Tampilan layar TV dengan logo Disney+ dan mangkuk popcorn di depan layar

Disney+ Pulihkan 4K di Eropa, HDR Masih Menyusul

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Disney+ mulai memulihkan dukungan 4K UHD di 11 negara Eropa setelah sebelumnya menghapus fitur tersebut
  • HDR belum kembali tersedia dan Disney+ belum bisa memastikan kapan akan dipulihkan
  • Pemulihan 4K menggunakan teknologi alternatif yang berpotensi tidak kompatibel dengan sebagian perangkat
  • Pelanggan Premium yang tidak puas bisa minta pengembalian dana parsial dengan menghubungi Disney+
  • Pelanggan via pihak ketiga seperti App Store harus menghubungi perusahaan tersebut untuk refund
  • Penghapusan 4K dan HDR merupakan dampak putusan pengadilan terkait sengketa paten streaming video

Telset.id – Disney+ akhirnya mulai memulihkan dukungan 4K UHD untuk pelanggan di Eropa setelah sebelumnya menghapus fitur tersebut beserta HDR di sejumlah negara. Namun, kabar baik ini masih diikuti catatan penting: HDR belum kembali dan kompatibilitas 4K belum merata di semua perangkat.

Pemulihan ini menyusul keputusan pengadilan yang memaksa Disney+ menghapus 4K dan HDR dari paket Premium di Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Portugal, Rumania, dan Swedia. Meski demikian, pelanggan di luar negara-negara tersebut tetap bisa menikmati kedua fitur tanpa gangguan.

Dalam pernyataan resminya, Disney+ mengonfirmasi bahwa mereka telah mengadopsi teknologi alternatif untuk mengaktifkan kembali 4K UHD dan HDR pasca putusan pengadilan. “Kami telah mengadopsi teknologi alternatif untuk mengaktifkan 4K UHD dan HDR menyusul keputusan pengadilan baru-baru ini dan telah mulai memulihkan dukungan 4K UHD di Disney+,” demikian pernyataan resmi Disney+.

Giant bowl of popcorn in front of TV screen with Disney+ logo displayed

Perusahaan juga mengakui bahwa teknologi baru ini berpotensi menyebabkan 4K UHD tidak tersedia di beberapa perangkat. “Kami menyadari ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan dan sedang berupaya meningkatkan dukungan perangkat untuk 4K UHD serta memulihkan HDR secepat yang kami bisa,” tambah mereka.

## Kronologi Penghapusan 4K dan HDR Disney+

Penghapusan 4K dan HDR dari paket Premium Disney+ di sebelas negara Eropa terjadi pekan lalu. Kedua fitur tersebut hanya dihapus untuk konten streaming, sementara unduhan (download) tidak terpengaruh. Di luar negara-negara tersebut, 4K dan HDR tetap tersedia seperti biasa.

Keputusan ini merupakan hasil dari putusan pengadilan terkait sengketa paten streaming video. Disney+ tidak menjelaskan detail kasus tersebut, tetapi pola ini serupa dengan sejumlah kasus paten yang melibatkan platform streaming besar dalam beberapa tahun terakhir.

Image of Disney Plus being watched on a TV with a hand holding a remote control

## Langkah Disney+ Memulihkan 4K dan HDR

Disney+ kini mulai memulihkan dukungan 4K UHD dengan menggunakan teknologi alternatif. Namun, proses ini tidak instan dan menghadirkan tantangan kompatibilitas di sejumlah perangkat. Sementara itu, HDR belum dikembalikan dan perusahaan belum bisa memastikan kapan fitur tersebut akan tersedia kembali.

“Kami sedang berupaya memulihkannya secepat yang kami bisa, tetapi belum dapat mengonfirmasi kapan akan tersedia kembali,” ujar perwakilan Disney+.

Bagi pelanggan di negara terdampak yang menganggap HDR sebagai fitur penting, Disney+ memberikan dua opsi. Pertama, pelanggan dapat berpindah ke paket yang lebih murah. Kedua, pelanggan paket Premium yang tidak puas dapat meminta pengembalian dana parsial untuk periode penagihan berjalan dengan menghubungi Disney+.

Ketentuan pengembalian dana ini hanya berlaku untuk pelanggan langsung. Jika pelanggan berlangganan melalui pihak ketiga seperti App Store, mereka harus menghubungi perusahaan tersebut.

## Dampak Sengketa Paten pada Industri Streaming

Penghapusan fitur ini bukan keputusan yang diambil Disney+ secara sukarela. Perusahaan terpaksa melakukannya setelah kalah dalam kasus pengadilan. Sengketa paten video dan streaming memang sangat rumit, dan pemilik paten kerap mengambil langkah litigasi agresif.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri streaming telah menyaksikan gelombang kasus serupa yang melibatkan platform-platform besar. Sebuah ungkapan lama di industri hiburan menggambarkan situasi ini dengan tepat: di mana ada kesuksesan, di situ ada tuntutan hukum.

The logo for Dolby Vision on the left, and a phone with the Disney+ app on the right

## Opsi bagi Pelanggan Terdampak

Bagi pelanggan Disney+ di negara-negara terdampak, ada beberapa langkah yang bisa diambil. Jika 4K dan HDR adalah prioritas utama, pelanggan bisa menunggu Disney+ menyelesaikan pemulihan fitur tersebut. Namun, jika HDR adalah syarat mutlak, beralih ke paket yang lebih murah bisa menjadi opsi rasional.

Pelanggan Premium yang merasa dirugikan juga berhak mengajukan permintaan pengembalian dana parsial. Prosesnya cukup dengan menghubungi Disney+ secara langsung. Perlu dicatat, kebijakan ini hanya berlaku untuk pelanggan yang berlangganan langsung ke Disney+, bukan melalui pihak ketiga.

Disney Plus

## Masa Depan 4K dan HDR di Disney+ Eropa

Disney+ berkomitmen untuk terus meningkatkan dukungan perangkat untuk 4K UHD. Perusahaan juga menargetkan pemulihan HDR meski belum ada kepastian waktu. Sementara itu, pelanggan di negara-negara non-Eropa yang disebutkan tidak perlu khawatir karena layanan mereka tidak terpengaruh.

Situasi ini menjadi pengingat bahwa kualitas layanan streaming tidak hanya bergantung pada teknologi dan konten, tetapi juga pada lanskap hukum yang kompleks. Bagi pelanggan, memahami kebijakan dan opsi yang tersedia menjadi langkah bijak untuk memaksimalkan nilai langganan.

Perkembangan ini juga menarik untuk dicermati oleh industri streaming secara umum. Bagaimana platform lain merespons tekanan serupa akan menentukan arah industri ke depan. Sementara itu, Disney+ terus berupaya mengembalikan pengalaman menonton terbaik bagi pelanggan Eropa.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.