Telset.id – Jika Anda mengira nonton bareng (nobar) sepak bola cuma soal teriakan gol dan genggaman tangan, siap-siap berpikir ulang. Di balik euforia itu, ada gelombang ekonomi yang mengalir deras. GrabAds, solusi pemasaran terintegrasi dari Grab, baru saja merilis laporan bertajuk “The Nobar Economy” yang menguak fakta mengejutkan: momen nobar telah bertransformasi menjadi mesin konsumsi raksasa.
Apa pasal? Ternyata, saat bola bergulir, perut pun ikut bergemuruh. Data internal Grab Indonesia selama ajang sepak bola global 2022 lalu mencatat pertumbuhan double-digit untuk kategori makanan dan minuman yang ramah nobar. Bukan cuma itu, brand minimarket pun mencatat kenaikan pesanan hingga 55%. Fenomena ini bukan sekadar tren musiman, melainkan pola perilaku konsumen yang kini menjadi incaran para pemasar.
Pertanyaannya, apa yang sebenarnya terjadi di balik layar? Dan mengapa momen sepak bola menjadi ladang emas bagi brand? Mari kita bedah lebih dalam.
Ledakan Konsumsi Saat Bola Bergulir
Bayangkan Anda sedang asyik menonton pertandingan seru. Striker idola sudah siap menendang bola ke gawang lawan. Rasanya enggan sekali meninggalkan sofa untuk sekadar ke dapur. Di sinilah peran layanan pesan-antar seperti GrabFood dan GrabMart menjadi pahlawan.
Riset Snapcart mengungkap bahwa 84% masyarakat Indonesia menikmati pertandingan sambil makan dan minum. Lebih dari itu, 82% konsumen mengandalkan layanan pesan-antar selama nobar. Angka ini bukan isapan jempol. Data The Trade Desk dan YouGov bahkan mencatat sekitar 180 juta masyarakat Indonesia mengikuti ajang sepak bola global pada 2022. Bayangkan potensi pasarnya: hampir setengah penduduk negeri ini adalah target konsumen potensial.
Grab mencatat lonjakan signifikan pada periode menjelang dan selama pertandingan berlangsung. Makanan seperti martabak, pizza, popcorn, aneka kacang, donat, hingga french fries menjadi primadona. Sementara itu, kopi, minuman energi, soft drink, jus, hingga minuman beralkohol ikut meroket. Pola ini menjadi indikasi kuat bahwa tren serupa akan kembali terjadi pada perhelatan sepak bola global 2026 mendatang.
Menariknya, di tengah gempuran menu global, kuliner lokal tetap bertengger di hati konsumen. Nasi goreng, ayam goreng, ayam bakar, lumpia, mie ayam, siomay, hingga sate konsisten menjadi pilihan utama. Ini menunjukkan bahwa selera lokal memiliki daya tahan yang luar biasa, bahkan di momen internasional sekalipun.
Strategi Brand Menangkap Peluang Nobar
Fenomena nobar bukan cuma soal perut kenyang. Bagi brand, ini adalah momentum emas untuk meningkatkan visibilitas dan konversi penjualan secara real-time. Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia, menyatakan bahwa ketika konsumen mengambil keputusan pembelian secara spontan, kehadiran brand di ekosistem digital menjadi faktor kunci.
Data Grab membuktikan hal ini. Sebuah brand minimarket mencatat kenaikan pesanan hingga 55% di GrabMart selama ajang 2022. Brand kopi lokal tumbuh 43%, sementara brand ayam goreng melesat 41%. Angka-angka ini menunjukkan bahwa momen nobar adalah panggung sempurna bagi brand untuk tampil.
GrabAds menghadirkan solusi full-funnel dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Mulai dari Search & Sponsored Listings untuk menangkap permintaan aktif, Homepage Takeover untuk membangun visibilitas sebelum pertandingan, hingga Branded Vehicle Icon yang muncul saat konsumen menunggu dijemput. Bahkan, Out-of-Home (OOH) dan in-fleet branding di motor, mobil, helm, dan jaket memperluas eksposur di luar aplikasi. Pendekatan ini memungkinkan brand tetap relevan di berbagai touchpoint selama momen nobar berlangsung.
Bagi Anda yang bergerak di industri kuliner atau ritel, ini saatnya untuk tidak sekadar menjadi penonton. Peluang ini bisa dimanfaatkan dengan strategi yang tepat, seperti yang pernah diulas dalam artikel tentang teknologi dan pendidikan yang menunjukkan bagaimana inovasi dapat mengubah kebiasaan konsumsi.
Tidak hanya itu, fenomena ini mengingatkan kita pada pola konsumsi yang terjadi saat Ramadan, di mana lonjakan permintaan juga terjadi secara signifikan. Bedanya, nobar sepak bola memiliki karakteristik unik: spontanitas dan emosi yang tinggi. Konsumen tidak sekadar lapar, mereka ingin merayakan momen bersama teman dan keluarga. Inilah yang membuat intensi pembelian menjadi sangat kuat.
Masa Depan Nobar Economy
Laporan GrabAds “The Nobar Economy” menjadi peta jalan bagi brand untuk memahami perilaku konsumen di era digital. Momen nobar bukan lagi sekadar aktivitas menonton, melainkan ekosistem konsumsi yang terintegrasi. Dari makanan, minuman, hingga kebutuhan harian, semuanya bisa dipesan dalam satu genggaman.
Dengan semakin dekatnya perhelatan sepak bola global 2026, para pemasar harus mulai menyusun strategi. Jangan sampai Anda ketinggalan kereta. Data dari laporan ini menunjukkan bahwa pola konsumsi masyarakat sudah terbentuk dan siap untuk dimanfaatkan. Brand yang mampu hadir di momen yang tepat, dengan pesan yang tepat, akan menuai hasil yang manis.
Bayangkan, jika Anda adalah brand kopi lokal, bagaimana cara Anda menjangkau jutaan penonton yang haus akan kafein saat larut malam? Atau jika Anda adalah brand camilan, bagaimana Anda bisa menjadi teman setia di setiap gol yang tercipta? Jawabannya ada pada ekosistem digital yang saling terhubung.
GrabAds telah membuktikan bahwa pendekatan berbasis data mampu memberikan dampak nyata. Dengan memanfaatkan full-funnel marketing, brand tidak hanya membangun visibilitas, tetapi juga menjadi bagian dari momen konsumsi nyata. Inilah esensi dari Nobar Economy: bukan sekadar jualan, tetapi ikut merayakan euforia bersama konsumen.
Jadi, apakah Anda siap untuk menjadi bagian dari gelombang ini? Atau Anda akan menjadi penonton yang hanya bisa bertepuk tangan? Pilihan ada di tangan Anda. Yang jelas, bola sudah mulai bergulir, dan ekonomi nobar siap mencetak gol besar bagi brand yang cerdas.
Fenomena ini juga mengingatkan kita pada bagaimana platform digital terus beradaptasi dengan kebiasaan konsumen. Bahkan, tren konsumsi barang tertentu bisa melonjak drastis saat momen spesial. Semua ini menunjukkan bahwa perilaku konsumen adalah cerminan dari budaya dan kebiasaan yang terus berkembang.
Pada akhirnya, Nobar Economy bukan sekadar laporan, melainkan cerminan dari bagaimana teknologi dan hiburan berpadu menciptakan peluang ekonomi baru. Dan Grab, melalui GrabAds, telah berada di garis depan untuk membantu brand menavigasi lanskap ini. Jadi, siapkan strategi Anda, karena pesta sepak bola global 2026 sudah di depan mata.




