:
Rekrutmen Kru Berikutnya dan Pemanfaatan Data
NASA telah membuka penerimaan aplikasi untuk Moon and Mars Exploration Analog, program pengalaman setahun yang menggabungkan elemen CHAPEA dengan simulasi antariksa lain milik NASA. Misi tersebut dijadwalkan dimulai paling cepat Agustus 2027.
Menurut NASA, data dari misi-misi ini dapat membantu lembaga tersebut mengoptimalkan desain sistem pangan untuk misi lunar di masa depan. Data tersebut juga dipakai untuk mempersiapkan aspek lain dari tinggal dalam waktu lama di ruang angkasa.
Bagi publik yang mengikuti perkembangan eksplorasi antariksa, berakhirnya CHAPEA 2 memberi gambaran konkret tentang bagaimana NASA menguji kesiapan manusia sebelum misi jauh direalisasikan. Informasi mengenai jadwal siaran langsung dan detail program dapat dipantau melalui kanal resmi NASA.
[ META_DESCRIPTION]
Misi simulasi Mars CHAPEA 2 NASA berakhir setelah kru menghabiskan 378 hari di habitat tiruan Mars. NASA menyiarkan proses keluarnya kru secara langsung.





Komentar
Belum ada komentar.