Telset.id – Samsung akhirnya menyederhanakan proses pendaftaran program beta One UI, namun langkah ini dinilai belum menyentuh akar permasalahan utama sistem beta perangkat Galaxy. Perubahan ini diumumkan melalui aplikasi Samsung Members dan mulai berlaku untuk seri Galaxy S26.
Sebelumnya, pengguna yang ingin mencoba versi beta One UI harus melalui proses berbelit-belit. Setiap perangkat memerlukan persetujuan syarat dan ketentuan (T&C) yang berbeda, membuat pengalaman pengguna kurang intuitif dibandingkan kompetitor seperti Google Pixel atau Apple iPhone yang hanya membutuhkan beberapa ketukan.
Kini, Samsung mengubah alurnya menjadi dua langkah sederhana: bergabung dengan Beta Program dan berpartisipasi dalam Beta Test. Setelah pengguna menyetujui T&C sekali untuk Beta Program, keluar-masuk versi beta untuk perangkat tertentu bisa dilakukan hanya dengan beberapa ketukan.
Perubahan Signifikan di Aplikasi Samsung Members
Informasi ini pertama kali ditemukan oleh SamMobile di dalam aplikasi Samsung Members. Samsung menambahkan bagian khusus bernama One UI Beta Home yang menjadi pusat informasi semua program beta yang tersedia.
“Kami telah mengubah proses pendaftaran menjadi dua langkah; bergabung dengan Beta Program dan berpartisipasi dalam Beta Test. Setelah Anda bergabung dengan Beta Program, Anda dapat dengan bebas bergabung dan meninggalkan Beta Test,” demikian bunyi pernyataan resmi Samsung melalui aplikasi Members.
Fitur Beta Home ini akan tetap muncul meskipun tidak ada program beta yang sedang berjalan. Dengan demikian, pengguna bisa langsung tahu apakah ada pembaruan beta baru untuk perangkat mereka. Samsung juga tetap akan menampilkan banner promosi di dalam aplikasi Members untuk setiap beta baru yang dirilis.
Dukungan Awal untuk Galaxy S26 Series
Proses baru ini mulai berlaku bersamaan dengan peluncuran beta One UI 9 untuk lini Galaxy S26, termasuk Galaxy S26, Galaxy S26 Plus, dan Galaxy S26 Ultra. Sayangnya, kemudahan ini belum tersedia secara global.
Samsung hanya membuka program beta ini di enam negara: Jerman, India, Polandia, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat. Pengguna di luar negara tersebut masih harus menunggu kebijakan lebih lanjut dari Samsung.
Selain memudahkan pendaftaran, Samsung juga menyederhanakan proses keluar dari program beta. Di bagian One UI Beta Home, tersedia tombol biru besar yang memungkinkan pengguna menarik diri dengan mudah. Setelah itu, sistem akan memandu pengguna untuk menginstal versi stabil One UI terbaru.
Proses bergabung kembali juga dibuat lebih sederhana. Jika pengguna berubah pikiran, mereka bisa langsung mengaktifkan kembali beta tanpa melalui prosedur rumit seperti sebelumnya.
Kritik: Masih Ada Celah Besar
Meskipun langkah ini patut diapresiasi, sistem beta Samsung masih memiliki kelemahan mendasar. Sebagian besar pabrikan Android lainnya, termasuk Google dan Apple, sudah lama menerapkan metode yang lebih langsung: menambahkan menu beta khusus di dalam sub-menu Software Update di Pengaturan ponsel.
Pendekatan Samsung yang mewajibkan pengguna membuka aplikasi Samsung Members terpisah dinilai kurang intuitif. Bahkan setelah perubahan ini, pengalaman menggunakan aplikasi Members untuk keperluan beta masih terasa rumit bagi pengguna baru.
“Mendapatkan beta One UI bisa dibilang proses paling sulit di antara semua pabrikan top. Aplikasi Samsung Members tidak pernah terasa intuitif bagi saya,” tulis Peter Kostadinov, Senior Reviews Writer PhoneArena, dalam analisisnya.
Dengan kata lain, Samsung memang membuat proses administrasi lebih lancar, namun mereka belum mengadopsi standar industri yang sudah terbukti lebih ramah pengguna. Selama pengguna masih harus membuka aplikasi terpisah, sistem beta Samsung akan tetap terasa kurang praktis.
Selain itu, keterbatasan geografis menjadi masalah lain. Program beta yang hanya tersedia di enam negara membuat sebagian besar pengguna global tidak bisa menikmati fitur terbaru lebih awal. Samsung belum memberikan indikasi akan memperluas jangkauan program beta One UI ke lebih banyak negara.
Bagi pengguna setia Galaxy, perubahan ini tetap menjadi kabar baik. Proses yang lebih sederhana setidaknya mengurangi hambatan administratif. Namun, untuk benar-benar setara dengan kompetitor, Samsung perlu mempertimbangkan ulang pendekatan mereka secara fundamental.
Ke depannya, pengamat industri berharap Samsung bisa mengintegrasikan pendaftaran beta langsung ke menu Pengaturan perangkat. Langkah itu akan menyamakan pengalaman pengguna Galaxy dengan ekosistem Android lain yang sudah lebih matang dalam hal distribusi software beta.





Komentar
Belum ada komentar.