Telset.id ā Samsung terus memperluas line up smartphone Sobat Anti Lowbat mereka yaitu Galaxy M series. Di tahun ini, setelah merilis Samsung Galaxy M31 dan M21, Samsung juga kembali merilis Galaxy M11 yang merupakan smartphone entry level dengan kapasitas baterai besar.
Kali ini Tim Telset.id telah kedatangan unit review smartphone Samsung Galaxy M11. Seperti apa kemampuan keseluruhan dari smartphone ini simak review Samsung Galaxy M11 berikut ini.
Desain
Samsung Galaxy M11 terlihat membawa desain yang lebih simpel ketimbang dua seri diatasnya yaitu Galaxy M21 dan Galaxy M31. Galaxy M11 membawa material body polycarbonate dengan finishing berwarna mate.
Untuk perangkat review yang kami uji ini yaitu berwarna hitam. Pilihan warna lainnya yang tersedia yaitu Biru metalic. Untuk tampilannya memang terlihat sangat simple. Tetapi material body yang digunakan cukup padat dan berbobot, sehingga terasa kokoh di genggaman.
Meski warna dan bodinya terlihat sederhana, namun finishing mate pada back cover justru memberikan grip lebih baik saat digenggam. Galaxy M11 justru memiliki ukuran yang sama dengan Galaxy M21, dimana ukuran layarnya yaitu sebesar 6,4 inci. Untuk dimensi keseluruhan perangkat ini yaitu 161.4 x 76.3 x 9 mm. Sementara bobotnya yaitu sebesar 197g.
Samsung Galaxy M11 hadir dengan layar berjensi TFT PLS dengan desain Infinity-O, dengan ukuran 6,4 inci. Resolusi layarnya berada pada kualitas HD+.
Pada panel bagian, layar Galaxy M11 memiliki lubang punch hole yang juga terletak di sudut kiri atas. Galaxy M11 memiliki tombol power dan volume di sisi kanan, sementara di sisi kiri juga terdapat tray SIMCard.
Posisi port di bagian bawah sedikit berbeda dibandingkan dengan Galaxy M21. Di sisi bagian bawah, Galaxy M11 hanya menyematkan port USB Type C, Microphone dan Grill Speaker.
Sementara lubang jack 3,5mm diletakan di bagian atas juga dengan microphone sekunder. Menariknya, meskipun smartphone ini termasuk kategori entry level, namun sudah dibekali dengan port USB Type C.
Di bagian belakang terdapat tiga buah sensor kamera yang bersusun secara vertikal. Uniknya, modul kamera tidak terlihat menonjol seperti kebanyakan smartphone saat ini. Meskipun juga agak riskan untuk tergores saat diletakan dipermukaan datar. Kamera Galaxy M11 dilengkapi dengan lampu LED flash.
Modul fingerprint juga masih terpampang di bagian belakang perangkat. Bentuknya oval, yang juga masih mirip dengan Galaxy M21. Tak banyak lagi yang bisa dibahas soal desain Galaxy M11, karena wujudnya memang terlihat sederhana.

