Telset.id – Xiaomi Auto resmi mengungkap detail lengkap dan harga SUV SkyNomad di Beijing bulan ini, langkah yang diprediksi bakal mengancam posisi Bentley dan Range Rover di segmen SUV listrik mewah. SkyNomad hadir dalam dua varian, N70 dan N90, dengan harga mulai RMB 209.900 atau sekitar USD 31.000.
Keputusan Xiaomi masuk ke segmen SUV bukan tanpa alasan. Di Amerika Serikat, truk dan SUV menyumbang lebih dari 80 persen penjualan kendaraan baru. Ford bahkan tidak lagi menjual sedan tradisional di Negeri Paman Sam. Sebaliknya, China masih menyukai sedan, dengan sekitar sepertiga dari total mobil di sana berbentuk sedan, jauh lebih tinggi dibanding AS. Namun pabrikan China memahami betul selera pasar Barat terhadap SUV bongsor, dan kini mengarahkan upaya mereka untuk menarik konsumen Barat menjauh dari merek-merek yang sudah akrab.
Xiaomi bukan pemain pertama yang mencoba strategi ini. Jaecoo 7, SUV buatan China yang mendapat julukan “Temu Range Rover”, mencatat kenaikan fenomenal di Inggris, dari pendatang tak dikenal pada 2025 menjadi salah satu mobil baru terlaris di sana. Jaecoo 7 tersedia dalam versi bensin dan hybrid dengan harga hanya £29.210 atau sedikit di atas USD 39.000. Merek China lain seperti XPeng dan BYD juga memainkan taktik serupa di Eropa. Namun yang paling dinanti adalah Xiaomi Auto, yang dijadwalkan masuk Eropa pada 2027 meski baru memproduksi EV pertamanya pada 2024. Hebatnya, SU7 Ultra langsung menyabet gelar “World’s Fastest Sedan” di tahun yang sama.
Spesifikasi dan Inovasi Interior SkyNomad
SkyNomad bukan sekadar pesaing murah. SUV ini disebut tech-laden dan tampak high-end, dengan jok yang diklaim “lebih seperti sofa Italia”. SkyNomad N70 adalah model lima kursi yang, terutama dalam versi “Stealth Black Edition”, tampil hampir identik dengan Range Rover dari luar, dan jauh lebih berhasil dibanding Jaecoo. Sementara N90 yang lebih besar merupakan model tujuh kursi, juga tersedia dalam versi camper “Max Studio” dengan atap pop-up.
Baris kedua SkyNomad bisa berubah menjadi tempat tidur hanya dengan satu tombol, tanpa perlu dibongkar atau kasur tambahan, hanya 30 detik dari posisi duduk tegak menjadi tempat tidur besar yang rata. Tema interior yang bisa dikonfigurasi berlanjut. Lantai datar berkat platform Kunlun dilengkapi rel geser built-in dari kursi depan hingga bagasi, artinya semua bagian kursi bisa digeser. Kursi depan dapat berputar penuh 180 derajat menghadap baris kedua, meja yang dipasang di lantai bisa diselipkan di antara baris kursi untuk menciptakan tata letak “living-room-style”, konsol tengah dapat bergerak maju atau mundur hanya dengan menekan tombol, dan ruang kaki baris belakang bisa mencapai lebih dari 5 kaki.
Pada N90 Max Studio, atap pop-up terangkat 100 mm untuk membuka loteng tidur dengan headroom 1,8 meter, lengkap dengan lantai berpemanas, proyektor built-in, dan layar proyektor 30 inci. Opsi menarik lainnya adalah versi Xiaomi dari komunikasi antar-mobil dalam merek. Pada dasarnya ini walkie-talkie yang berjalan di jaringan seluler, bukan radio jarak pendek, sehingga dipasarkan memiliki “unlimited range” dan tampilannya mirip teknologi yang sudah ada di ponsel Xiaomi. Bagi Anda yang menantikan kehadiran mobil listrik Xiaomi di pasar yang lebih luas, informasi seputar Mobil Listrik Xiaomi menjadi salah satu topik yang paling banyak ditunggu.
Baca Juga:
Teknologi, Performa, dan Harga SkyNomad
Dibanding inovasi interior yang ditawarkan merek Barat pada model flagship saat ini, seperti pintu power, kursi pijat multi-titik, program relaksasi dengan semprotan aroma, dan konsol tengah yang bergerak sekitar 10 cm, SkyNomad membuat upaya AS dan Eropa tampak lesu. Xiaomi membenamkan kontrol suara “full scenario”, head-up display yang bisa dikustomisasi, unit lidar, kamera definisi tinggi, dan chip Nvidia Thor-U untuk kontrol otonom level 2-plus. Sistem daya tegangan rendah disebut menjaga drain “sentry mode” di bawah 5 kilometer jarak tempuh per malam, sehingga kulkas onboard yang berjalan pada 0,72 kWh per hari bisa memberikan pendinginan kontinu hingga 24 jam.
Dari sisi powertrain, SkyNomad mengusung extended-range plug-in hybrid yang menggabungkan generator internal combustion turbocharged 1,5 liter dengan paket baterai dan motor listrik ganda. Mesin ICE ini tidak pernah menggerakkan roda, namun SUV dapat mengisi daya dari 20 hingga 80 persen hanya dalam 18 menit untuk jarak listrik murni lebih dari 300 mil, atau 1.000 mil jarak gabungan. Statistik ini menggunakan siklus CLTC China yang lebih longgar, tapi jika dikonversi ke standar EPA AS yang lebih ketat, angkanya setara sekitar 700 mil.
Sekarang soal harga. N90 Max Studio dengan atap camper dipatok RMB 299.900, sekitar USD 44.700. Model entry-level N70 Pro lima kursi penggerak roda belakang dengan jok “sofa Italia” yang bisa digeser, lidar, sistem suara 14 speaker termasuk subwoofer dan speaker headrest, serta jarak tempuh luar biasa hanya RMB 209.900, atau sedikit di atas USD 31.000, sekitar sama dengan Hyundai Tucson 2026. Bagi penggemar teknologi Xiaomi, inovasi ini sejalan dengan perkembangan di lini produk lain seperti Layar Belakang yang mulai diadopsi sejumlah pabrikan.
Respons industri pun beragam. Awal bulan ini, seorang CEO mobil mewah Barat ditanya pendapatnya tentang Xiaomi Auto. Ia tertawa. “Mereka membuat vacuum cleaner, kan?” ejeknya. Sikap meremehkan ini mengingatkan pada momen 2011 ketika Elon Musk tertawa saat ditanya dalam wawancara Bloomberg apakah ia melihat BYD sebagai kompetitor. Musk tidak lagi tertawa sekarang. Jangan salah, Xiaomi datang untuk merapikan pasar. Sementara itu, ekosistem perangkat Xiaomi terus berkembang, termasuk peluncuran Beta HyperOS 4 yang baru menyentuh tiga ponsel.
Kehadiran SkyNomad menegaskan ambisi Xiaomi Auto untuk tidak sekadar menjadi pemain pelengkap di industri otomotif global. Dengan harga agresif, fitur yang melampaui standar segmennya, dan jadwal masuk Eropa pada 2027, Xiaomi menempatkan diri sebagai ancaman nyata bagi merek-merek mapan yang saat ini mendominasi pasar SUV listrik mewah. Bentley dan Range Rover, yang juga telah mengungkap SUV listrik flagship mereka, disebut bakal sangat khawatir dengan berapa banyak pangsa pasar yang akan diambil SkyNomad. Jika belum khawatir, seharusnya mereka mulai sekarang.





Komentar
Belum ada komentar.