blackberry mercury

Smartphone Android BlackBerry Mercury dalam Pengerjaan

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:12 November 2016
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – CEO BlackBerry, John Chen mengonfirmasikan bahwa perusahaannya kini sedang mengerjakan smartphone yang memiliki keyboard fisik. Hal itu berarti BlackBerry kembali ke ā€œjalan yang benarā€ untuk segi desain mereka karena pada perangkat terbaru (DTEK50 dan DTEK60) yang mereka keluarkan, tombol QWERTY fisik dihilangkan atauĀ full-touchscreen.

[Baca juga:Ā BlackBerry Rilis Smartphone Android Terbaru ā€˜DTEK60’]

Meski Chen tidak menyebutkan informasi lebih lanjut mengenai desain yang nantinya diterapkan oleh BlackBerry apakah akan berbentukĀ candybar atauĀ slider seperti Priv, namun muncul kabar bahwa nantinya smartphone terbaru ini akan memiliki desain klasik dari BlackBerry.

BlackBerry Mercury

Kabarnya juga, nama kode dari smartphone ini adalah Mercury yang kemungkinan akan berwujud seperti gambar di atas. Nantinya, BlackBerry Mercury ini akan mengusung layarĀ touchscreen Full HD berukuran 4.5 inch dengan aspek rasio 3:2.

Mercury juga memiliki prosesor Octa-core 2 GHz dari Qualcomm, RAM 3GB, memori internal 32GB dan baterai berkapasitas 3,400mAh. Meski kabarnya akan mengusung desain klasik dari BlackBerry, namun BlackBerry sepertinya telah melupakan OS milik mereka sendiri, karena BlackBerry Mercury akan berjalan pada versi Android 7.0 Nougat.

[Baca juga: Blackberry Mercury Menampakkan Diri dengan Android Nougat]

Smartphone yang sudah memiliki kamera belakang berukuran 18MP dan kamera depan 8MP ini akan dibangun atau dibuat oleh Alcatel yang merupakan induk perusahaan TCL. Layaknya DTEK50 dan DTEK60, Mercury juga tidak sepenuhnya produk keluaran BlackBerry karena nantinya perusahaan yang sudah bekerja sama hanya akan menggunakan lisensi untuk menggunakan nama BlackBerry dan paketĀ software di atasnya.

Hal ini memang merupakan model bisnis yang baru bagi BlackBerry dan kemungkinan besar, BlackBerry Mercury akan diluncurkan pada bulan September tahun depan. (FHP/HBS)