Telset.id – Surfshark Group resmi mengakuisisi mayoritas saham Optery, layanan penghapusan data pribadi berbasis di Amerika Serikat. Akuisisi ini menambah portofolio privasi digital Surfshark dan memperkuat posisinya di industri penghapusan data broker yang diperkirakan mencapai USD 440 miliar pada 2032.
Kesepakatan yang diumumkan pada 7 September ini menempatkan Optery sebagai brand kelima dalam ekosistem keamanan siber Surfshark Group, bergabung dengan Incogni, Ironwall, dan HeyPolo. Nilai transaksi tidak diungkapkan secara resmi.
Langkah ini menjadi akuisisi kedua Surfshark Group setelah pembelian Ironwall pada 2024, layanan penghapusan data yang menyasar pegawai pemerintah dan eksekutif. Sebelumnya, Surfshark sendiri telah bergabung dengan Nord Security, induk NordVPN, pada 2022.
Peran Optery dalam Ekosistem Surfshark
Optery merupakan layanan penghapusan data asal AS yang bekerja menemukan dan menghapus informasi pribadi dari data broker, situs pencarian orang, dan hasil mesin pencari. Menurut Surfshark, Optery unggul dalam teknologi pemindaian khusus, pelaporan screenshot terperinci, dan cakupan data broker AS yang luas.
Dalam ulasan Optery, layanan ini disebut sebagai salah satu alat penghapusan data terkuat tahun 2026, dengan pujian atas pelaporan sebelum-dan-sesudah yang transparan serta tingkatan gratis yang bermanfaat. Saat ini, Optery hanya tersedia di AS dan Kanada, namun telah memberi sinyal rencana ekspansi internasional.
Bagi pengguna layanan Surfshark atau Incogni yang sudah ada, tidak banyak yang berubah dalam waktu dekat. Optery akan tetap beroperasi secara independen dengan tim, produk, dan teknologinya sendiri, tanpa penggabungan atau migrasi saat ini.
Surfshark menyatakan kesepakatan ini akan memungkinkan perluasan cakupan data broker, memperdalam pengetahuan tentang penghapusan terkait pencarian, dan meluncurkan alat privasi baru lebih cepat di seluruh grup. Kombinasi keahlian Optery di AS dengan skala global Incogni berpotensi mempertajam kedua layanan tersebut.
Surfshark membingkai akuisisi ini sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan kontrol data di dunia yang didorong AI, di mana informasi pribadi semakin sering muncul di hasil pencarian dan ringkasan yang dihasilkan AI.
“Di Surfshark Group, tujuan kami adalah memberdayakan orang untuk mengambil kendali penuh atas kehidupan digital mereka,” ujar Vytautas Kaziukonis, pendiri dan ketua dewan Surfshark Group.
Lawrence Gentilello, CEO dan pendiri Optery, menambahkan, “Dengan menggabungkan pengetahuan kami dengan Incogni, Ironwall, dan Surfshark, kami dapat berkolaborasi secara ekstensif untuk memberikan perlindungan yang lebih besar bagi pengguna kami.”

Pasar data broker yang lebih luas diperkirakan akan menembus USD 440 miliar pada 2032, menjadikan layanan penghapusan sebagai investasi jangka panjang yang berharga. Konsolidasi industri penghapusan data yang berkembang pesat ini juga menjadi langkah penting lainnya bagi grup yang dibangun di sekitar privasi online.
Manfaat lebih besar bagi pengguna diperkirakan akan terasa seiring waktu. Surfshark menyebut kesepakatan ini akan memperluas cakupan data broker dan memungkinkan pengembangan alat privasi baru yang lebih cepat di seluruh grup.
Ke depannya, kolaborasi antara Optery dan Incogni diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan penghapusan data bagi pengguna di berbagai wilayah. Pengguna Surfshark juga dapat memantau perkembangan fitur terbaru dari grup ini.
Dengan model operasi independen yang dipertahankan, transisi ini dirancang berjalan mulus bagi pelanggan existing. Fokus utama grup adalah memperkuat kemampuan kolektif dalam melindungi data pribadi pengguna di tengah meningkatnya ancaman privasi digital.





Komentar
Belum ada komentar.