Telset.id – Tepat 6 bulan setelah menghadirkan realme 6 di Indonesia, realme 7 diperkenalkan sebagai suksesor dengan peningkatan signifikan. Smartphone ini merupakan ponsel pertama dengan prosesor MediaTek Helio G95, yang bikin kami tertarik untuk melakukan review realme 7.
Mengusung slogan “Power Master”, realme 7 bukan cuma ponsel yang mengandalkan MediaTek Helio G95 saja. Smartphone ini dikemas dengan desain yang berbeda dan telah mengusung fitur-fitur yang ditunggu pengguna, yakni NFC.
Nah, tentu Anda penasaran seperti apa realme 7 ini kan? Makanya, tim Telset saat ini akan membahasnya secara lengkap lewat review realme 7 berikut ini.
{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Realme Terbaru}
Dalam review, kami akan membahas berbagai aspek pada ponsel pintar tersebut. Mulai dari desain, spesifikasi dan performa, gaming, sampai ke urusan kamera. Yuk simak!
Desain dan Layar

Akhirnya, realme keluar dari “zona nyaman” saat merancang realme 7. Bagaimana tidak, ponsel ini mengusung desain yang gak mainstream, gak itu-itu lagi, dan tampil dengan tampang yang berbeda.
Hmmm.. Desain berbeda di sini, maksud kami justru desain bagian belakangnya. Sebab, desain bagian depan pada realme 7 masih cenderung mirip dengan seri sebelumnya, realme 6.
Ponsel pintar ini tampil dengan layar full screen yang memiliki lubang kamera atau punch hole di sudut kiri atas layar. Layarnya sendiri berukuran 6,5 inci beresolusi Full HD+ dengan aspek rasio yang cinematic 20 : 9.

Bezel kiri, kanan, atas, dan bawah yang mengelilingi layar tergolong tipis. Alhasil, aspek rasio layar terhadap body pun sangat tipis, tepatnya 90,5%.
Layar realme 7 sendiri telah mengantongi sertifikat dari TÜV Rheinland. Bukan sertifikasi biasa, melainkan sertifikasi tahan uji yang mengharuskan ponsel melalui 23 pengujian utama dan 72 pengujian kecil yang mencakup berbagai skenario penggunaan.
Untuk membuktikan kalau ponsel ini lulus uji tes TÜV Rheinland, realme bahkan menyertakan kartu sertifikat dalam paket pembelian.

Tak cuma itu, layar realme 7 juga telah mendukung teknologi 90Hz Ultra Smooth dan touch sampling 120Hz. Layarnya pun mampu menampilkan konten dengan tingkat intensitas cahaya maksimal mencapai 480 nits.
Fitur-fitur terkini disematkan realme pada layar ponsel pintar terbarunya ini. Misalnya, Punch-hole Light Effect yang membuat lubang kamera akan menyala ketika fitur face unlock aktif.
Lalu, ada fitur Eye Protection yang dapat menyesuaikan tingkat kecerahan dan suhu warna dari layar untuk mengurangi radiasi cahaya biru. Fitur ini bisa mencegah ketegangan mata. Kemudian, Custom Color Mode.
Fitur ini bisa menampilkan mode tampilan warna Vivid atau mode Gentle. Mode warna Vivid akan menampilkan konten dalam gamut warna P3 yang memberikan efek warna cantik. Sedangkan mode Gentle memberikan tampilan dengan warna polos dan lebih nyata.

Terakhir, ada OSIE. OSIE diklaim dapat mewujudkan optimasi visual berbasis perangkat lunak pertama di industri untuk video pendek.
Fitur ini akan membantu aplikasi pihak ketiga, seperti Instagram, TikTok, Vmate, Vigo, dan Likee dalam meningkatkan kualitas gambar dan efek visualnya. Dalam hal ini dengan meningkatkan saturasi dan kontras gambar serta mengurangi noise.
Ke bagian belakang, di sinilah desain berbeda yang kami maksud di awal. Perusahaan asal China itu kini berani untuk “tidak main aman” dalam hal merancang body belakang ponsel terbarunya.
{Baca juga: Review Samsung Galaxy Tab S7: Tablet “PC-like” dengan Kinerja Tinggi}
Sudah sejak lama realme terus-menerus memberikan sentuhan desain yang itu-itu saja pada body belakang smartphone mereka. Mulai dari kelas menengah sampai flagship sekalipun, desain bagian belakangnya nyaris selalu sama.

