📑 Daftar Isi

Film Michael Jackson Kalahkan Oppenheimer Sebagai Biopik Terlaris

Film Michael Jackson Kalahkan Oppenheimer Sebagai Biopik Terlaris

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Film biopik kontroversial tentang Michael Jackson berjudul Michael berhasil mencatatkan sejarah baru di industri perfilman. Tayang perdana pada 24 April 2026, film ini sukses melampaui pendapatan kumulatif global Oppenheimer untuk menjadi biopik terlaris sepanjang masa.

Berdasarkan data dari The Numbers, Michael diperkirakan akan mencapai pendapatan kumulatif global sebesar USD 977,4 juta pada akhir pekan kesepuluh penayangannya. Angka ini mengungguli total perolehan global Oppenheimer yang mencapai USD 976,8 juta. Dengan demikian, film arahan sutradara Antoine Fuqua ini resmi menjadi biopik dengan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah, mengalahkan semua kategori tokoh sejarah, bukan hanya musisi.

Pencapaian ini terbilang luar biasa mengingat film ini menuai kontroversi karena dianggap menghilangkan sisi gelap kehidupan Sang Raja Pop terkait tuduhan pelecehan seksual anak. Meski menuai kritik, Michael tetap menjadi fenomena box office yang mendominasi perbincangan publik.

Rekor demi Rekor Berhasil Dipecahkan

Sejak debutnya, Michael langsung mencetak rekor sebagai debut domestik terbaik dalam sejarah untuk biopik musik. Tak berhenti di situ, film ini juga menjadi biopik musik kedua dalam sejarah yang berhasil meraup lebih dari USD 300 juta secara global setelah Bohemian Rhapsody (2018), film Freddie Mercury yang memenangkan Oscar. Kini, Michael telah melampaui perolehan Bohemian Rhapsody yang mencapai USD 911 juta untuk menjadi biopik musik terlaris sepanjang masa.

Dari segi pendapatan, film ini mengumpulkan USD 370,2 juta dari pasar domestik Amerika Serikat dan USD 607,2 juta dari pasar internasional. Kesuksesan ini juga menunjukkan bahwa film Michael memiliki daya tarik yang luar biasa di luar negeri, dengan kontribusi pasar internasional yang sangat signifikan.

Keberhasilan film ini juga menjadi sorotan karena berhasil mengalahkan film-film blockbuster lainnya. Sebagai perbandingan, Michael telah meraup lebih banyak pendapatan dibandingkan gabungan empat biopik musik terlaris berikutnya: Elvis (2022) dengan USD 288,7 juta, Straight Outta Compton (2015) dengan USD 201,6 juta, Rocketman (2019) dengan USD 195,3 juta, dan Walk the Line (2005) dengan USD 186,8 juta.

Potensi Tembus Miliaran Dolar

Meskipun sudah tersedia di platform Video on Demand (VOD) di Amerika Serikat dan tidak lagi masuk dalam jajaran 10 besar domestik, Michael masih terus mendulang pendapatan di pasar internasional. Film ini baru saja debut di Jepang, yang berpotensi mendorong total pendapatannya menembus angka USD 1 miliar. Jika berhasil, Michael akan menjadi biopik pertama dalam sejarah yang mencapai tonggak sejarah tersebut.

Dari sisi investasi, film ini juga terbukti sangat menguntungkan. Dengan anggaran produksi yang dilaporkan mencapai USD 200 juta, Michael telah jauh melampaui titik impasnya. Untuk film blockbuster biasa, titik impas biasanya berada di kisaran USD 500 juta. Namun, sebagai produksi Lionsgate, studio ini dikenal sering mengalihkan sebagian besar anggaran produksi melalui penjualan hak siar internasional. Hal ini membuat titik impas aktual film ini kemungkinan jauh lebih rendah dari USD 500 juta, meskipun angka pastinya tidak diketahui.

Kesuksesan Michael menjadi bukti bahwa film ini berhasil mengatasi sorotan negatif dari para kritikus maupun publik. Meskipun hanya meraih skor 38% di Rotten Tomatoes, film ini tetap menjadi fenomena budaya pop yang mendominasi box office. Namun, jika tidak terbebani oleh kontroversi, bukan tidak mungkin film ini sudah mencapai angka USD 1 miliar lebih awal.

Pencapaian ini juga menunjukkan tren positif di industri film, di mana beberapa film berhasil mencatat rekor box office. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Minecraft Movie Pecahkan Rekor Box Office dengan mengalahkan Super Mario Bros. Namun di sisi lain, tidak semua film berhasil, seperti yang terlihat pada debut box office The Death of Robin Hood yang anjlok dan menjadi rekor terburuk Hugh Jackman.

Dengan momentum yang masih kuat, Michael diprediksi akan terus mendominasi pemberitaan industri film dalam beberapa pekan ke depan. Film ini menjadi contoh bagaimana kekuatan basis penggemar yang besar dan kontroversi bisa berpadu menciptakan fenomena box office yang luar biasa.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.