Telset.id – Film animasi “Super Mario Galaxy Movie” berhasil meraih total pendapatan kotor (box office) lebih dari 1 miliar yuan atau sekitar Rp 2,2 triliun di pasar China hanya dalam 10 hari penayangan. Data ini dilaporkan oleh platform pemantau box office Maoyan Professional.
Kesuksesan film sekuel dari “The Super Mario Bros. Movie” (2023) ini melanjutkan tren positif dari rilis globalnya. Menurut data resmi yang dirilis oleh Universal Pictures, film tersebut meraup pendapatan kotor sebesar 25,63 miliar yuan (sekitar Rp 56,3 triliun) pada akhir pekan pertama penayangan global.
Pencapaian itu langsung membawa “Super Mario Galaxy Movie” menduduki puncak tangga box office minggu itu, baik di pasar Amerika Utara maupun secara global. Film ini juga memecahkan rekor untuk pembukaan akhir pekan tertinggi di Amerika Utara sepanjang tahun 2026 hingga saat ini, sekaligus mencatatkan angka pembukaan (opening) terbaik untuk sebuah film pada tahun ini.
“Super Mario Galaxy Movie” merupakan produksi bersama antara studio animasi Amerika Serikat, Illumination, dan perusahaan game asal Jepang, Nintendo. Universal Pictures bertindak sebagai distributor global. Film ini melanjutkan petualangan karakter ikonis Nintendo ke luar angkasa, dengan cerita yang mengikuti Mario dan kawan-kawannya memulai perjalanan baru di alam semesta yang luas.
Kesuksesan box office ini menunjukkan ketahanan daya tarik waralaba (franchise) Super Mario di medium layar lebar, setelah film pertama yang dirilis pada 2023 juga menuai kesuksesan komersial yang besar. Kombinasi antara narasi yang mengadaptasi elemen dari game “Super Mario Galaxy” dan kekuatan branding karakter Nintendo terbukti efektif menarik penonton dari berbagai kalangan.




