📑 Daftar Isi

Tampilan fitur pesan langsung baru di aplikasi YouTube

YouTube Hidupkan Fitur Pesan Langsung Era 2017

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • YouTube menghidupkan kembali fitur direct messaging yang pertama kali diperkenalkan tahun 2017
  • Fitur memungkinkan pengguna berbagi video dan mengobrol langsung di aplikasi YouTube
  • Pengguna harus mengirim undangan via WhatsApp, Instagram, atau Google Messages
  • Tautan undangan hanya berlaku 7 hari untuk mencegah spam
  • Fitur baru tersedia di Inggris, AS, Australia, Prancis, dan negara terbatas lainnya
  • Mendukung fitur unsend pesan dan hapus percakapan
  • Fitur ini adalah salah satu yang paling banyak diminta pengguna
  • Sebelumnya dihapus tahun 2019 karena kurangnya pengguna

Telset.id – YouTube resmi menghidupkan kembali fitur pesan langsung atau direct messaging yang pertama kali diperkenalkan pada 2017. Fitur ini memungkinkan pengguna berbagi video dan mengobrol tanpa meninggalkan aplikasi YouTube, menjawab permintaan yang sudah lama dinantikan.

Fitur pesan langsung ini muncul sebagai ikon baru di bagian atas aplikasi YouTube versi ponsel pintar, tepat di samping ikon lonceng notifikasi. Dengan fitur ini, pengguna bisa membagikan berbagai jenis video YouTube, mulai dari Shorts, musik dari artis favorit, hingga video terbaru MrBeast, langsung kepada teman atau keluarga.

Meski demikian, ada dua catatan penting yang perlu diketahui. Pertama, untuk mulai berbagi video, pengguna harus mengundang kontak mereka terlebih dahulu melalui aplikasi pihak ketiga seperti WhatsApp, Instagram, atau Google Messages. Tautan undangan ini hanya berlaku selama 7 hari, sehingga penerima harus segera menerima sebelum masa berlaku habis. Pendekatan ini sengaja diterapkan YouTube untuk mencegah spam dari akun yang tidak diinginkan.

Kedua, fitur ini saat ini baru tersedia di sejumlah negara terbatas, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Australia, Prancis, dan lainnya. Daftar lengkap negara yang didukung dapat dilihat melalui halaman dukungan resmi YouTube.

Fitur Pesan Lengkap dengan Kontrol Privasi

YouTube memastikan fitur pesan baru ini memiliki kemampuan yang memadai. Pengguna dapat membatalkan pengiriman pesan (unsend) dan menghapus percakapan. Namun, perlu dicatat bahwa menghapus percakapan hanya akan menghilangkannya dari akun pengirim, sementara lawan bicara masih bisa melihat riwayat chat tersebut.

Setelah undangan diterima, kontak akan otomatis masuk ke daftar kontak YouTube. Pengguna kemudian bisa langsung membagikan video dengan mengetuk tombol bagikan di bawah video dan memilih nama kontak dari daftar. Fitur ini juga mendukung obrolan langsung di platform, sehingga diskusi tentang video bisa dilakukan tanpa beralih aplikasi lain.

Kembalinya Fitur yang Sempat Hilang

Fitur pesan langsung YouTube sebenarnya bukan hal baru. Google pertama kali memperkenalkan kemampuan ini pada 2017, namun hanya bertahan dua tahun sebelum akhirnya dihapus karena kurangnya pengguna. Kini, berdasarkan komentar di pengumuman resmi, antusiasme pengguna terbagi rata antara yang menyukai dan tidak menyukai fitur ini.

Meski begitu, tim YouTube yakin bahwa jumlah pengguna yang menyukai fitur ini lebih banyak. Pada November tahun lalu, mereka memperbarui halaman dukungan dengan menyebutkan bahwa fitur ini adalah salah satu yang paling banyak diminta. Saat itu, fitur juga sedang diuji coba dengan kelompok kecil pengguna sebelum akhirnya dirilis secara luas.

Keputusan YouTube menghidupkan kembali fitur ini menunjukkan bahwa perusahaan mendengarkan masukan pengguna. Dengan hadirnya fitur pesan langsung, pengguna tidak perlu lagi bergantung pada aplikasi pihak ketiga untuk berbagi dan mendiskusikan video. Ini sejalan dengan tren platform yang ingin mempertahankan pengguna selama mungkin di ekosistem mereka, seperti yang juga terlihat pada Apple Intelligence yang mengintegrasikan AI di berbagai layanan.

Bagi pengguna yang sering berbagi video YouTube, fitur ini bisa menjadi solusi praktis. Tidak perlu lagi membuka aplikasi chatting hanya untuk mengirim tautan video. Semua bisa dilakukan dalam satu aplikasi, termasuk berdiskusi tentang konten yang dibagikan.

Namun, keterbatasan geografis menjadi kendala utama. Pengguna di luar negara yang didukung harus menunggu hingga YouTube memperluas jangkauan fitur ini. Belum ada informasi resmi kapan fitur akan tersedia secara global.

Dari sisi teknis, fitur ini menunjukkan bahwa YouTube serius mengembangkan aspek sosial platformnya. Dengan adanya fitur pesan langsung, YouTube tidak hanya menjadi tempat menonton video, tetapi juga wadah untuk berinteraksi. Ini bisa menjadi langkah strategis untuk bersaing dengan platform sosial media lain yang juga memiliki fitur berbagi video.

Meski demikian, masih perlu dilihat apakah pengguna akan benar-benar beralih menggunakan fitur ini atau tetap setia pada aplikasi pesan instan favorit mereka. Kebiasaan pengguna yang sudah terbentuk selama bertahun-tahun mungkin tidak mudah berubah, meskipun fitur yang ditawarkan cukup praktis.

Yang jelas, kembalinya fitur pesan langsung YouTube adalah angin segar bagi pengguna yang sudah lama menantikannya. Dengan berbagai peningkatan dan kontrol privasi yang lebih baik, fitur ini diharapkan bisa bertahan lebih lama dibandingkan pendahulunya di era 2017.

Komentar

Belum ada komentar.