Telset.id – Android Auto 18 beta resmi dirilis dan membawa perubahan besar bagi pengguna Android di dalam mobil. Meski versi beta ini belum menghadirkan banyak fitur yang langsung bisa dipakai, kode sumber di dalamnya mengungkap bahwa Google sedang menyiapkan perombakan antarmuka berskala besar. Perombakan tersebut mencakup antarmuka baru bernama Cielo serta integrasi yang lebih dalam dengan Gemini. Bagi pengguna Android yang mengandalkan Android Auto setiap hari, versi ini menjadi penanda arah pengembangan Google ke depan.
Rilis Android Auto 18 beta ini dilaporkan pada 13 Oktober 2026. Google belum mengumumkan tanggal pasti kapan seluruh perubahan tersebut akan tersedia untuk pengguna umum. Namun, keberadaan kode untuk Cielo dan sejumlah fitur baru menunjukkan bahwa fondasi perombakan besar sudah mulai diletakkan pada versi beta ini.
Perubahan ini penting karena Android Auto sebelumnya sudah menghadirkan Coolwalk, antarmuka yang memperbaiki navigasi dan membuat informasi lebih mudah diakses demi menyederhanakan penggunaan saat mengemudi dengan gangguan yang lebih sedikit. Kini, Android Auto 18 disebut mulai memperkenalkan antarmuka Cielo yang menyempurnakan UI lebih lanjut dan menawarkan integrasi lebih dalam dengan Gemini.
Antarmuka Cielo dan Adaptasi Layar Infotainment
Cielo disebut akan menghadirkan desain yang lebih ekspresif, widget yang bisa dilihat sekilas, serta tata letak yang beradaptasi dengan berbagai layar infotainment di dalam mobil. Antarmuka ini juga dapat menyesuaikan diri dengan berbagai bentuk dan orientasi layar.
Salah satu contohnya adalah font baru Google Sans Flex. Font ini dirancang untuk beradaptasi dengan berbagai layar infotainment dengan menyesuaikan ketebalan dan lebar huruf, sehingga teks menjadi lebih mudah dibaca. Selain itu, ada dua gaya Quick Settings baru yang juga diperkirakan hadir pada versi ini.
Adaptasi terhadap bentuk dan orientasi layar menjadi poin penting karena setiap mobil memiliki konfigurasi layar yang berbeda. Dengan pendekatan ini, tampilan Android Auto diharapkan tetap konsisten dan terbaca dengan baik di berbagai perangkat infotainment.
Gemini dan Work Profile di Android Auto 18
Gemini juga mendapat perhatian lebih pada versi baru Android Auto ini. Asisten tersebut mendapatkan akses yang lebih luas ke aplikasi pengguna seperti Gmail, Calendar, dan bahkan Messages, sehingga pengguna bisa bertanya kepada Gemini tentang berbagai hal langsung dari mobil.
Kode sumber juga menunjukkan bahwa Google sedang menyiapkan Work Profile baru. Fitur ini kemungkinan akan memungkinkan pengguna mengelola notifikasi terkait pekerjaan melalui Android Auto. Fitur tersebut dinilai sangat berguna bagi orang yang menggunakan satu ponsel sekaligus untuk kebutuhan pribadi sehari-hari dan untuk pekerjaan.
Selain penambahan fitur, Google juga menghapus lebih dari 200 sumber daya yang sudah usang. Langkah ini dilakukan untuk merampingkan dan membuat pengalaman Android Auto menjadi lebih ringan. