Dicuri Facebook

Ini 5 Paten BlackBerry yang “Dicuri” Facebook

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:8 Maret 2018
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – BlackBerry menuding Facebook, WhatsApp dan juga Instagram telah mencuri hak paten teknolog mereke. Karena tuduhan tersebut, BlackBerry pun menggugat ketiga layanan tersebut ke pengadilan federal California, Amerika Serikat.

BlackBerry sendiri mengklaim, hak paten yang digunakan Facebook dkk itu seperti, paten keamanan, fitur antarmuka pengguna, status efisiensi baterai, hingga integrasi antara aplikasi chatting dengan layanan game.

[Baca juga: BlackBerry Tuntut Facebook dkk, Kenapa?]

Seperti dilansir dari The Next Web, ada 5 paten yang diklaim telah dicuri Facebook, WhatsApp dan Instagram menurut BlackBerry dalam gugatannya. Apa saja sebenarnya yang “dicuri” Facebook dari BlackBerry? Berikut penjelasan dari BlackBerry:

Notifikasi Merah

Paten pertama yang dicuri adalah notifikasi berupa angka merah yang tunjukkan jumlah pesan yang diterima dan belum dibaca oleh penggunanya. Biasanya, angka ikonik tersebut berada  di bagian atas ikon aplikasi.

“Metode untuk memberi notifikasi pesan yang belum dibaca pada perangkat komunikasi nirkabel, terdiri dari menampilkan setidaknya satu ikon yang berkaitan dengan pesan elektronik. Memodifikasi secara visual setidaknya menampilkan satu ikon yang berkaitan dengan pesan elektronik termasuk karakter numerik yang mewakili jumlah pluralitas koresponden pesan yang berbeda di mana satu atau lebih pesan elektronik yang telah diterima dan belum terbaca,” terang BlackBerry.

Mendiamkan Percakapan

Paten kedua adalah kemampuan aplikasi untuk mendiamkan percakapan. Dengan fitur tersebut, biasanya pengguna dapat mendiamkan notifikasi pada percakapan tertentu ketika mereka merasa terganggu dengan banyaknya notifikasi yang masuk pada aplikasinya.

“Metode, sistem, dan produk pemrograman komputer untuk mendiamkan percakapan di mana jika sebuah pesan telah didiamkan, pengguna tidak akan lagi menerima notifikasi pesan baru yang diterima,” tulis BlackBerry..

Tag Nama

BlackBerry Tuntut Facebook

Selanjutnya adalah paten yang memungkinkan penggunanya untuk men-tag atau memasukkan nama pengguna lain dan memilih namanya di sebuah daftar secara otomatis. Misalnya ketika pengguna ingin memasukkan nama seseorang pada foto yang diunggahnya. Dengan memasukkan nama depan seseorang, akan muncul daftar pengguna dengan nama yang sama untuk bisa di-tag.

“Sebuah metode memilih tag foto untuk foto yang memiliki tag, terdiri dari: menyediakan daftar entry untuk memasukkan tag foto yang bergantung pada string yang dimasukkan oleh pengguna, menampilkan daftar penyesuaian tag dari satu atau lebih sumber tag terpilih yang menyesuaikan dengan string yang dimasukkan,” jelas keterangan BlackBerry.

Informasi Waktu

Kemudian paten berikutnya berkaitan dengan informasi waktu pesan. Dijelaskan BlackBerry, paten itu memungkinkan pengguna untuk tahu kapan pesan yang mereka terima itu dikirimkan oleh si pegirim pesan.

“Menampilkan informasi waktu pada pesan di antarmuka pesan pengguna yang memberikan konteks sementara yang sesuai untuk komunikasi mereka tanpa harus menggulirkan layar dengan informasi yang tak perlu,” terang BlackBerry.

Integrasi Game

Paten terakhir menurut BlackBerry yang dicatut Facebook dkk adalah fitur yang memberikan kemampuan pada penggunanya untuk mengundang teman-teman mereka agar bisa bermain game mobile bersama. Integrasi ini sendiri memang kerap ditemui pada game-game online yang terdapat di Facebook.

“Memungkinkan aplikasi game di sebuah perangkat elektronik untuk memanfaatkan daftar kontak di sebuah aplikasi pesan instan agar bermain game dengan daftar kontak dengan identifikasi game pada daftar kontak,” jelas BlackBerry.

Sementara paten BlackBerry lainny yang digunakan Facebook menyangkut soal keamanan dan juga proses pengiriman pesan dalam jumlah yang banyak.

[Baca Juga: Dituding Langgar Paten, Facebook: BlackBerry Butuh Duit]

Facebook sendiri melalui Deputy General-nya, Paul Grewal menyatakan bahwa tuntutan BlackBerry hanyalah cerminan dari tidak berkembangnya inovasi serta bisnis dari layanan messaging-nya, yakni BlackBerry Messenger (BBM).

“Tuntutan BlackBerry mencerminkan keadaan saat ini dari bisnis messaging mereka. Setelah meninggalkan upayanya untuk berinovasi, BlackBerry kini ingin menarik pajak atas inovasi orang lain. Kami berniat untuk melawannya,” kata Paul. (FHP)