📑 Daftar Isi

Tampilan fitur First Draft Instagram yang memangkas klip video secara otomatis untuk pembuatan Reels

Fitur First Draft Instagram Otomatis Rapikan Klip Reels

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Instagram meluncurkan fitur First Draft untuk otomatis memangkas jeda dan bagian tidak penting dari klip video Reels
  • Fitur ini tidak menggunakan AI, melainkan diklasifikasikan sebagai "machine learning" oleh Meta
  • Tersedia di iOS terlebih dahulu, belum ada informasi ketersediaan untuk Android
  • Pengguna bisa mengaksesnya dari galeri Reels atau langsung setelah merekam video
  • Berbeda dengan pendekatan AI Meta sebelumnya seperti aplikasi Edits yang diluncurkan April 2025
  • Dapat digunakan untuk montase multi-klip, video talking-head, dan day-in-the-life content
  • Fitur ini menonjol di tengah eksperimen AI Instagram yang dianggap kurang penting bagi pengguna

Telset.id – Instagram meluncurkan fitur baru bernama First Draft yang secara otomatis memangkas klip video untuk menyoroti bagian terbaik dalam pembuatan Reels. Fitur ini hadir untuk pengguna aplikasi Instagram di iPhone dan memberikan “titik awal” yang bisa dikembangkan dengan berbagai pengaturan lainnya. Meta, perusahaan induk Instagram, menegaskan bahwa fitur ini tidak menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI), melainkan diklasifikasikan sebagai “machine learning”.

Pengumuman tersebut disampaikan pada hari Selasa, memperkenalkan cara baru bagi pengguna dalam mengedit konten video pendek. First Draft dirancang untuk membantu kreator yang ingin membuat Reels tanpa harus melakukan proses editing manual yang rumit dan memakan waktu. Fitur ini secara otomatis memangkas jeda dan kesunyian dari klip, sehingga kreator bisa lebih fokus pada keputusan kreatif daripada membersihkan video.

Cara Kerja First Draft

Fitur ini bekerja dengan cara yang cukup sederhana. Pengguna dapat memilih beberapa klip video untuk dijadikan satu Reels, kemudian menekan tombol “First Draft”. Setelah itu, Instagram akan menganalisis klip-klip tersebut—yang masing-masing berdurasi lebih dari satu menit—sebelum memangkasnya untuk menghilangkan jeda dan menampilkan bagian-bagian terpenting.

Hasil analisis tersebut kemudian digabungkan menjadi sebuah Reels yang siap untuk diedit lebih lanjut atau langsung dibagikan. Dengan demikian, pengguna tidak perlu lagi memotong video secara manual satu per satu. Meta juga mengonfirmasi bahwa pengguna bisa langsung menggunakan First Draft setelah merekam footage baru di Instagram.

Fitur ini disebut-sebut mirip dengan fitur Quick Cut milik Adobe yang didukung kecerdasan buatan (AI). Quick Cut secara otomatis menggabungkan klip berdasarkan perintah tertentu. Namun, terdapat perbedaan mendasar antara kedua fitur tersebut.

Menurut Nicole Rechtszaid, kepala komunikasi Instagram, First Draft tidak menggunakan AI. Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi bahwa meskipun terlihat serupa, teknologi di balik kedua fitur tersebut berbeda. Informasi ini telah dikonfirmasi dalam pembaruan pada 25 Agustus. The Verge melaporkan bahwa Meta secara teknis mengklasifikasikan First Draft sebagai “machine learning” daripada AI, yang menjadi catatan penting bagi pengguna yang memperhatikan penggunaan teknologi di platform tersebut.

Instagram menyatakan bahwa First Draft dapat digunakan untuk berbagai jenis konten, termasuk montase multi-klip, video talking-head, dan konten keseharian atau day-in-the-life content. Fleksibilitas ini membuat fitur tersebut relevan bagi berbagai tipe kreator konten.

