📑 Daftar Isi

Ilustrasi sistem bintang biner yang memancarkan sinyal radio kosmik dari luar angkasa

Misteri Sinyal Radio Kosmik Terpecahkan oleh Ilmuwan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Ilmuwan berhasil mengidentifikasi sumber sinyal radio misterius ASKAP J1745 sebagai bintang variabel kataklismik
  • Temuan ini membantah teori populer bahwa sinyal tersebut berasal dari pulsar
  • ASKAP J1745 adalah sistem bintang biner dengan katai putih yang mengakresi materi dari bintang lain
  • Observasi multispektral simultan (radio dan sinar-X) memberikan pandangan belum pernah terjadi sebelumnya
  • Penemuan ini menjadi "Batu Rosetta" untuk memahami fenomena transien radio periode panjang
  • Tim peneliti masih perlu bekerja lebih lanjut untuk mendapatkan gambaran lengkap

Telset.id – Sejak 2022, para astronom telah melacak semburan radio misterius dari luar angkasa yang berulang dalam interval waktu tetap, mulai dari beberapa menit hingga jam. Beberapa sumber telah berdenyut selama lebih dari 30 tahun, sementara yang lain hanya bertahan beberapa hari. Kini, misteri di balik fenomena yang dikenal sebagai “transien radio periode panjang” ini akhirnya mulai terkuak.

Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan di jurnal Nature Astronomy, tim ilmuwan internasional berhasil mengidentifikasi asal-usul salah satu sumber sinyal tersebut, yaitu ASKAP J1745. Sinyal ini pertama kali terdeteksi oleh teleskop Australian Square Kilometre Array Pathfinder (ASKAP). Tim peneliti menggunakan beberapa teleskop berbeda untuk mengamati semburan ini dalam spektrum cahaya yang luas, termasuk sinar-X dan gelombang radio.

Penemuan ini memberikan petunjuk penting tentang sifat dari seluruh kelas objek kosmik yang misterius ini. “Bearing the same message in three forms of writing, the famous Rosetta stone once helped scholars decipher ancient Egyptian hieroglyphs,” tulis Kovi Rose, kandidat PhD Astrofisika dari University of Sydney, dalam tulisannya di The Conversation. “Similarly, this extra information we found about ASKAP J1745 will help astronomers better understand the mystery of all long-period transients.”

Temuan yang Membantah Teori Pulsar

Temuan utama dari penelitian ini adalah bahwa transien periode panjang kemungkinan besar tidak disebabkan oleh pulsar, yaitu sisa-sisa bintang mati yang berputar cepat dan memiliki energi tinggi. Teori pulsar sebelumnya menjadi hipotesis populer di kalangan peneliti. Namun, menurut Rose, pulsar berulang setiap beberapa detik, sementara sinyal yang diamati dari ASKAP J1745 berulang jauh lebih lambat.

Setelah menganalisis data secara mendalam, tim peneliti menyimpulkan bahwa ASKAP J1745 kemungkinan besar adalah bintang “variabel kataklismik”. Ini adalah sistem yang terdiri dari sepasang bintang, di mana salah satunya adalah katai putih — inti bintang padat yang tersisa setelah bintang bermassa relatif rendah kehabisan bahan bakarnya. Dalam konteks sains, penemuan ini memiliki kemiripan dengan bagaimana FBI Selidiki Kematian Misterius Ilmuwan Nuklir AS yang juga membutuhkan analisis mendalam untuk mengungkap kebenaran di balik sebuah fenomena.

Rose dan rekan-rekannya percaya bahwa semburan radio ini disebabkan oleh katai putih yang mengakresi materi dari bintang lainnya. Proses ini menghasilkan panas dan melepaskan cahaya sinar-X. Sementara itu, cahaya radio yang berdenyut “typically caused by energetic particles interacting with strong magnetic fields,” seperti yang dijelaskan oleh Rose. “Here, we have the perfect combination: two stars with strong magnetic fields (typically thousands of times stronger than an MRI machine), with charged particles flowing towards the white dwarf from the other star.”

Observasi Multispektral yang Revolusioner

Salah satu aspek paling penting dari penelitian ini adalah penggunaan observasi multispektral secara simultan. “The simultaneous radio and X-ray observations provide an unprecedented view of how magnetic fields, accretion, and orbital motion interact, revealing behavior we had never before observed in a cataclysmic variable,” kata Nanda Rea, peneliti dari Institute of Space Studies of Catalonia, dalam sebuah pernyataan. Pendekatan ini mirip dengan bagaimana Samsung dan Ilmuwan AS Capai 100% Efisiensi Pendinginan Tanpa Refrigeran yang menggunakan pendekatan multidisiplin untuk mencapai terobosan.

Ilustrasi matahari terbenam alien dari sistem bintang biner

Dalam makalahnya, tim peneliti menyimpulkan: “We have spectroscopically confirmed

Komentar

Belum ada komentar.