📑 Daftar Isi

Lenovo Dukung Piala Dunia 2026 dengan Infrastruktur AI Near Real-Time

Lenovo Dukung Piala Dunia 2026 dengan Infrastruktur AI Near Real-Time

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi turnamen sepak bola terbesar dengan 48 negara peserta, tetapi juga panggung revolusi teknologi. Lenovo, sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, mengumumkan implementasi platform infrastruktur AI near real-time yang akan menjadi tulang punggung operasional turnamen di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dukungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penyiaran, analitik pertandingan, hingga pengalaman menonton yang lebih imersif bagi miliaran penggemar di seluruh dunia. Teknologi Lenovo memungkinkan siaran hampir tanpa delay, pemantauan stadion secara real-time, dan fitur interaktif seperti avatar 3D serta Referee View.

Siaran Nyaris Tanpa Delay dan Pusat Kendali AI

Salah satu sorotan utama dari dukungan Lenovo adalah kemampuan memangkas latensi IPTV hingga di bawah lima detik. Teknologi ini memungkinkan tayangan pertandingan bisa diakses hampir secara real-time di berbagai area penyelenggaraan. Lenovo akan menempatkan server ThinkSystem SR635 V3 di International Broadcast Center di Dallas, Texas untuk mengelola distribusi siaran pertandingan dari stadion-stadion di seluruh Amerika Utara.

Infrastruktur tersebut akan memproses dan mendistribusikan konten pertandingan melalui 10 kanal IPTV ke lebih dari 1.000 layar yang tersebar di venue FIFA, area media, fan zone, hingga ruang VIP. Artinya, pengalaman menonton pertandingan di lokasi turnamen bakal jauh lebih cepat, stabil, dan sinkron dibanding sistem penyiaran konvensional.

“Lenovo mentransformasi pengalaman FIFA World Cup dengan menghadirkan highlight pertandingan secara near real-time, tayangan multi-angle camera, dan insight mendalam bagi penggemar di seluruh dunia,” kata President of Infrastructure Solutions at Lenovo, Ashley Gorakhpurwalla.

Teknologi Lenovo juga akan digunakan di FIFA Technology Command Center di Miami dan Tournament Operation Center yang menjadi pusat pengawasan seluruh operasional teknologi Piala Dunia 2026. Dari pusat kendali tersebut, engineer FIFA dan Lenovo dapat memantau seluruh sistem stadion secara near real-time, mendeteksi gangguan lebih cepat, hingga meminimalkan downtime selama pertandingan berlangsung.

Menurut Director of Technology at FIFA, Nacho Fresco, kompleksitas Piala Dunia 2026 membuat kebutuhan terhadap teknologi berlatensi rendah menjadi sangat krusial. “Lenovo membantu FIFA memenuhi standar latensi rendah yang sangat ketat, yang menjadi kebutuhan utama dalam lingkungan produksi siaran langsung,” ujarnya.

Inovasi AI untuk Penggemar dan Tim Peserta

Tak hanya di balik layar, teknologi AI Lenovo juga bakal langsung dirasakan penonton dan penggemar sepak bola. Berikut sejumlah inovasi yang akan digunakan di FIFA World Cup 2026:

  1. Avatar pemain 3D untuk jelaskan offside: Lenovo menghadirkan avatar pemain berbasis AI dan GenAI yang mampu memvisualisasikan situasi pertandingan secara real-time, termasuk menjelaskan keputusan offside dengan lebih mudah dipahami penonton. Teknologi ini juga disebut dapat membantu FIFA Match Officials dalam proses pengambilan keputusan.
  2. “Referee View” ala perspektif wasit: Penggemar nantinya bisa melihat pertandingan dari sudut pandang wasit melalui fitur “Referee View”. Menariknya, AI Lenovo mampu menstabilkan gambar dengan distorsi gerakan hingga 50 persen lebih rendah sehingga tayangan tetap nyaman ditonton.
  3. Navigasi stadion berbasis AI: Untuk mengantisipasi lonjakan jutaan penonton di tiga negara tuan rumah, Lenovo juga menyiapkan sistem navigasi AI guna membantu mengurangi kepadatan penonton dan memperlancar arus pengunjung.
  4. Pengalaman holografik dan digital imersif: Penggemar juga bakal disuguhi pengalaman digital interaktif dan holografik untuk menikmati pertandingan dengan cara yang lebih futuristik.

Selain itu, Lenovo juga memperkenalkan FIFA AI Pro, platform asisten berbasis AI yang akan memberikan insight taktis kepada pelatih, pemain, dan analis pertandingan. Platform ini akan tersedia untuk seluruh 48 tim peserta Piala Dunia 2026, sehingga akses terhadap analitik elite tidak hanya dimiliki negara-negara besar. Langkah ini disebut sebagai bagian dari visi “Smarter AI for All” yang diusung Lenovo.

Untuk memastikan seluruh operasional berjalan lancar, Lenovo dan Motorola akan mengerahkan lebih dari 17.000 perangkat serta lebih dari 200 engineer di stadion dan Team Base Camp selama turnamen berlangsung. Skala implementasi ini sekaligus menunjukkan bagaimana ajang olahraga modern kini semakin bergantung pada AI, edge computing, dan sistem operasional real-time.

Dengan dukungan teknologi ini, Piala Dunia 2026 bukan hanya soal siapa yang paling hebat di lapangan, tetapi juga siapa yang memiliki teknologi paling canggih di balik layar.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.