📑 Daftar Isi

Ilustrasi logo Apple dengan latar bendera Rusia

VK Gugat Apple, Minta Denda Harian Rp11 Miliar

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • VK mengajukan gugatan terhadap Apple di pengadilan arbitrase Moskow pada 19 Agustus 2026
  • VK menuntut pengembalian aplikasi yang dihapus: VKontakte, VK Messenger, VK Video, Odnoklassniki, Zen, Mail Cloud, Mail, Skillbox, dan Youla
  • Denda harian yang diminta mencapai 58 juta rubel (USD 696.000) jika Apple tidak patuh
  • Rincian denda: VKontakte 50 juta rubel, VK Music 5 juta rubel, Odnoklassniki 3 juta rubel
  • Tergugat: Apple Rus LLC, Apple Inc., dan Apple Distribution International Ltd
  • Penghapusan aplikasi terkait sanksi Uni Eropa terhadap VK
  • Kremlin melalui Dmitry Peskov menuntut penjelasan dari Apple

Telset.id – Perusahaan teknologi asal Rusia, VK, resmi menggugat Apple ke pengadilan arbitrase Moskow. VK menuntut pemulihan sejumlah aplikasinya yang dihapus dari App Store, sekaligus meminta denda harian sebesar 58 juta rubel atau sekitar USD 696.000 (lebih dari Rp11 miliar) jika Apple tidak mematuhi keputusan pengadilan.

Gugatan ini terdaftar di pengadilan pada 19 Agustus 2026. VK menginginkan aplikasi-aplikasinya seperti VKontakte, VK Messenger, VK Video, Odnoklassniki, Zen, Mail Cloud, Mail, Skillbox, dan Youla dikembalikan ke platform tanpa penundaan lebih lanjut.

Penghapusan aplikasi tersebut dilakukan Apple sebagai bentuk kepatuhan terhadap sanksi yang dijatuhkan Uni Eropa terhadap VK dan anak perusahaannya di bidang perpesanan, Communication Platform LLC. Sanksi tersebut menuduh VK memfasilitasi pengawasan, sensor, dan identifikasi pengkritik pemerintah di Rusia.

Palu hakim pengadilan

Rincian Denda Harian yang Diminta VK

VK meminta pengadilan untuk menjatuhkan denda harian sebesar 58 juta rubel, yang setara dengan sekitar USD 696.000, jika Apple gagal mematuhi keputusan. Jumlah tersebut terbagi ke dalam tiga layanan, dengan VKontakte menyumbang denda harian terbesar yaitu 50 juta rubel atau sekitar USD 600.000.

Sementara itu, VK Music akan dikenakan denda 5 juta rubel atau hampir USD 60.000 per hari, dan Odnoklassniki akan menarik denda 3 juta rubel atau mendekati USD 36.000 setiap harinya.

Gugatan tersebut menyebut tiga entitas Apple sebagai tergugat, termasuk Apple Rus LLC, Apple Inc., dan Apple Distribution International Ltd. VK juga meminta agar denda harian mulai dihitung enam hari setelah pengadilan mengeluarkan keputusan final dan lengkap dalam perkara ini.

Setelah penghapusan dari App Store, aplikasi-aplikasi milik VK tersebut juga dilaporkan hilang dari Google Play.

Kremlin Minta Penjelasan Apple

Kremlin merespons tajam keputusan Apple. Juru bicara Dmitry Peskov secara terbuka menuntut penjelasan resmi dari perusahaan tersebut. Peskov berargumen bahwa penghapusan aplikasi itu mempertanyakan “keandalan Apple sebagai penyedia layanan komersial” di pasar Rusia.

Sengketa ini terjadi di tengah pola ketegangan hukum yang lebih luas antara perusahaan teknologi Barat dan otoritas pemerintah Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Pengadilan Distrik Tagansky baru-baru ini mendenda Apple sebesar 500 ribu rubel (sekitar USD 6.000) karena pelanggaran berulang terhadap undang-undang federal Rusia.

Dalam kasus terpisah, pengadilan arbitrase Moskow memerintahkan Google Ireland Limited untuk mengembalikan lebih dari USD 2,1 miliar kepada anak perusahaan Google yang bangkrut di Rusia. Putusan sebelumnya tersebut menemukan bahwa pembayaran yang dimaksud merupakan pengayaan yang tidak adil berdasarkan hukum komersial Rusia.

Kasus VK terhadap Apple mengikuti strategi hukum serupa, dengan mengandalkan pengadilan domestik untuk menantang keputusan yang dibuat oleh perusahaan asing. Pertanyaannya, apakah sistem arbitrase Moskow dapat secara efektif memaksa kepatuhan dari Apple mengingat jejak kehadirannya yang semakin mengecil di Rusia.

Ketegangan antara raksasa teknologi dan pemerintah Rusia juga terlihat dalam berbagai kasus lainnya. Sebelumnya, serangan siber TA488 yang mengeksploitasi celah Zimbra Zero-Day menyerang NATO dan Ukraina, menunjukkan eskalasi konflik digital yang melibatkan aktor-aktor di kawasan tersebut.

Di sisi lain, militer Rusia juga terus berinovasi dengan memasang kompas murah pada drone Molniya untuk melawan GPS jamming, sebuah langkah yang menunjukkan adaptasi cepat di tengah tekanan teknologi.

Gugatan VK terhadap Apple ini menjadi babak terbaru dalam perseteruan panjang antara perusahaan teknologi global dan regulasi di Rusia. Keputusan pengadilan nantinya akan menentukan apakah Apple harus mengembalikan aplikasi-aplikasi tersebut atau bersiap menghadapi denda harian yang cukup besar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.