Samsung Galaxy Tab S4

Review Samsung Galaxy Tab S3: Tablet Serba Bisa

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:7 Februari 2019
ā±ļø8 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Beberapa waktu lalu Samsung resmi merilis tablet premium serba bisa mereka yakni Samsung Galaxy Tab S3. Tablet yang diklaim cocok digunakan untuk pengguna yang mengedepankan produktivitas dimanapun dan kapanpun itu dilepas dengan harga yang cukup mahal yakni Rp 9,9 jutaan.

Tergolong mahal memang untuk sebuah tablet sehingga membuat kita untuk ā€œberpikir dua kaliā€ sebelum membelinya atau mempertimbangkan untuk membeli laptop dengan spesifikasi mumpuni dengan harga yang setara.

Namun menurut Denny Galant, IT & Mobile Product Marketing Head Samsung Electronics Indonesia, Samsung Galaxy Tab S3 memiliki keunggulan khususnya dalam segi mobilitas seperti sedang melakukan perjalanan atau sedang melakukan aktivitas lainnya secara cepat. Well, benarkah?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, untuk itu Tim Telset.id mengulas tablet premium ini secara lengkap lewat review Samsung Galaxy Tab S3 berikut ini. Tak usah berlama-lama, yuk kita mulai di halaman selanjutnya!

Desain

Samsung Galaxy Tab S3 memiliki ukuran yang besar namun terbilang cukup tipis. Ukuran dimensi dari tablet high-end ini 9,34 x 6,65 x 0,24 inch dengan berat mencapai 434 gram. Body Galaxy Tab S3 boleh dibilang mirip seperti jajaran seri Samsung Galaxy S terkini karena terbuat dari bahan dasar kaca yang mampu membuat Tab S3 terlihat elegan dan premium.

Namun sayang, karena terbuat dari bahan kaca, body Tab S3 pun bisa cepat terlihat kotor karena banyaknya sidik jari yang menempel sehingga kami sarankan bagi pemilik Tab S3 untuk menyiapkan lap halus atau tissue untuk membersihkan jejak-jejak sidik jari yang menempel. Ada opsi lainnya untuk mencegah sidik jari penggunanya menempel yakni dengan membeli case pelindung bagi tablet ini.

Selintas, desain Samsung Galaxy Tab S3 mirip seperti pendahulunya, Samsung Galaxy Tab S2. Di bagian depannya, terdapat tombol Home yang juga bertugas sebagai sensor sidik jari yang diapit oleh dua tombol kapasitif yakni tombol Recent Apps dan juga Back. Sedangkan di bagian depannya, terdapat logo Samsung yang disandingkan dengan kamera depan dan juga sensor proximity.

Pindah ke bagian belakangnya, seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, body belakang inilah yang membuat tablet ini tampak elegan dan juga premium. Namun sayangnya, body ini juga bisa jadi tempat yang ā€œpaling kotorā€ karena mudahnya sidik jari menempel di atasnya.

Di bagian ini meski terlihat elegan, namun hanya terdapat beberapa ornamen saja sehingga boleh juga dibilang sederhana. Hal itu karena hanya terdapat kamera dan LED Flash saja di bagian atas serta logo Samsung tepat di bawahnya.

Sedangkan untuk sisi atas, terdapat duaĀ speaker dari AKG by Harman yang ditempatkan di pojok kiri dan juga kanan pada bagian ini. Sama halnya dengan bagian atas, di bagian bawah pun terdapat duaĀ speaker tambahan lagi sertaĀ port USB-C dan jugaĀ jack audio 3,5mm.

Sekarang ke sisi kanan. Di sisi ini, terdapat tombol Power dan tombol Volume di bagian atasnya. Sementara itu untuk slot kartu SIM dan microSD berada di bagian bawah yang tergabung dalam satu slot.

Sementara di sisi kiri, terdapat konektor yang mampu menghubungkan Samsung Galaxy Tab S3 dengan keyboard wireless dari Pogo. Dengan memasangkannya langsung ke keyboard tersebut, barulah kita mendapatkan sensasi maksimal menggunakan Galaxy Tab S3.

Secara keseluruhan, desain Samsung Galaxy Tab S3 memang terlihat elegan, sederhana tapi juga premium berkat bahan dasar kaca yang digunakannya. Namun pengguna Tab S3 juga diwajibkan untuk menjaga baik-baik tablet ini entah itu dari cetakkan sidik jari atau menjaganya agar tidak jatuh karena boleh dibilang, dengan digunakannya bahan kaca, membuat tablet ini lebih rentan pecah meskipun sudah dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 4.

Layar

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Tablet ini membawa layar berukuran besar, tepatnya 9,7 inch dengan resolusi QXGA (1536 x 2048 piksel). Layar berjenis Super AMOLED ini juga dilapisi oleh Corning Gorilla Glass 4 sehingga Anda tak perlu khawatir layar tablet tersebut tergores oleh kunci, atau benda sejenis lainnya ketika menyimpannya di dalam tas atau ransel.

Berbicara soal kualitas layar, Samsung Galaxy Tab S3 memiliki layar yang patut untuk diacungi jempol. Bagaimana tidak, ketika kami mencobanya untuk dipakai bekerja seperti mengetik menggunakan Microsoft Word, atau membuat bahan presentasi menggunakan Microsoft Power Point, layar Tab S3 masih membuat nyaman mata kita untuk menatapnya beberapa jam tanpa membuat mata kita ā€œpegalā€.

Sama halnya ketika kami mencoba untuk bermain game hingga menonton film hasil download atau streaming di YouTube, layar Tab S3 memberikan pengalaman yang memuaskan bagi mata kita berkat layarnya yang besar dan juga berkualitas.

Satu lagi, kita tak perlu repot-repot mengatur intensitas cahaya, biarkan saja sistem yang mengaturnya secara otomatis utnuk membuat mata kita sebagai penggunanya nyaman saat memandangnya berlama-lama sesuai kondisi cahaya entah itu ketika di dalam ruangan atau di luar ruangan. Good job Samsung!

Suara

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Kita berbicara spesifikasi suaranya dulu nih. Samsung Galaxy Tab S3 membawa quad-speaker dari AKG by Harman. Namanya juga sudah ā€œquadā€, tentu terdapat empat speaker pada Galaxy Tab S3. Hasilnya? Membanggakan!

Saat kami mencoba mendengarkan lagu Supremacy dari Muse menggunakan aplikasi Spotify dengan volume standar atau normal, suar yang dikeluarkan tidak pecah dan juga enak untuk didengar. Sedangkan ketika volume-nya dimaksimalkan, suaranya masih cukup enak didengar, meski di beberapa nada tinggi, suara yang dikeluarkan terbilang sangat lantang dan agak pecah.

Tak cukup, kami pun mencoba memutar film Inferno menggunakan tablet ini. Hasilnya pun hampir sama seperti ketika kami mendegarkan lagu. Suara serta tampilan pada layar Samsung Galaxy Tab S3 seolah memanjakan dua panca indera kita.

Meski memiliki speaker yang berkualitas, namun jika Anda masih mementingkan ā€œprivasiā€, sebaiknya gunakan saja earphone yang telah disediakan oleh Samsung dalam paket pembelian atau gunakan earphone lainnya yang menurut Anda akan cocok digunakan pada Samsung Galaxy Tab S3.

Kamera

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Pada tablet flagship milik Samsung tersebut, terdapat kamera utama beresolusi 13MP yang mampu merekam video yang memiliki kualitas hingga UHD (3840 x 2160 piksel). Sedangkan kamera depannya hanya beresolusi 5MP saja yang bisa merekam video dengan maksimal kualitas Full HD (1920 x 1080 piksel).

Untuk ranah tablet sebenarnya sisi kamera kurang terlalu menjadi fokus utama karena hasilnya pun akan biasa-biasa saja. Terbukti dengan hasil kamera Samsung Galaxy Tab S3 yang boleh dibilang cenderung biasa saja meski memberikan hasil gambar dengan komposisi warna yang tidak terlalu berlebihan.

Mirip seperti smartphone dengan ā€œkamera standarā€, kamera Tab S3 memang memiliki kemampuan untuk mengambil gambar pada kondisi kekurangan cahaya atau redup, namun hasil gambarnya akan terdapat banyak noise yang akan mengurangi kualitas foto.

Sama halnya dengan kamera depan, meski hasilnya tidak terlalu buruk, namun jika Anda mengambil foto selfie denga layar ā€œsebesar iniā€ maka cukup terlihat weird. Kami sarankan untuk memanfaatkan kamera depan Tab S3 untuk melakukan video call atau video conference demi urusan pekerjaan.

Penasaran seperti apa hasilnya? Berikut kami berikan beberapa hasil foto yang diambil menggunakan kamera Tab S3:

Kinerja

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Samsung Galaxy Tab S3 disematkan prosesor quad-core Snapdragon 2.15GHz dengan chipset Qualcomm Snapdragon 820, RAM 4GB, ROM 32GB yang bisa diperluas hingga 256GB menggunakan microSD, baterai berukuran besar 6,000 mAh yang sudah mendukung fitur Fast Charging dan sudah berjalan di atas Android 7.0 Nougat.

Dengan spesifikasi seperti itu, tentu saja penggunanya dapat menjalankan berbagai aplikasi atau game dari yang ringan hingga berat dan bahkan menjalankan lebih dari satu aplikasi dengan cukup lancar.

Bukan omongan belaka, kami membuktikannya dengan menjalankan aplikasi Microsoft Word untuk mengetik bahan pekerjaan yang sudah masuk waktu deadline sambil menjalankan aplikasi YouTube untuk menemani pekerjaan. Berkat fitur Split Screen yang terdapat di dalamnya, kita bisa menjalankan dua aplikasi tersebut secara bersamaan dan juga dengan lancar tanpa adanya lag.

Untuk bekerja Samsung Galaxy Tab S3 memang jagoannya. Lantas bagaimana ketika digunakan untuk bermain game? Ketika kami mencoba bermain game The Sims Freeplay, The Sims City, Real Racing 3 dan Riptide GP2, keempat game yang tergolong berat dan berkualitas gambar yang detail tersebut berhasil dijalankannya dengan sangat baik tanpa adanya lag.

Karena tak ingin ribet, kamipun mencoba sensasi bermain game sambil memasangkan Tab S3 dengan keyboard wireless-nya. Hasilnya, game Riptide GP2 pun bisa dikontrol menggunakan keyboard tersebut, serasa seperti bermain game menggunakan laptop. Namun sayang, game Real Racing 3 sama sekali tidak dapat dikontrol menggunakan keyboard wireless, padahal akan sangat seru jika bisa mengontrolnya menggunakan keyboard.

Belum puas, kamipun mencoba mengujinya kembali menggunakan aplikasi benchmark, AnTuTu benchmark. Hasilnya Samsung Galaxy Tab S3 berhasil mencatatkan skor 142.260 poin. Menakjubkan untuk sekelas tablet karena ketika kami melihat bagian ranking di AnTuTu, Tab S3 bisa mengalahkan perolehan AnTuTu dari Xiaomi Mi 5s dan terpaut beberapa poin saja dari OnePlus 3.

S-Pen

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

S-Pen boleh dibilang menjadi salah satu kemampuan utama dari Samsung Galaxy Tab S3. Bagaimana tidak? ā€œKaidahā€ sebenarnya dari tablet ini hampir semuanya bisa dilakukan menggunakan S-Pen. Misalnya saja menulis catatan, ingat menulis catatan berbeda sangatlah berbeda dengan mengetik catatan.

Nah di Tab S3, kita bisa menulis catatan dengan mudah berkat layarnya yang besar. Tak cuma berkat layarnya saja yang besar, tingkat presisi dari S-Pen juga patut untuk diacungi jempol. Yang unik, kita juga bisa menulis catatan ketika layar Tab S3 mati.

Selain menulis catatan, pengguna Tab S3 yang senang menggambar atau melukis pun bisa memanfaatkan tablet ini sebagai kanvas digital. Terdapat banyak media lukis dan warna yang bisa dimanfaatkan oleh para penggunanya.

Terlepas dari dua hal tersebut, ada fitur lain yang juga cukup menarik yakni Smart Select. Dengan menggunakan fitur tersebut, pengguna Tab S3 bisa mengambil screenshot dari konten atau apapun yang tampil di layar tablet. Tak hanya itu, ketika pengguna membuka YouTube atau situs streaming lainnya, mereka bisa membuat animasi GIF dari video tersebut menggunakan fitur ini. Menarik bukan?

Tapi sayang, meski terbilang canggih, menurut kami S-Pen di Samsung Galaxy Tab S3 rentan akan hilang. Kenapa? Berbeda dengan seri smartphone atau tablet Samsung lainnya yang memiliki S-Pen yang bisa menyimpan pulpen canggih itu di dalam body, Tab S3 memiliki S-Pen berukuran besar dan tidak dimungkinkan untuk dimasukkan ke dalam body.

Karenanya, kami sarankan untuk hati-hati ketika menyimpan S-Pen dari Tab S3 kecuali Anda memiliki keyboard wireless dari Pogo, karena keyboard tersebut memiliki tempat tambahan yang bisa menjadi tempat penyimpanan S-Pen.

Kesimpulan

Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Meski dipatok dengan harga yang mahal dan membuat kita berpikir ā€œlebih baik membeli laptop dengan harga yang sama dibandingkan membeli tablet sajaā€, namun menurut kami Samsung Galaxy Tab S3 merupakan tablet yang serba bisa. Asalkan dengan satu syarat, yakni menggunakan keyboard wireless yang nyatanya dijual secara terpisah dengan harga Rp 1,49 jutaan yang bisa didapatkan di Samsung Experience Store.

Secara overall, sebenarnya Samsung Galaxy Tab S3 merupakan gadget yang mumpuni. Meski menurut kami harganya agak agak mahal, jika dilihat dari fungsionalitasnya. Karena sebenarnya beberapa pekerjaan yang dilakukan di Tab S3, sekarang sudah bisa juga dilakukan dengan cukup baik dengan menggunakanĀ smartphone berukuran layar 5,5 inch ke atas.Ā Well, semuanya sebenarnya tergantung dengan kebutuhan dan selera Anda. (FHP/HBS)