Telset.id – Google akhirnya memberikan perubahan signifikan pada YouTube Shorts dengan menghadirkan sejumlah fitur baru yang selama ini diminta pengguna. Pembaruan ini mencakup Clear Screen Mode untuk tampilan lebih bersih, opsi kecepatan 2x, hingga penggantian tombol Thumbs Up dengan ikon hati.
Perubahan pada platform video pendek ini diumumkan pada 26 Juni 2026. Google berupaya menjawab kritik utama pengguna yang selama ini mengeluhkan antarmuka YouTube Shorts yang terlalu penuh dengan elemen seperti tombol, teks, dan ikon profil yang mengganggu pengalaman menonton.
Clear Screen Mode: Solusi Tampilan Bebas Gangguan
Fitur paling menonjol dalam pembaruan ini adalah Clear Screen Mode. Sesuai namanya, mode ini akan menyembunyikan seluruh elemen antarmuka pengguna (UI) seperti ikon, teks, dan tombol dari layar. Dengan demikian, pengguna bisa menikmati konten video secara penuh tanpa hambatan visual.

Mode ini menjadi jawaban atas keluhan bertahun-tahun tentang kekacauan tampilan yang disebabkan oleh tombol, teks, dan ikon profil yang memenuhi layar. Kini, pengguna bisa menonton Shorts dengan pengalaman lebih imersif.
Kecepatan 2x untuk Menonton Lebih Cepat
Fitur lain yang tak kalah dinantikan adalah kemampuan untuk memutar video Shorts dengan kecepatan dua kali lipat (2x). Opsi ini memungkinkan pengguna untuk menyelesaikan menonton video pendek dalam setengah waktu normal. Bagi sebagian pengguna yang ingin melewati konten tertentu dengan cepat, fitur ini tentu sangat berguna.
Selain itu, Google juga menghadirkan cara baru untuk mengatasi momen memalukan saat audio Shorts tiba-tiba berbunyi di tempat umum seperti perpustakaan, rumah sakit, atau saat rapat kerja. Pengguna kini bisa langsung mengetuk layar untuk menjeda video dan mengetuk ikon mute untuk membungkam audio dengan cepat.
Tombol Thumbs Up Diganti Hati
Google juga melakukan perubahan pada sistem interaksi di YouTube Shorts. Tombol “Thumbs Up” yang selama ini menjadi ikon utama diganti dengan ikon hati. Menurut Google, hati dianggap sebagai cara yang lebih bermakna untuk mengekspresikan ketertarikan terhadap sebuah video.

Sebagai bagian dari upaya menjaga ketenteraman di platform, tombol “Dislike” (jempol ke bawah) juga dihapus. Pengguna yang tidak menyukai konten tetap bisa memberikan umpan balik melalui menu tiga titik di pojok kanan atas dengan memilih opsi “Not Interested” atau “Don’t recommend this channel.”
Setelah memilih “Not Interested”, pengguna bisa memilih alasan seperti: Tidak Relevan, Membosankan, Terlalu Seksual, Menjijikkan, Kekerasan, Ofensif, atau Menyesatkan.
Fitur Timer untuk Batasi Penggunaan
Google juga menghadirkan fitur manajemen waktu berupa timer untuk membatasi scrolling di YouTube Shorts. Pengguna dapat mengakses fitur ini melalui menu pengaturan dengan membuka aplikasi YouTube, mengetuk ikon profil, lalu masuk ke menu Settings.

Di menu Settings, pengguna bisa memilih “Time management” dan mengaktifkan opsi “Shorts feed limit.” Fitur ini memungkinkan pengaturan batas waktu harian untuk menonton Shorts, mulai dari 0 menit hingga maksimal 2 jam setiap hari.
Google telah mulai meluncurkan fitur-fitur ini sekarang, meskipun mungkin perlu beberapa waktu sebelum semua pengguna mendapatkannya di perangkat mereka. Pembaruan ini menunjukkan komitmen Google untuk terus meningkatkan pengalaman pengguna di platform video pendeknya.
Dengan hadirnya fitur-fitur ini, YouTube Shorts semakin siap bersaing dengan platform video pendek lainnya. Pengguna kini memiliki lebih banyak kendali atas pengalaman menonton mereka, baik dari segi tampilan, kecepatan, maupun manajemen waktu.





Komentar
Belum ada komentar.