📑 Daftar Isi

Ilustrasi akun WhatsApp yang diblokir dengan status under review oleh Meta

Akun WhatsApp Diblokir Massal, Meta Klaim Sedang Pulihkan

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Sejumlah pengguna WhatsApp melaporkan akun mereka diblokir dan masuk status "under review" oleh Meta
  • Meta mengakui masalah ini dan menyatakan sedang memulihkan akses akun yang terdampak
  • WhatsApp menampilkan pemberitahuan pemeriksaan yang biasanya selesai dalam 24 jam
  • WhatsApp memiliki lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia
  • Meta tidak merinci wilayah terdampak atau penyebab masalah pemblokiran massal ini
  • Juru bicara Meta menyatakan tindakan pemulihan telah diambil untuk mengembalikan akses pengguna

Telset.id – Sejumlah pengguna WhatsApp di berbagai wilayah melaporkan akun mereka diblokir dan masuk dalam status “under review” oleh Meta dalam beberapa jam terakhir. Perusahaan menanggapi laporan tersebut dengan menyatakan sedang berupaya memulihkan akses akun-akun yang terdampak.

Berdasarkan unggahan para pengguna di platform X dan Threads, banyak yang tiba-tiba tidak bisa mengakses akun WhatsApp mereka. Saat mencoba masuk, muncul layar pemberitahuan yang berbunyi, “Your account activity and device info is being checked to make sure it follows our Terms of Service. We’ll notify you of the result typically within 24 hours.”

WhatsApp memiliki lebih dari 3 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh dunia. Dengan jumlah sebesar itu, gangguan yang secara proporsional kecil sekalipun dapat berdampak pada ribuan pengguna.

Salah satu pengguna yang terdampak, Indrajit Deb Gupta, mengunggah keluhan di X pada 3 Agustus 2026. Ia menulis, “Hi @Meta @WhatsApp My WhatsApp account got locked is under review. I was engaged in usual work and chats. It’s blocked for 24 hours and will affect my work directly. Please help with solution ASAP.”

Respons Meta atas Gangguan Akun WhatsApp

Meta mengakui adanya masalah ini dan menyampaikan kepada TechCrunch bahwa perusahaan sedang berupaya menyelesaikannya. Namun, Meta tidak merinci apakah pengguna di wilayah tertentu yang terdampak atau apa penyebab masalah tersebut.

Seorang juru bicara perusahaan menyatakan, “We are always working to stay ahead of those trying to abuse our service and ban accounts to help keep other users safe. Sometimes we get this wrong, and if we do, we try to fix it as quickly as possible to get people back to chatting. We’ve taken action to restore affected accounts.”

Pernyataan tersebut menegaskan komitmen Meta untuk menjaga keamanan layanan sekaligus mengakui bahwa kesalahan dapat terjadi. Perusahaan juga telah mengambil tindakan untuk memulihkan akun-akun yang terdampak, meskipun belum ada detail lebih lanjut mengenai akar penyebab banyaknya akun yang masuk dalam proses review.

Insiden ini menyoroti ketergantungan besar pengguna global pada WhatsApp untuk komunikasi sehari-hari, termasuk untuk keperluan pekerjaan. Pemblokiran akun yang berlangsung hingga 24 jam dapat mengganggu produktivitas dan aktivitas bisnis pengguna.

Sejauh ini, Meta belum memberikan informasi mengenai berapa banyak akun yang terdampak atau apakah insiden ini terkait dengan kebijakan tertentu. Perusahaan hanya menegaskan bahwa langkah pemulihan telah diambil dan pengguna diharapkan dapat kembali menggunakan akun mereka dalam waktu dekat.

Bagi pengguna yang mengalami pemblokiran, WhatsApp menampilkan pemberitahuan bahwa proses pemeriksaan biasanya selesai dalam 24 jam. Setelah proses review selesai, pengguna akan mendapat notifikasi mengenai hasilnya.

Insiden pemblokiran massal ini menjadi pengingat bahwa meskipun sistem keamanan otomatis diperlukan untuk melindungi pengguna dari penyalahgunaan layanan, sistem tersebut juga dapat melakukan kesalahan. Meta sendiri mengakui hal ini melalui pernyataan resminya bahwa “sometimes we get this wrong”.

Ke depannya, pengguna diharapkan tetap memantau status akun mereka dan mengikuti prosedur yang diberikan WhatsApp jika mengalami kendala serupa. Meta juga diharapkan dapat memberikan transparansi lebih lanjut mengenai penyebab insiden ini setelah investigasi internal selesai dilakukan.

Sementara itu, Meta terus mengembangkan berbagai fitur terbaru untuk WhatsApp, termasuk dukungan panggilan suara dan video di WhatsApp Web tanpa aplikasi tambahan. Pembaruan tersebut menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan pengalaman pengguna di berbagai platform.

Selain itu, WhatsApp juga baru saja merilis fitur baru yang mencakup integrasi dengan mobil, dukungan iPad mandiri, serta kemampuan mengedit PDF. Inovasi ini diharapkan dapat memperluas fungsionalitas aplikasi bagi pengguna di berbagai perangkat.

Insiden pemblokiran akun yang terjadi saat ini menunjukkan bahwa meskipun WhatsApp terus berinovasi, stabilitas layanan tetap menjadi prioritas utama yang harus dijaga. Pengguna yang mengandalkan WhatsApp untuk komunikasi penting tentu berharap gangguan serupa tidak terulang di masa mendatang.

Meta belum memberikan timeline pasti kapan seluruh akun yang terdampak akan pulih sepenuhnya. Namun, pernyataan resmi perusahaan menyebutkan bahwa tindakan pemulihan telah diambil, sehingga pengguna diharapkan dapat segera mengakses kembali akun mereka.

Bagi pengguna yang masih mengalami kendala setelah 24 jam, disarankan untuk menghubungi dukungan resmi WhatsApp atau menunggu pembaruan lebih lanjut dari Meta. Perusahaan biasanya memberikan informasi tambahan jika insiden berlangsung lebih lama dari perkiraan awal.

Insiden ini juga menjadi perhatian bagi pengguna bisnis yang sangat bergantung pada WhatsApp untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Gangguan akses akun selama beberapa jam saja dapat berdampak pada operasional bisnis dan layanan pelanggan.

WhatsApp sendiri telah menyediakan berbagai alat untuk membantu pengguna bisnis, termasuk folder khusus untuk penawaran dan pembaruan yang sedang diuji coba. Fitur-fitur tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi komunikasi bisnis melalui platform ini.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai penyebab pasti pemblokiran massal ini. Meta hanya menyatakan bahwa perusahaan terus berupaya mengatasi masalah tersebut dan memulihkan akses pengguna yang terdampak.

Pengguna diharapkan tetap tenang dan tidak panik jika mengalami pemblokiran akun. Proses review yang dilakukan WhatsApp biasanya bersifat sementara dan akun akan kembali normal setelah pemeriksaan selesai dilakukan.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya memiliki alternatif komunikasi cadangan, terutama bagi pengguna yang sangat bergantung pada WhatsApp untuk kebutuhan pekerjaan atau bisnis. Dengan begitu, produktivitas tetap dapat berjalan meskipun terjadi gangguan pada layanan utama.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.