Cara Menggunakan Fitur First Draft

Untuk mengakses fitur ini, pengguna dapat membuka aplikasi kamera di Instagram, merekam video, dan menekan tombol First Draft. Alternatif lainnya, fitur ini juga tersedia di galeri Reels setelah pengguna memilih lebih dari satu klip video. Setelah klip dipilih, fitur akan menganalisis dan menatanya dalam timeline yang bisa diputar ulang sebelum diedit lebih lanjut atau langsung dipublikasikan ke feed atau Story.

Langkah-langkah tersebut dirancang agar mudah diikuti oleh semua pengguna, baik kreator pemula maupun yang sudah berpengalaman. Dengan hanya beberapa ketukan, pengguna sudah bisa mendapatkan draft awal Reels yang siap diedit.

Kehadiran fitur ini menjadi angin segar bagi para kreator konten yang sering kesulitan menentukan bagian mana yang layak ditampilkan dari rekaman panjang. Proses trimming otomatis membantu menghemat waktu dan tenaga dalam tahap awal pembuatan konten.

Perbedaan dengan Pendekatan AI Instagram

Keputusan Meta untuk tidak menggunakan AI dalam First Draft menjadi sorotan tersendiri. Sebelumnya, Meta meluncurkan Edits, aplikasi editing video standalone pada April 2025, dengan berbagai fitur editing bertenaga AI yang dirancang untuk memudahkan produksi Reels. Namun, pengumuman First Draft sama sekali tidak menyebutkan AI, dan The Verge mengonfirmasi bahwa fitur ini tidak menggunakan teknologi tersebut.

Hal ini menarik karena dalam beberapa waktu terakhir, Instagram telah menjadi tempat berbagai eksperimen AI, mulai dari keputusan Meta memaksa Meta AI masuk ke pesan Instagram hingga fitur yang memungkinkan pengguna meminta Instagram mengedit Stories secara otomatis. Namun, tidak ada satu pun dari eksperimen tersebut yang terasa penting untuk pengalaman inti pengguna, sehingga utilitas First Draft justru menonjol di tengah kebisingan fitur AI tersebut.

Instagram tampaknya terus berupaya meningkatkan pengalaman pengguna dalam membuat konten. Sebelumnya, platform ini juga telah menggunakan AI untuk rekomendasi Reels yang berhasil meningkatkan waktu scrolling pengguna. Kini, dengan First Draft, fokus bergeser pada kemudahan proses kreatif itu sendiri.

Ketersediaan dan Platform

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa fitur ini saat ini baru tersedia untuk aplikasi Instagram di iPhone. Meta menyatakan First Draft akan tersedia di iOS terlebih dahulu, dan belum mengumumkan kapan fitur ini akan hadir untuk Android. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan fitur serupa untuk pengguna Android.

Bagi pengguna yang peduli dengan privasi data, Instagram juga menyediakan opsi untuk membatasi penggunaan data untuk keperluan AI dan iklan. Pengaturan ini dapat diakses melalui menu pengaturan akun masing-masing.

Langkah Instagram menghadirkan First Draft menunjukkan komitmen platform dalam mempermudah proses kreatif penggunanya. Dengan menghilangkan hambatan teknis dalam editing, kreator dapat lebih fokus pada pengembangan ide dan konten.

Fitur ini juga relevan dengan tren konten video pendek yang semakin berkembang. Kemampuan untuk menghasilkan Reels berkualitas dengan cepat menjadi nilai tambah tersendiri bagi para kreator yang ingin konsisten dalam mengunggah konten.

Ke depannya, fitur ini berpotensi menjadi alat andalan bagi kreator yang ingin meningkatkan produktivitas konten mereka. Namun, efektivitasnya akan sangat bergantung pada kualitas hasil trimming yang dihasilkan oleh algoritma Instagram.

Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur ini, pastikan aplikasi Instagram di iPhone sudah diperbarui ke versi terbaru. Fitur First Draft akan muncul sebagai opsi saat pengguna berada di galeri Reels atau setelah merekam video melalui kamera Instagram.

Dengan hadirnya First Draft, Instagram memberikan solusi praktis bagi para kreator yang ingin membuat konten lebih efisien. Fitur ini menjadi bukti bahwa platform terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan komunitas kreatornya yang terus berkembang, meskipun dengan pendekatan yang berbeda dari tren AI yang sedang marak.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.