Pada paket penjualannya, Galaxy M11 hanya menyediakan adaptor charger, kabel USB Type C, SIM ejector, dan buku panduan serta kartu garansi.
HALAMAN BERIKUTNYA ā
Spesifikasi
Samsung menyematkan chipset Snapdragon 450 pada perangkat Galaxy M11 yang diklaim mampu mendorong kinerja smartphone lebih cepat dan bertenaga untuk berbagai aktivitas mobile.
Mulai dari meningkatkan hasil kualitas konten foto dan video, hingga membantu dalam mengoptimalkan penggunaan baterai secara efektif dan efisien.
Namun seperti yang kita ketahui, Snapdragon 450 sendiri bisa dibilang adalah chipset lawas karena sudah diluncurkan sejak 3 tahun lalu. Chipset ini terkenal memiliki performa yang terbilang standar, namun memiliki efisiensi daya yang baik.
Kinerja prosesor ini akan ditopang dengan RAM 3GB dengan memori internal 32 GB yang bisa di tambah melalui slot memory card eksternal hingga 512GB.
Untuk sistem operasinya, Galaxy M11 sudah menjalankan Android 10 dan dilapisi dengan user interface terbaru Samsung One UI 2.1. Beberapa fitur yang tersedia mulai dari Dark Mode, Game Launcher, Dolby Atmos hingga Samsung Pay telah tersedia di smartphone ini.
Namun untuk Always On Display memang tidak tersedia karena perangkat ini belum menggunakan panel berjenis AMOLED.
Sedangkan untuk konektivitasnya, tentunya smartphone ini juga mendukung jaringan 4GLTE, WiFi Dual Band 2,4GHz/5GHz, Bluetooth 5.0, GPS-GLONASS-BDS, dan FM Radio.
Untuk sensornya, Galaxy M11 hanya dilengkapi dengan sensor seperti accelerometer, proximity, dan compass. Sayangnya perangkat ini tidak dibekali dengan sensor Gyroscope.
Performa
Seperti biasa untuk review Samsung Galaxy M11 ini kami tentunya juga melakukan pengujian performa dengan menggunakan aplikasi benchmark. Tiga aplikasi benchmark yang biasa kami gunakan yaitu AnTuTu, 3DMark dan PCMark.
Ketiga aplikasi ini mewakili aspek performa yang ditawarkan oleh perangkat smartphone, baik dari CPU maupun GPU.
AnTuTu 8
AnTuTu 8 memberikan simulasi performa smartphone dari empat aspek antara lain CPU, GPU, RAM dan juga User Experience.
Pada pengujian menggunakan AnTuTu 8, Galaxy M11 hanya menampilkan angka sebesar 88 ribu. Angka ini tentu jauh berbeda dengan Galaxy M11 yang bisa mencapai skor sekitar 180ribu dengan Exynos 9611.
Namun mengingat chipset yang digunakan yaitu Snapdragon 450 memang masih tergolong entry level, angka ini juga terbilang standar. Sayangnya skor tersebut juga masih kalah dengan Snapdragon 439 yang memiliki skor AnTuTu sekitar 90ribu yang digunakan pada smartphone dengan harga sekelas.
3DMark Sling Shot
3DMark adalah aplikasi benchmarking yang digunakan untuk menguji kinerja grafis (GPU) pada perangkat smartphone. Disini kami menggunakan simulasi Sling Shot untuk membandingkan performa grafis Galaxy M11.Ā
PCMark 2.0
PCMark 2.0 adalah aplikasi benchmarking yang akan menampilkan skor untuk mewakili kinerja smartphone dalam penggunaan sehari-hari. Seperti misalnya browsing, edit foto dan video, texting, serta juga penghitungan.
Baterai
Kemampuan baterai memang dari awal menjadi fitur yang paling ditonjolkan untuk seri Galaxy M, termasuk juga Galaxy M11. Dibandingkan dengan versi sebelumnya yaitu Galaxy M10, Galaxy M11 membawa kapasitas baterai yang lebih besar yaitu 6000mAh. Lalu bagaimana kemampuan daya tahan baterai Galaxy M11 ini?
Untuk review Samsung Galaxy M11 ini, kami mengujinya dengan melakukan pemutaran video secara looping mulai dari baterai penuh hingga kosong. Hasilnya smartphone ini bisa bertahan selama 17 Jam.
Angka ini tentunya menunjukan kalau kemampuan baterai dari Galaxy M11 ini standar untuk kapasitas baterainya yang besar. Dengan kapasitas baterai serupa pada smartphone lain bisa mencapai sekitar 20 jam.
Akan tetapi untuk pengisian dayanya memang tidak sehebat itu. Meskipun Galaxy M11 sudah dibekali dengan pengisian daya 15W, tetapi kapasitas baterai 5000mAh yang diusungnya terlalu besar untuk dapat diisi dengan cepat. Alhasil, pengisian daya memakan waktu sekitar 3 Jam.
Gaming
Untuk review Samsung Galaxy M11, kami juga menjajal smartphone untuk kebutuhan gaming. Akan tetapi mengingat smartphone ini bukanlah smartphone kelas menengah keatas, maka kami hanya mencoba mengujinya dengan bermain game ringan dan menengah.
Untuk game ringan yang kami coba disini yaitu Mario Kart. Game ini memiliki grafis yang terlihat cukup baik, namun tetap ringan dijalankan. Galaxy M11 rupanya benar-benar dapat menjalankan game tersebut dengan sangat baik dan tanpa mengalami hambatan yang berarti.

Sementara untuk game dengan grafis menengah yang kami uji yaitu COD Mobile. Galaxy M11 dapat menjalankan CoD Mobile dengan setting grafis medium, namun untuk kenyamanan saat bermain tanpa diganggu lag, kamu bisa menjalankannya di pengaturan rendah. dan masih cukup nyaman digunakan.
COD Mobile sendiri memang memiliki optimalisasi yang sangat baik, sehingga masih dapat dijalankan dismartphone entry level sekalipun.
Tetapi secara keseluruhan untuk kemapuan gaming Galaxy M11 memang hanya bisa menjalankan game-game ringan, dengan spesifikasinya yang memang tidak tinggi.
HALAMAN BERIKUTNYA ā
Kamera
Beralih ke fitur kamera di Galaxy M11, smartphone ini memiliki kamera utama dengan triple sensor. Yaitu sensor utama 13MP f/1.8, kemudian sensor ultrawide 5MP F/2.4 dan Depth Sensor 2MP F/2.4.
Memang, Samsung tidak menjanjikan banyak untuk fitur kamera di Galaxy M11 ini. Tapi ada sensor ultrawide saja, bagi kami sudah lumayan baik. Paling tidak pengguna bisa mengabadikan momen dengan angle lebih luas saat berfoto.