Tapi di realme 7, desain lebih berkarakter diimplementasikan oleh realme. Unit realme 7 yang kami review dilapisi dengan warna Mist White atau Putih Kabut. Konsep warnanya sebenarnya mirip seperti Comet White pada realme 6.
Tapi, warna ini cenderung menampilkan warna biru muda yang cukup terang, mirip langit yang bersih di pagi hari. Dan lagi, terdapat efek dual-tone warna pada body belakang realme 7, warna sebelah kiri dengan space kecil cenderung glossy, dan sebelah kanan lebih matte.
Menariknya, ketika terkena paparan cahaya yang pas, akan muncul efek warna merah muda, jingga, dan merah yang muncul di sekujur tubuh realme 7.
Tapi, ada sedikit kekurangan pada body realme 7. Karena menggunakan bahan polycarbonate saja, bukan panel kaca ataupun glastic (perpaduan panel kaca dan polycarbonate), kami merasa kalau panel body belakang smartphone ini cukup tipis.

Hal itu kami ketahui ketika sedikit menekan bagian tengah bawah body belakang. Body tersebut terlihat menekuk, meski kembali lagi ke bentuk semula.
Untung saja, realme memberikan softcase secara gratis dalam paket pembelian. Pengguna bisa memanfaatkan softcase tersebut untuk memberikan keamanan yang lebih baik.
Bukan cuma warna saja yang berbeda, tapi juga bentuk dari frame kamera. Masih vertikal, tapi sedikit lebih besar dan elegan. Frame kamera ini menjadi tempat bagi empat kamera belakang, LED Flash, dan slogan “64MP AI Camera”.
Ke bagian bawah, terdapat jack audio 3,5 mm, mikrofon, port USB-C, dan speaker. Ke sisi kanan, ada tombol power yang bertugas juga sebagai sensor sidik jari dengan respon yang cepat. Sementara sisi kiri, ada tombol volume dan slot dual SIM + microSD.
Fitur yang ditunggu-tunggu oleh realme Fans, yaitu NFC kini sudah tersedia di realme 7. Sensor NFC terletak di body belakang atas ponsel, di mana pengguna dapat mengecek dan menambah saldo pada kartu elektronik ketika fitur tersebut diaktifkan dan kartu ditempelkan pada sensor.
Spesifikasi

Review realme 7 berlanjut ke bagian spesifikasi dan performa. Smartphone ini ditenagai oleh prosesor octa-core 2.05 GHz MediaTek Helio G95, dan menjadi seri pertama di dunia yang menggunakannya.
Prosesor tersebut merupakan suksesor dari MediaTek Helio G90T. Dibuat menggunakan proses fabrikasi 12nm, MediaTek Helio G95 diklaim punya kinerja bertenaga dengan efisiensi daya yang lebih baik.
Prosesor ini dikombinasikan dengan GPU Mali G76, RAM 8GB LPDDR4x, storage 128GB UFS 2.1, baterai berkapasitas 5,000 mAh dengan fast charging 30W Dart Charge, dan tentu saja NFC! Pertanyaannya, bagaimana dengan performa dari realme 7?
Seperti biasa, kami memanfaatkan tiga aplikasi, yakni AnTuTu Benchmark yang kami unduh via toko aplikasi bawaan realme, 3DMark, dan PCMark. Satu lagi, aplikasi Battery Log yang membantu kami mencatat log baterai ketika diuji. Berikut rinciannya:
AnTuTu Benchmark
Kami cukup takjub dengan perolehan skor AnTuTu dari realme 7. Spesifikasi mumpuni yang disematkan pada smartphone ini membuat realme 7 memperoleh skor 300 ribuan.

