Objek melingkar seperti mata dengan logo Tinder dan pola sirkuit di iris

Tinder Gandeng World Altman, Verifikasi Wajib Scan Bola Mata

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Tinder resmi menggandeng proyek World milik Sam Altman untuk memverifikasi penggunanya sebagai manusia asli. Caranya? Dengan memindai bola mata pengguna menggunakan perangkat bernama Orb, sebuah bola mirip Cyclops yang memindai iris mata.

Inisiatif yang dijalankan oleh startup Tools for Humanity ini diumumkan pada Jumat lalu. Langkah ini menjadi ekspansi besar bagi proyek verifikasi biometrik yang selama ini kerap dilanda kontroversi.

Meski terkesan invasif, skema ini menjawab masalah klasik di aplikasi kencan. Tinder selama ini dipenuhi oleh akun scammer, profil mencurigakan, hingga bot. Dengan menyerahkan data iris mata ke perusahaan yang pernah dituduh melanggar privasi data, pengguna diharapkan bisa menonjol di antara lautan profil palsu.

“Akan ada lebih banyak konten buatan AI daripada konten buatan manusia di internet,” ujar Altman dalam sebuah acara, seperti dilaporkan BBC. “Saya tidak takut pada masa depan selama kita bisa membedakan keduanya.”

Untuk menarik minat, Tinder memberikan insentif bagi pengguna yang mau memindai bola mata mereka. Setelah scan dan mendapatkan “World ID”, pengguna akan menerima lima “boosts”. Boost ini meningkatkan visibilitas profil di suatu area selama 30 menit. Biasanya, layanan ini tidak gratis dan bisa mencapai USD 10 per penggunaan.

World sebelumnya dikenal sebagai Worldcoin, proyek yang menggunakan Orb yang sama untuk memindai bola mata pengguna sebagai imbalan World ID dan sejumlah mata uang kripto. Kripto yang ditawarkan adalah token milik mereka sendiri, WLD. Nilai token WLD saat ini hanya 25 sen, padahal saat peluncuran mencapai USD 7,50.

Investigasi MIT Technology Review menemukan bahwa Worldcoin menggunakan praktik predator dan menipu untuk membuat orang tunduk pada pemindaian. Praktik ini sering menargetkan pekerja eksploitasi di negara-negara miskin.

Pemerintah di berbagai negara pun bereaksi. Uni Eropa memerintahkan Worldcoin untuk menghapus semua data pemindaian iris mata yang diambil dari penduduknya. Pemerintah Kenya bahkan menangguhkan operasi Worldcoin pada 2023. Regulator data Inggris juga menyatakan akan menyelidiki praktik perusahaan tersebut.

Dengan segala beban kontroversi yang melekat, langkah Tinder menggandeng startup biometrik Altman terbilang berani. Di sisi lain, World tampaknya lebih membutuhkan Tinder daripada sebaliknya. Hingga saat ini, World mengklaim 18 juta orang telah mendapatkan World ID melalui pemindaian bola mata. Angka ini masih jauh dari basis pengguna aktif mingguan Tinder yang mencapai sekitar 50 juta.

Kemitraan ini diharapkan bisa menaikkan jumlah pengguna World ID secara signifikan dengan memanfaatkan basis pengguna Tinder yang sangat besar.

Close-up objek melingkar menyerupai mata dengan logo Tinder di tengah, area iris memiliki pola seperti sirkuit, desain menggabungkan elemen teknologi dan api.