Untuk kualitas kamera utamanya, masih terbilang standar. Hasil foto terlihat baik saat di kondisi terang, atau di luar ruangan. Sementara untuk kondisi gelap, detail masih terasa kurang.
Dan yang cukup disayangkan juga adalah saturasi warna yang masih terlihat pucat. Hal tersebut dikarenakan white balance yang masih kurang pas jika menggunakan pengaturan auto. Sementara jika menggunakan mode Pro, kita bisa mendapatkan hasil yang lebih baik.
Auto fokus kamera juga terasa lambat. Terutama saat dikondisi cahaya yang tidak terlalu terang. Sehingga sering kali objek masih terlihat blur saat di foto. Pengguna perlu memastikan auto fokus telah terkunci dengan baik sebelum mengambil gambar.
Namun demikian untuk fitur HDR di Galaxy M11 masih tergolong memuaskan. Dengan mengaktifkan HDR, kita bisa mengabadikan foto dengan kontras cahaya, dan warna yang lebih baik.
Untuk foto bokeh atau potrait menggunakan fitur Live Focus, smartphone ini masih tergolong sangat memuaskan. Kamera mampu memberikan tracing yang baik pada area fokus pada objek yang ada di depan dan blur di bagian belakang.
Tak banyak fitur yang ditawarkan untuk kamera belakang Galaxy M11 ini. Jika kalian bertanya apakah Galaxy M11 punya fitur Night Mode, maka sayang sekali jawabannya adalah tidak.
Berikut foto-foto menggunakan kamera utama Galaxy M11.
Untuk kamera ultrawidenya juga masih tergolong standar. Apalagi sensor yang digunakan juga hanya berukuran 5MP. Dan juga untuk sensor ultra-wide ini masih menggunakan Fix Focused, sehingga kita tidak bisa mengatur fokus saat memoto menggunakan kamera ultrawide tersebut.
Untuk perekaman video, smartphone ini bisa merekam dengan kualitas maksimal yaitu 1080p/30FPS. Belum ada fitur SuperSteady seperti di Galaxy M21, akan tetapi smartphone ini sudah dibekali dengan GyroEIS. Meskipun kemampuannya dalam mengkompensasi getaran masih tergolong standar.

Sementara untuk kamera selfienya, yaitu dengan sensor 8MP F/2.0, kualitasnya juga masih tergolong standar , sama seperti kamera belakangnya. Dimana untuk kondisi terang, foto yang dihasilkan akan terlihat baik. Sementara untuk kondisi gelap akan terasa noise dan juga kurang detail.
Akan tetapi untuk menu kamera selfie, disini Samsung menyediakan dua opsi angle dengan menggunakan satu sensor kamera. Sehingga pengguna bisa mengambil gambar dengan angle yang lebih luas.
HALAMAN BERIKUTNYA ā
Kesimpulan

Dari keseluruhan pengujian review kali ini, cukup jelas kalau Samsung meningkatkan kemampuan baterai dari Galaxy 10 ke Galaxy M11. Akan tetapi peningkatan tidak dirasakan di aspek lain seperti performa dan juga kamera.
Ini membuat Galaxy M11 memiliki jenjang yang terlalu jauh dari seri di atasnya. Seperti misalnya dengan Galaxy M21, yang terlihat banyak bawa peningkatan dengan performa chipset kenceng, triple camera 48MP serta baterai yang besar. Sementara harga keduanya hanya terpaut Rp 1 juta.
Dibandingkan dengan smartphone di harga Rp 2 juta lain pun, nampaknya Galaxy M11 akan sulit bersaing. Galaxy M11 dipasarkan dengan harga Rp 2.099.000. Jika Samsung mau menurunkan harganya lebih rendah, mungkin akan terlihat lebih menarik.
Kelebihan:
+ Layar Besar 6,4 inci, Visibilitas baik
+ Desain kekinian dengan Punch Hole
+ Body kokoh
+ Baterai Besar 5000mAh
+ Kualitas audio bagus
+ Konektor USB Type C
+ Fingerprint & Face Unlocked
+ Samsung Pay
Kekurangan:
ā Performa standar
ā Chipset lawas
ā Kualitas kamera standar
ā Minim fitur
ā Sensor minim, tidak ada Gyro sensor
TELSET RATING: 6.5/10
| Nama Produk | Samsung Galaxy M11 |
| Layar | TFT PLS inci 6,4 inci HD+ |
| SoC/Prosesor | Snapdragon 450 Octa Core 1.8GHz Cortex A53 |
| GPU | Adreno 506 |
| RAM | 3 GB |
| Internal Storage | 32GB bisa diperluas micro SD hingga 512 GB (dedicated slot) |
| Kamera | 13 MP, f/1.8, (wide) 5 MP, f/2.2, (ultrawide) 2 MP, f/2.4, (depth) |
| Baterai | 5.000 mAh |
| Charger | 15W Fast Charge |
| Konektifitas | Dual SIM (Nano), 4G, Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Bluetooth 5.0 |
| Sistem Operasi | Android 10, Samsung One UI 2.0 |
| Varian Warna | Biru, Hitam |
| Harga | Rp 2.099.000 |


























