Telset.id – YouTube resmi meluncurkan fitur direct messages (DM) pada Rabu (13/5/2026) di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain, memungkinkan pengguna berbagi video langsung di platform tanpa beralih ke aplikasi chat lain.
Fitur ini menjadikan YouTube sebagai platform media sosial terbaru yang memiliki layanan pesan instan internal, bergabung dengan aplikasi seperti Spotify dan Zillow. YouTube telah menguji fitur DM sejak akhir tahun lalu dan kini dirilis untuk semua pengguna yang memenuhi syarat.
Cara Mengirim DM di YouTube
Sebelum dapat mengirim DM, pengguna harus menambahkan orang lain sebagai teman YouTube. Jika fitur tersebut sudah tersedia, ikon pesan akan muncul di bagian atas layar beranda aplikasi mobile YouTube. Pengguna dapat mengetuk ikon tersebut, lalu memilih opsi “Invite to chat” untuk mengirim undangan.
Setelah orang yang diundang menerima permintaan tersebut, pengguna bisa langsung mengirim DM. Saat menerima permintaan DM dari orang lain, pengguna dapat memilih untuk menyetujuinya atau memilih “Not now” yang memungkinkan peninjauan ulang di lain waktu tanpa menolak secara permanen.
Saat menonton video yang ingin dibagikan, pengguna cukup mengetuk tombol “Share”, dan daftar teman YouTube akan muncul bersama opsi berbagi lainnya. Pengguna dapat memilih kontak untuk mengirim video, serta mengetik pesan tambahan untuk memberi konteks lebih lanjut.
Baca Juga:
Akses dan Ketersediaan YouTube DM
Fitur YouTube DM hanya tersedia di aplikasi mobile dan memerlukan pengguna berusia di atas 18 tahun. Saat peluncuran, fitur ini tersedia di 40 wilayah termasuk AS, Inggris, dan banyak negara Eropa. Namun, pengguna YouTube di India belum mendapatkan akses ke fitur ini.
YouTube menyatakan bahwa pengguna harus masuk ke akun mereka dan mungkin perlu memverifikasi usia untuk menggunakan fitur ini. Perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh DM akan tunduk pada pedoman komunitas YouTube yang melarang spam, konten sensitif seperti ketelanjangan, konten kekerasan atau berbahaya, misinformasi, dan aktivitas ilegal.
Dalam ekosistem digital yang terus berkembang, fitur ini menjadi langkah strategis YouTube untuk mempertahankan pengguna di dalam platformnya. Meskipun tidak akan menjadi aplikasi pesan utama seperti WhatsApp, DM di YouTube sangat relevan bagi pengguna yang sering berbagi video satu sama lain. Hal ini mengingat sebagian besar DM di Instagram, misalnya, berisi berbagi konten reel.
Kehadiran fitur ini juga menambah persaingan di antara platform media sosial dalam menyediakan layanan pesan instan. Inovasi serupa juga terlihat pada TikTok Pro Events yang baru dirilis untuk penggemar Piala Dunia 2026.
Dengan adanya fitur DM, YouTube berpotensi mengubah kebiasaan pengguna yang sebelumnya harus beralih ke aplikasi chat eksternal hanya untuk berbagi tautan video. Kini, seluruh proses berbagi dapat dilakukan dalam satu platform.
Langkah YouTube ini menunjukkan bagaimana platform video terbesar di dunia terus berinovasi untuk menciptakan ekosistem yang lebih tertutup dan mandiri. Meski demikian, efektivitas fitur ini akan sangat bergantung pada adopsi pengguna dan sejauh mana mereka merasa nyaman berkomunikasi di dalam YouTube.





Komentar
Belum ada komentar.