📑 Daftar Isi

Tampilan aplikasi Snapseed versi 4.1 dengan menu edit file RAW dari kamera Sony, Canon, dan Nikon

Snapseed Update RAW Dukung Sony, Canon, Nikon, Fujifilm

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Snapseed 4.1 hadir dengan dukungan format RAW yang diperluas untuk kamera Sony (ARW), Canon (CR3), Nikon (NEF), Fujifilm (RAF), Olympus (ORF), Pentax (PEF), dan DNG generik.
  • Fitur undo dan redo kini tersedia di dalam setiap alat edit individual, mempercepat proses fine-tuning tanpa harus keluar dari alat tersebut.
  • Pembaruan diluncurkan secara bertahap (phased rollout) untuk memantau bug, dan pengguna mungkin belum langsung melihatnya.
  • Tim pengembang memperingatkan potensi bug dan meminta pengguna untuk melaporkan kendala.
  • Versi iOS dari pembaruan ini juga akan segera hadir, namun belum ada tanggal rilis pasti.
  • Pembaruan ini melengkapi desain ulang besar Snapseed sebelumnya yang menambahkan kamera bawaan dengan emulasi film real-time.

Telset.id – Google menghadirkan pembaruan signifikan untuk aplikasi edit foto gratisnya, Snapseed. Versi terbaru, Snapseed 4.1, kini resmi meluncur untuk pengguna Android dengan membawa dukungan format RAW yang jauh lebih luas, menjawab kebutuhan fotografer yang mengedit langsung dari ponsel.

Pembaruan ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang kerap memotret dalam format RAW. Sebelumnya, Snapseed memiliki keterbatasan dalam membaca berbagai jenis file RAW dari kamera-kamera populer. Kini, dengan versi 4.1, aplikasi ini mampu membuka dan mengedit file dari berbagai merek kamera ternama.

Daftar Format RAW Baru yang Didukung

Dalam sebuah unggahan di Reddit, tim pengembang Snapseed mengonfirmasi bahwa versi 4.1 mencakup hampir semua format utama dan kamera yang beredar di pasaran. Beberapa format yang kini didukung penuh antara lain:

  • Sony ARW
  • Canon CR3
  • Nikon NEF
  • Fujifilm RAF
  • Olympus ORF
  • Pentax PEF
  • Generic DNG

Dengan dukungan ini, pengguna kamera mirrorless atau DSLR dari merek-merek tersebut tidak perlu lagi repot mengonversi file RAW terlebih dahulu sebelum mengedit di Snapseed. Proses editing dari ponsel menjadi jauh lebih praktis dan efisien.

Fitur Undo dan Redo di Dalam Alat Edit

Selain dukungan RAW, Snapseed 4.1 juga menghadirkan peningkatan pada alur kerja editing. Kini terdapat kontrol undo dan redo yang terintegrasi langsung di dalam setiap alat edit individual.

Sebelumnya, pengguna harus keluar dari alat edit untuk kembali ke layar editor utama guna membatalkan perubahan. Kini, dengan kontrol baru ini, proses fine-tuning menjadi lebih cepat dan lancar. Ini adalah perubahan kecil namun berdampak besar pada produktivitas editing.

Peluncuran Bertahap dan Potensi Bug

Pembaruan Snapseed 4.1 tidak langsung tersedia untuk semua pengguna secara serentak. Tim pengembang memilih untuk meluncurkannya secara bertahap (phased rollout). Strategi ini diambil agar tim dapat memantau dan memperbaiki bug besar sebelum pembaruan menjangkau semua orang.

Oleh karena itu, jika Anda belum melihat opsi dukungan RAW baru di aplikasi Snapseed, bersabarlah. Pembaruan akan tiba dalam beberapa hari atau minggu mendatang.

Tim pengembang juga telah memperingatkan bahwa meskipun telah melalui pengujian internal yang ekstensif, “beberapa bug mungkin muncul.” Mereka meminta pengguna untuk melaporkan kendala apa pun yang ditemui agar dapat diperbaiki lebih cepat.

Versi iOS Menyusul

Bagi pengguna iPhone, kabar baik juga datang. Tim Snapseed mengonfirmasi bahwa versi iOS dari pembaruan ini juga akan segera hadir. Namun, hingga saat ini, belum ada tanggal rilis pasti yang diumumkan.

Pembaruan ini merupakan pengembangan lanjutan dari pembaruan besar Snapseed sebelumnya yang memperkenalkan desain ulang antarmuka dan kamera bawaan dengan emulasi film secara real-time. Fitur-fitur tersebut pertama kali hadir di versi iOS pada Februari lalu.

Dengan hadirnya dukungan RAW yang lebih luas, Snapseed kini menutup salah satu celah terakhir yang membedakannya dari aplikasi editor foto profesional berbayar. Aplikasi ini menjadi pilihan yang semakin kuat, baik bagi fotografer profesional maupun pengguna biasa yang menginginkan hasil edit berkualitas tinggi.

Ke depannya, pengguna dapat mengharapkan lebih banyak lagi peningkatan, termasuk kemungkinan integrasi dengan layanan Google lainnya. Namun, untuk saat ini, fokus utama adalah memastikan stabilitas dan kompatibilitas format RAW yang baru ditambahkan.

Bagi pengguna yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang cara mengoptimalkan perangkat mereka, tersedia panduan troubleshooting Chromebook yang mungkin berguna.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.