Berdasarkan mode Ranking di aplikasi AnTuTu, smartphone ini jauh lebih baik dibandingkan ponsel dengan prosesor MediaTek Helio G90T dengan selisih sekitar 12 ribuan poin.
3DMark
Sekarang ke 3DMark yang menjadi aplikasi benchmark untuk menguji kemampuan pemrosesan grafis atau GPU pada smartphone, dalam hal ini adalah GPU Mali G76.
Ada dua pengujian di sini, yakni Sling Shot dan Sling Shot Extreme di OpenGL ES 3.1 dan Vulkan. Berdasarkan aplikasi, realme 7 memperoleh skor 3.585 poin di Sling Shot.
Dengan skor tersebut, ponsel pintar terbaru realme ini lebih baik 85% dibandingkan smartphone yang pernah diuji oleh 3DMark.
Sedangkan untuk Sling Shot Extreme OpenGL ES 3.1, skornya mencapai 2.546 poin dan Vulkan mencapai 2.358 poin.
PCMark
PCMark merupakan aplikasi benchmark untuk mengetahui performa ponsel untuk kegiatan normal, seperti chatting, menampilkan persentasi, multi-tasking, dan lainnya. Berdasarkan pengujian, ponsel ini meraih skor 9.863 poin.

Skor ini menunjukkan, kalau realme 7 memang mumpuni untuk mendukung pengguna dalam menjalankan berbagai aktivitas digital, khususnya di tengah pandemi Covid-19 yang mengharuskan bekerja ataupun belajar secara online.
{Baca juga: Review Realme X50 Pro 5G: Performa Kencang, Main Game Maksimal}
Pengguna bisa menjalankan berbagai aplikasi secara bergantian, seperti Zoom, WhatsApp, dokumen, dan lainnya, tanpa khawatir lag ataupun gangguan lainnya.
Baterai
Baterai merupakan hal yang krusial, dan selalu ditanyakan oleh para konsumen sebelum membeli smartphone. “Berapa lama daya tahan baterainya?”, “Seberapa cepat ngecasnya?”, dan pertanyaan lain biasanya ditanyakan sebelum meminang ponsel idaman.
realme 7 ditenagai oleh baterai berkapasitas 5.000 mAh yang didukung oleh 30W Dart Charge dengan output maksimal 30W.
Untuk menguji kemampuan baterainya, kami melakukan dua pengujian berbeda, yakni PCMark Battery Life dan memutar video YouTube non stop di resolusi Full HD dengan mencatatnya via Battery Log.
Berdasarkan pengujian via PCMark Battery Life, realme 7 mencatatkan waktu 13 jam 6 menit dengan baterai tersisa 19 menit.

Pengujian berikutnya adalah memutar video YouTube di resolusi Full HD tanpa henti dan mencatatnya menggunakan Battery Log. Berdasarkan pengujian, baterai realme 7 bisa bertahan sampai 18,5 jam dengan baterai tersisa 5%.
Pencapaian ini membuktikan kalau realme 7 memiliki baterai yang tergolong awet. Mengapa demikian? Catatan waktu itu memperlihatkan screen on-time dari realme 7.
Screen on-time sendiri merujuk kepada baterai smartphone bertahan dalam kondisi layar aktif dalam sekali charge atau baterai penuh. Sementara untuk kecepatan charging, dibutuhkan waktu sekitar 1 jam 18 menit sampai baterai penuh 100% dari 5%.
Waktu tersebut tergolong kencang untuk sebuah baterai berkapasitas besar. Tidak perlu lagi menanti hingga berjam-jam untuk mengisi penuh baterai smartphone ini.
Gaming

“Bang, kalau dipake CODM bisa grafis tinggi gak?”, “Bang, PUBG Mobile lancar?”, dan pertanyaan soal game lainnya ketika kami mengulas sebuah ponsel, termasuk realme 7.
Smartphone ini ditenagai oleh prosesor kelas menengah ke atas yang dipersiapkan sebagai SoC gaming, yakni MediaTek Helio G95.
Prosesor ini sendiri dilengkapi dengan sistem pendingin Carbon Fiber yang dapat menurunkan suhu hingga 8,6%. Alhasil, performanya tetap terjaga meski digunakan untuk main game dengan grafis tinggi, dan banyak tugas lainnya.
Selain ditenagai oleh prosesor khusus gaming, realme 7 juga sudah didukung oleh fitur gaming bernama Game Space. Fitur ini dapat meningkatkan experience gaming dari pengguna.
Secara keseluruhan, main game di realme 7 memuaskan. Meski, ada sedikit hawa panas yang kami rasakan ketika main game dalam waktu yang cukup lama. But, itu tidak mengurangi pengalaman kami saat main game.
COD Mobile dan PUBG Mobile dapat dimainkan dengan lancar dan stabil di 58 – 60 FPS untuk COD Mobile dan 27 – 30 FPS untuk PUBG Mobile di pengaturan tertinggi.
COD Mobile bisa dimainkan di grafis Very High dengan frame rate High. Sementara PUBG Mobile, dapat kami mainkan di grafis dan frame rate High.
Kamera

Review realme 7 berlanjut ke bagian kamera. Smartphone ini menawarkan pengalaman fotografi yang cukup maksimal dengan pilihan lensa kamera yang beragam.
Total, ada lima kamera yang bisa dimanfaatkan pengguna untuk mengabadikan momen di berbagai kondisi dan skenario foto.
Konfigurasinya, satu kamera depan depan 16MP Ultra-clear dengan aperture f/2.0 yang didukung oleh teknologi berbasis artificial intelligence (AI). Sedangkan kamera belakang, realme menyematkan 64MP Quad Camera sebagai salah satu daya tarik utamanya.
Empat kamera tersebut punya konfigurasi, lensa utama 64MP dengan sensor Sony IMX682, kamera ultrawide 8MP dengan jangkauan 119°, kamera makro 2MP, dan kamera B&W Portrait 2MP.
Sama halnya dengan kamera depan, empat kamera belakang ini juga telah dibantu kualitasnya oleh teknologi berbasis AI. Bagaimana kualitasnya?
Kamera Utama
Kamera utama realme 7 secara default menangkap gambar di resolusi 16MP. Bukan karena lensa 64MP di ponsel ini gimmick, sob. Tapi, karena kamera tersebut mengusung mekanisme Quad Bayer 4-in-1 pixel binning. Apa itu?
Mekanisme tersebut adalah proses menggabungkan empat piksel menjadi satu piksel berukuran 1.6μm. Proses ini meningkatkan resolusi dan kualitas gambar dalam keadaan minim cahaya sehingga lebih kaya akan detil.
Mode default ini menyajikan foto dengan kualitas warna dan detail yang bagus. Apalagi, AI dan Auto HDR bermain di sini, sehingga foto pun memiliki detail yang kaya dan dynamic range yang luas.
Ada pula mode 64MP pada kamera smartphone ini. Tapi, mode tersebut lebih fokus ke bagian detail saja. Sebab, warna yang dihasilkan cenderung apa adanya, dan bahkan cenderung lebih pucat.
Kamera realme 7 juga cocok digunakan oleh para pengguna yang suka foto malam ataupun foto-foto di kondisi cahaya remang-remang. Lewat fitur Nightscape, kamera mampu menghasilkan foto malam dengan detail yang cukup tajam, warna yang tidak berlebihan, dan minim noise.
Apalagi, ada filter malam juga yang bisa dimanfaatkan untuk menangkap foto malam yang terlihat lebih dramatis. Ada tiga filter yang disediakan, yakni Cyberpunk, Flamingo, dan Modern Gold.
Ketiga filter malam ini tersedia dalam mode Nightscape. Menawarkan hasil tangkapan gambar malam hari dengan tone yang berbeda dan kekinian hanya dengan satu klik.
Di fitur foto malam juga, terdapat mode Starry. Nah, mode ini cocok bagi pengguna yang suka travelling atau naik gunung dan memotret langit dengan hamparan bintang.
Pasalnya, mode Starry akan menangkap foto ultra-long exposure dalam waktu sekitar 4 menit untuk mengambil foto langit dan berusaha untuk menangkap kecerahan bintang.
{Baca juga: Review Poco F2 Pro: Performa Gahar, Fitur Lebih Komplit}
Tapi, kami tidak merekomendasikan mengambil foto menggunakan mode ini di tengah-tengah kota ataupun tempat yang banyak kilauan lampu. Sebab, hasil foto malah cenderung sangat terang dan tidak terlihat bintang satupun pada foto.
Selain itu, siapkan juga tripod untuk menjaga ponsel tetap stabil dalam waktu sekitar 4 menitan. Berikut ini foto-foto yang diambil menggunakan kamera utama realme 7:
Kamera Ultrawide
Tidak seperti seri realme lain yang menugaskan kamera ultrawide sebagai lensa makro juga, lensa ultrawide di realme 7 cuma bisa mengambil kamera ultra lebar saja.
Dengan jangkauan 119°, kamera ultrawide realme 7 bisa mengambil foto yang luas dengan kualitas baik. Fotonya yang dihasilkan memiliki sedikit efek cekung di sudut foto, dan punya kualitas yang biasa saja dibandingkan lensa utama. Berikut foto-fotonya:
Kamera Makro
Lensa makro di realme 7 diperuntukkan untuk mengambil objek lebih dekat dengan jarak maksimal 4cm.
Kamera ini mampu berjenis fixed-focus, sehingga kami wajib menjaga kestabilan ponsel ketika mengambil gambar. Kami sarankan, gunakan juga tripod saat memotret untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal. Berikut hasil fotonya:
Kamera B&W Portrait
Kamera ini sebenarnya membantu kamera utama untuk dapat mengambil foto portrait ataupun bokeh. Foto yang dihasilkan sebenarnya punya kualitas yang bagus.
Pasalnya, ketika kami memfokuskan kepada objek utama, otomatis sistem kamera akan memberikan efek blur yang rapi di bagian background. Ada sedikit beberapa “kebocoran” di tepian objek utama, tapi masih bisa ditoleransi. Berikut fotonya:
Selfie
Kamera depan 16MP Ultra-clear pada realme 7 bisa dibilang mampu memuaskan para pengguna yang suka selfie. Foto yang dihasilkan memiliki tone warna yang bagus asalkan mengambil selfie di dalam ruangan dengan intensitas cahaya yang pas.
Sebab, ketika ber-selfie di luar ruangan dengan kondisi cahaya yang cukup berlebihan, hasil foto kerap over-brightness terutama di bagian background.
Kamera depan realme 7 juga bisa mengambil foto selfie bokeh, dan hasil blur-nya terbilang rapi.
AI pada kamera depan memang secara otomatis bisa memberikan sentuhan-sentuhan pada wajah, tapi tidak memberikan efek cantik yang terlalu berlebihan alias tetap natural.
Kamera depan realme 7 pun mampu memberikan tone warna dan detail yang baik pada objek di sekitar wajah pengguna, termasuk gemerlap lampu saat berselfie ria. Berikut foto-fotonya:
Video
realme 7 mampu merekam video 4K @30 FPS, Full HD @60 FPS, dan HD @60 FPS. Ponsel ini tidak didukung oleh adanya EIS (Electronic Image Stabilization) ataupun OIS (Optical Image Stabilization), melainkan fitur bernama UIS atau Ultra Image Stabilization.
Ada tiga mode stabilisasi di realme 7, yakni tanpa UIS, UIS mode standar dan UIS Max. Saat merekam tanpa menggunakan UIS, kami dapat dengan merekam video sambil memperbesar gambar hingga 5 kali.
Namun, saat menggunakan UIS standar, perekaman hanya menggunakan lensa utama saja dengan hasil yang telah di-cropping. Sedangkan saat UIS Max diaktifkan, perekaman video akan menggunakan lensa ultrawide yang juga telah melalui hasil crop.
Video tanpa UIS sebenarnya terbilang bagus, meski kurang stabil apabila merekam sambil berjalan apalagi berlari.
Mode UIS standar dan Max pun masih bagus, meski gambarnya telah dipotong terlebih dahulu. Tapi, mode tersebut menyuguhkan hasil dengan detail yang berkualitas. Berikut hasil videonya:
Video tanpa UIS
Video dengan UIS
Video dengan UIS Max
Kesimpulan

