Telset.id, Jakarta – Apakah Anda terlalu sering menggunakan smartphone dalam satu hari? Jika iya, maka Anda harus mulai mengurangi kebiasaan tersebut. Hal ini dikarenakan penggunaan smartphone yang berlebih dapat berujung dengan bermacam-macam penyakit.
Terlebih lagi untuk Anda seorang wanita, jika terlalu sering menggunakan smartphone dapat mempengaruhi kesehatan kulit Anda. Nah, penasaran bukan masalah kesehatan apa saja yang dapat mempengaruhi kulit Anda?
[Baca juga : MIUI 9 Kebagian Game Booster, Ini Cara Pakainya!]
Jika penasaran, ini 5 masalah kulit yang timbul jika terlalu sering pakai smartphone, seperti yang telah kami rangkum dari laman Allure berikut ini. So, selamat membaca !
Dimulai dari laman berikutnya
Jerawat

Masalah pertama yang bisa ditimbulkan jika terlalu lama menggunakan smartphone adalah masalah jerawat. Hal ini wajar, dikarenakan bakteri dapat dengan mudah tumbuh di layar smartphone, yang dikarenakan make-up, minyak wajah, toksin dan lainnya terakumulasi di layar ponsel.
“Setiap kali kita mengangkat telepon (dengan menempelkan ke daun telinga), kita menempelkan bakteri ke kulit kita, menutup pori-pori hingga akhirnya menimbulkan jerawat”, jelas ahli dermatologi Shereene Idriss.
Nah, untuk mengurangi masalah ini, Anda bisa menggunakan beberapa trik sederhana. Yang pertama adalah dengan menggunakan headset, baik yang wired ataupun wireless. Hal ini dikarenakan layar tidak akan langsung menempel di wajah kita.
Cara kedua adalah dengan rajin membersihkan layar. Gunakan lap khusus pembersih layar, yang sebelumnya sudah disemprotkan cairan pembersih layar yang menggunakan air dan alkohol untuk membersihkan bakteri dan kotoran lain yang ada di layar.
Kemudian, jika sudah terlanjur timbul jerawat, maka gunakan pembersih muka yang mengandung anti bakteri dan benzoyl peroksida yang mampu mengurangi masalah tersebut.
Alergi Kulit

Hal kedua yang bisa Anda rasakan adalah alergi kulit. Hal ini dikarenakan smartphone memiliki komponen berupa zat logam nikel dan kromium. Menurut Idriss, bagi sebagian orang, nikel adalah salah satu penyebab utama alergi pada kulit.
“Jika Anda merasa ada ruam yang gatal di sekitar wajah atau tangan, bisa jadi hal tersebut merupakan reaksi atas alergi akibat ponsel”, jelas Idriss.
Lantas, apa yang harus dilakukan? Tenang, Anda bisa menggunakan casing yang berbahan aman untuk melindungi kulit dari alergi nikel. Namun, jika sudah terlanjur alergi, obati dengan krim hydrocortisone yang merupakan krim anti-inflamasi untuk mengurangi peradangan dan gatal.
Tech Neck dan Keriput di Leher

Di zaman ini, banyak para kaum milenial merasakan penyakit Tech Neck. Penyakit ini biasanya ditandai dengan bahu yang cenderung membungkuk ke depan dengan sudut yang membuat seseorang tidak nyaman. Hal ini diakibatkan oleh kebiasaan menunduk saat melihat layar smartphone, atau laptop dalam waktu yang lama dan berulang.
“Kulit leher kita yang lembut (elastis), membuatnya mudah terpengaruh oleh kemiringan yang berulang dan kebiasaan melihat ke bawah”, jelas Idriss.
Yang lebih menyeramkan, selain menyebabkan tech neck, kebiasaan menunduk berulang-ulang akan meningkatkan keriput pada leher. Hal ini dikarenakan saat menunduk, bisa mengurangi elastisitas kulit, dan menjadi faktor paling banyak kedua penyebab kulit keriput.
Nah, cara mencegahnya adalah dengan mengubah kebiasaan posisi ketika melihat layar smartphone. Ubah posisi ponsel lurus ke depan, alih-alih menurunkan posisinya.
Bintik hitam

Sebuah penelitian terbaru menunjukkan jika blue light pada layar dapat meningkatkan produksi pigmen. Hal ini dapat memicu timbulnya bintik hitam pada wajah dan juga dapat memicu hyperpigmentation.
Resiko ini semakin meningkat jika seseorang mengalami melasma (belang kecokelatan di wajah). Panas yang dihasilkan oleh smartphone juga ternyata dapat memperburuk masalah kulit tersebut.
Untuk mengatasi masalah ini, kulit perlu diberi perlindungan antioksidan yang dapat melawan kerusakan kulit. Gunakanlah serum protein dengan bahan vitamin C, vitamin E dan asam nikotinat. Atau, bisa juga gunakan hydroquinone yang kuat untuk mengembalikan kecerahan warna kulit.
Penuaan dini

Masalah terakhir yang dapat dialami oleh pengguna saat terlalu lama menggunakan smartphone adalah penuaan dini. Menurut direktur peneliti kosmetik dan klinis, Joshua Zeichner, cahaya tak terlihat dari smartphone memiliki efek buruk pada penuaan kulit.
“Dengan menciptakan inflamasi, cahaya yang tak terlihat bisa menimbulkan kerusakan kolagen dan kerutan dini”, jelasnya.
Untuk itu, tidak ada salahnya menggunakan perawatan kulit yang mengandung retinoid (turunan dari vitamin A) yang membantu mengecilkan pori-pori. [WIN/HBS]




