📑 Daftar Isi

Tampilan aplikasi Signature Google di ponsel Android dengan opsi tanda tangan digital

Google Signature App Android Tersedia Lewat Play System Update

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Google meluncurkan aplikasi Signature bawaan untuk Android melalui Play system update
  • Aplikasi berfungsi sebagai brankas tanda tangan digital yang bisa digunakan aplikasi pendukung
  • Tiga cara menambahkan tanda tangan: menggambar, mengetik, atau mengunggah foto
  • Membutuhkan Android 12 minimal, tersedia tanpa perlu menunggu pabrikan perangkat
  • Google belum mengumumkan secara resmi atau memberi tahu developer cara integrasi
  • Fitur ini menyamakan pengalaman Android dengan iPhone yang sudah punya fitur serupa
  • Harapan pengguna agar tanda tangan terikat ke akun Google untuk sinkronisasi antar perangkat

Telset.id – Google diam-diam meluncurkan aplikasi Signature bawaan untuk Android melalui pembaruan sistem Play bulan ini. Aplikasi ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan tanda tangan digital yang bisa digunakan oleh aplikasi pendukung, sebuah fitur yang sudah lama dinikmati pengguna iPhone.

Fitur ini hadir tanpa pengumuman resmi dari Google. Pada perangkat seperti Pixel 10 Pro atau ponsel Android terbaru lainnya, aplikasi ini kemungkinan sudah tersedia. Pengguna yang sudah menginstalnya melaporkan bahwa aplikasi Signature berfungsi sebagai brankas untuk tanda tangan digital.

Ketika sebuah aplikasi membutuhkan tanda tangan, jendela kecil akan muncul untuk memilih tanda tangan yang sudah disimpan atau menambahkan yang baru. Mekanismenya mirip dengan pemilih foto Android. Aplikasi ini membutuhkan minimal Android 12, sehingga jangkauannya cukup luas.

Ada tiga cara untuk menambahkan tanda tangan: menggambar di layar dengan jari, mengetik nama dan memilih dari beberapa font, atau mengunggah foto tanda tangan yang sudah dimiliki. Google merilis aplikasi ini melalui pembaruan sistem Play, sehingga pengguna tidak perlu menunggu pabrikan perangkat tertentu untuk mendorong pembaruan.

Langkah ini mirip dengan cara Google baru-baru ini menghadirkan fitur bergaya Pixel ke basis Android yang lebih luas. Ini menunjukkan komitmen Google untuk meningkatkan pengalaman pengguna di seluruh ekosistem Android.

Fitur yang Tertunda dan Masih Perlu Dukungan Developer

Menandatangani dokumen telah lama menjadi salah satu tugas sehari-hari yang lebih sulit dilakukan di Android dibandingkan di iPhone. Tanpa stylus atau aplikasi pihak ketiga, pengguna biasanya harus mengirimkan file melalui email untuk ditandatangani di komputer.

Aplikasi Signature Google hadir untuk mengatasi masalah ini. Namun, Google belum secara resmi mengumumkan aplikasi ini atau memberi tahu pengembang cara mengintegrasikannya. Akibatnya, sampai aplikasi mendukung pemilih tanda tangan, pengguna hanya memiliki kumpulan tanda tangan tanpa bisa menggunakannya di mana pun.

Untuk saat ini, aplikasi ini membantu orang yang secara rutin menandatangani PDF atau mengisi formulir KYC (know your customer) di ponsel, terutama tanpa stylus. Namun, efektivitasnya masih tergantung pada adopsi oleh pengembang aplikasi.

Seorang jurnalis teknologi melaporkan bahwa ia sering menggunakan laptop hampir setiap kali ada formulir yang perlu ditandatangani karena melakukannya di ponsel tidak pernah sepadan. Ia berharap tanda tangan ini terikat ke akun Google, bukan hanya ke perangkat, sehingga bisa mengikuti pengguna di berbagai ponsel.

Harapan tersebut masuk akal mengingat banyak pengguna yang berpindah-pindah perangkat. Jika fitur sinkronisasi akun diimplementasikan, aplikasi kecil seperti ini bisa menjadi fitur yang sangat dirindukan jika tidak ada.

Implikasi untuk Pengguna Android dan Pengembang

Peluncuran aplikasi Signature ini menandai langkah penting dalam menyamakan pengalaman pengguna Android dengan iPhone. Namun, keberhasilan fitur ini sangat bergantung pada adopsi oleh pengembang aplikasi. Tanpa dukungan dari aplikasi pihak ketiga, fitur ini tidak akan berguna.

Google perlu segera mengumumkan dokumentasi resmi dan API untuk pengembang agar mereka dapat mengintegrasikan pemilih tanda tangan ke dalam aplikasi mereka. Ini akan menjadi kunci utama kesuksesan fitur ini di masa depan.

Bagi pengguna yang sering menandatangani dokumen digital, fitur ini menawarkan kemudahan yang selama ini hilang di Android. Namun, mereka harus bersabar sampai ekosistem aplikasi mendukungnya sepenuhnya.

Google juga perlu mempertimbangkan aspek keamanan dan privasi dalam penyimpanan tanda tangan digital. Mengingat tanda tangan adalah data sensitif, enkripsi dan perlindungan yang kuat harus menjadi prioritas.

Dengan peluncuran yang diam-diam ini, Google tampaknya ingin memastikan fitur berfungsi dengan baik sebelum dipromosikan secara luas. Strategi ini memungkinkan Google untuk mengumpulkan umpan balik awal dan melakukan perbaikan sebelum peluncuran resmi.

Bagi pengguna yang ingin mencoba fitur ini, pastikan perangkat Anda menjalankan Android 12 atau lebih baru dan periksa pembaruan sistem Play terbaru. Jika sudah tersedia, aplikasi Signature akan muncul tanpa perlu diunduh secara terpisah.

Meskipun tertunda dan masih belum sempurna, kehadiran aplikasi Signature asli di Android adalah langkah maju yang signifikan. Fitur ini menunjukkan bahwa Google terus berupaya meningkatkan pengalaman pengguna dan mengejar ketertinggalan dari pesaingnya.

Pengguna Android kini memiliki satu alasan lagi untuk tidak perlu beralih ke iPhone untuk urusan penandatanganan dokumen digital. Namun, keberhasilan akhir fitur ini akan sangat bergantung pada eksekusi dan dukungan dari komunitas pengembang.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.