📑 Daftar Isi

Tampilan antarmuka Slackbot yang terintegrasi dengan berbagai aplikasi Adobe untuk memudahkan alur kerja kreatif

Adobe Integrasikan Aplikasi Kreatif ke Slackbot untuk Tingkatkan Produktivitas

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Adobe umumkan integrasi aplikasi kreatif (Firefly, Photoshop, Premiere, Acrobat, dll) langsung ke Slackbot
  • Lebih dari 70 alat Adobe tersedia di Slack melalui aplikasi Adobe for Slack MCP
  • Slackbot memahami konteks percakapan untuk mengubah informasi menjadi PDF, gambar, dan video
  • Integrasi tersedia untuk tim dengan paket Slack Business+ dan Enterprise+
  • Langkah ini menyusul integrasi Adobe dengan ChatGPT dan rencana integrasi Gemini
  • Adobe klaim keunggulan karena menyediakan alat kreatif dan produktif di berbagai modalitas

Telset.id – Adobe mengumumkan integrasi aplikasi kreatifnya seperti Firefly, Adobe Express, Photoshop, Premiere, dan Acrobat langsung ke Slackbot, asisten AI dari Slack. Pengumuman ini disampaikan pada Senin, menandai langkah besar dalam menghadirkan alat kreatif ke dalam platform percakapan yang sudah banyak digunakan tim kerja.

Dengan integrasi ini, pengguna dapat mendeskripsikan tugas yang ingin diselesaikan, dan Slackbot akan memanggil alat Adobe yang tepat untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Slackbot juga mampu memahami konteks percakapan saat memanggil alat-alat Adobe, sehingga pengguna bisa mengubah informasi dari percakapan atau Canvas menjadi PDF, gambar, dan video secara langsung.

Selain itu, pengguna dapat membawa aset dari kampanye sebelumnya atau pustaka aset Creative Cloud ke dalam obrolan dan mengeditnya tanpa harus berpindah aplikasi. Integrasi ini tersedia untuk tim yang menggunakan paket Slack Business+ dan Enterprise+.

Mengapa Integrasi Ini Penting?

Perusahaan produktivitas dan kreatif memang gencar menambahkan fitur AI ke dalam alat mereka. Namun, sebagian besar pekerja masih beraktivitas di dalam kotak percakapan atau aplikasi chat. Kondisi ini mendorong penyedia alat untuk membuat fitur mereka tersedia melalui layanan seperti ChatGPT, Claude, dan Slack.

Adobe sendiri bukan kali ini saja menjajaki integrasi semacam itu. Sebelumnya, Adobe telah memperkenalkan integrasi serupa untuk ChatGPT pada bulan lalu dan berencana meluncurkan integrasi dengan Gemini dalam waktu dekat. Selain itu, lebih dari 70 alat Adobe akan tersedia di Slack melalui aplikasi Adobe for Slack MCP.

Deepti Pradeep, Senior Director untuk Agentic AI di Adobe, menjelaskan bahwa pengguna memanfaatkan alat perusahaan di aplikasi lain untuk alur kerja berulang seperti mengedit gambar secara batch atau mengubah ukuran aset kreatif tanpa meninggalkan aplikasi. Pradeep mengungkapkan bahwa dalam grup fokus, orang-orang menyampaikan nilai yang mereka dapatkan dari pengalaman ini dengan sangat jelas, mulai dari menghemat waktu hingga mencapai hasil yang diinginkan lebih cepat tanpa harus mengatur setiap langkah secara detail.

“Itu menarik bagi kami karena mendorong kami untuk berpikir tidak hanya tentang pengeditan individual, tetapi lebih kepada hasil yang lebih besar yang ingin dicapai seseorang,” ujar Pradeep kepada TechCrunch melalui email.

Persaingan di Ruang AI dan Chatbot

Langkah Adobe ini terjadi di tengah persaingan yang semakin ketat. Alat kreatif lain seperti Canva dan Figma juga mulai membuat kemampuan mereka tersedia di chatbot seperti ChatGPT dan Claude. Sementara itu, perusahaan seperti Anthropic justru merilis integrasi yang lebih erat di Slack, karena konteks tim sering kali terekam melalui percakapan-percakapan tersebut.

Pradeep menilai bahwa konsumen memiliki pilihan antara berbagai alat adalah hal yang baik. Namun, Adobe memiliki keunggulan karena menyediakan alat kreatif dan produktif di berbagai modalitas yang berbeda. Keunggulan ini memungkinkan Adobe menjangkau pengguna di lebih banyak tempat kerja digital.

Bagi para profesional kreatif dan tim yang mengandalkan Slack untuk komunikasi harian, integrasi ini menawarkan cara baru untuk bekerja lebih efisien. Kemampuan untuk mengedit gambar, membuat PDF, atau menghasilkan konten visual tanpa meninggalkan Slack berpotensi mengubah alur kerja sehari-hari.

Adobe juga tengah mengembangkan kemampuan AI di berbagai produknya. Sebelumnya, Adobe telah meluncurkan berbagai inovasi seperti generate musik dan narasi, serta menghadirkan integrasi PDF di WhatsApp untuk memudahkan pengguna mengedit dokumen tanpa meninggalkan chat. Upaya ini menunjukkan komitmen Adobe dalam menghadirkan alat kreatif di berbagai platform yang sudah digunakan masyarakat.

Dengan hadirnya integrasi Slackbot ini, Adobe berharap pengguna dapat mengakses kemampuan kreatif mereka di mana pun mereka bekerja. Fokusnya bukan lagi pada pengeditan individual, melainkan pada hasil akhir yang ingin dicapai pengguna secara lebih cepat dan efisien.

Tidak hanya itu, Adobe juga terus berinovasi dengan fitur AI generatif pada aplikasi kamera mereka, memperluas ekosistem kreatif yang dapat diakses pengguna dari berbagai pintu masuk.

Integrasi ini menjadi bukti bahwa masa depan alat produktivitas dan kreativitas akan semakin terhubung dengan platform percakapan. Pengguna tidak perlu lagi berpindah-pindah aplikasi untuk menyelesaikan pekerjaan, karena semua dapat dilakukan langsung dari jendela chat yang sudah terbiasa mereka gunakan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.