Review realme 7 kami tutup dengan kesimpulan. Di awal, kami sebut kalau realme 7 memiliki peningkatan yang signifikan dibandingkan seri sebelumnya, realme 6.
Hal ini memang terbukti ketika kami melakukan serangkaian pengujian dan menggunakannya sebagai daily driver. Perusahaan itu telah menyempurnakan realme 7 dengan mendengarkan berbagai masukan dari para reviewer, konsumen, sampai realme fans.
Sudah lama para pengguna realme, termasuk para penggemar menginginkan agar realme “keluar dari zona nyaman” saat mendesain sebuah ponsel kelas menengah.
Di sini, realme telah mengikuti masukan tersebut dengan menghadirkan desain yang berbeda di bagian belakang smartphone.
Sudah sejak lama juga pengguna meminta untuk menghadirkan NFC di seri menengah. Permintaan itu dikabulkan pada seri realme 7.
Di samping itu, realme 7 telah dilengkapi dengan spesifikasi mumpuni apalagi dengan adanya prosesor MediaTek Helio G95. Sektor kamera pun patut untuk diapresiasi berkat foto dan video yang dihasilkan punya kualitas yang cukup baik. (MF)
Kelebihan
+ Layar mendukung refresh rate 90Hz dan sampling rate 180Hz
+ Layar mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland + Fitur layar untuk memberikan keamanan dan kenyamaman terhadap mata
+ Desain body belakang lebih beda + Warna elegan
+ Pertama dengan MediaTek Helio G95
+ Performa meningkat signifikan dari seri sebelumnya
+ Ada NFC
+ Baterai tahan lama dan proses charging cepat
+ Kamera 64MP berkualitas + Fitur Nightscape hasilkan foto malam yang bagus
+ Ada fitur UIS
Kekurangan
– Panel body belakang cenderung tipis dan ringkih
TELSET RATING: 8.5/10
| SPESIFIKASI REALME 7 | |
|---|---|
| NETWORK | |
| Technology | GSM / HSPA / LTE |
| 2G bands | GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 – SIM 1 & SIM 2 |
| 3G bands | HSDPA 850 / 900 / 2100 |
| 4G bands | 1, 3, 5, 8, 38, 40, 41 |
| Speed | HSPA 42.2/5.76 Mbps, LTE-A |
| LAUNCH | |
| Announced | 2020, September 03 |
| Status | Coming soon. Exp. release 2020, September 10 |
| BODY | |
| Dimensions | 162.3 x 75.4 x 9.4 mm (6.39 x 2.97 x 0.37 in) |
| Weight | 196.5 g (6.95 oz) |
| Build | |
| SIM | Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by) |
| Colors | Mist Blue, Mist White |
| DISPLAY | |
| Type | IPS LCD capacitive touchscreen, 16M colors |
| Size | 6.5 inches, 102.0 cm2 (~83.4% screen-to-body ratio) |
| Resolution | 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~405 ppi density) |
| Protection | Corning Gorilla Glass 3 |
| 90Hz refresh rate 480 nits typ. brightness (advertised) | |
| PLATFORM | |
| OS | Android 10, Realme UI |
| Chipset | Mediatek Helio G95 (12 nm) |
| CPU | Octa-core (2×2.05 GHz Cortex-A76 & 6×2.0 GHz Cortex-A55) |
| GPU | Mali-G76 MC4 |
| MEMORY | |
| Card slot | microSDXC (dedicated slot) |
| RAM | 6/8 GB |
| Internal | 64GB 6GB RAM, 128GB 8GB RAM |
| MAIN CAMERA | |
| Sensors | 64 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.73″, 0.8µm, PDAF 8 MP, f/2.3, 119˚, 16mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm 2 MP, f/2.4, (macro) 2 MP, f/2.4, (depth) |
| Features | LED flash, HDR, panorama |
| Video | 4K@30fps, 1080p@30/60fps, gyro-EIS |
| SELFIE CAMERA | |
| Sensors | 16 MP, f/2.1, 26mm (wide), 1/3.1″, 1.0µm |
| Features | HDR |
| Video | 1080p@30/120fps |
| SOUND | |
| SOUND | |
| CONNECTIVITY | |
| WLAN | Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot |
| Bluetooth | 5.0, A2DP, LE |
| GPS | Yes, with A-GPS, GLONASS, BDS |
| NFC | |
| Radio | Unspecified |
| USB | 2.0, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go |
| FEATURES | |
| Sensors | Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass |
| Other | |
| BATTERY | |
| Type | Li-Po |
| Size | 5000mAh |
| Li-Po 5000 mAh, non-removable | |


























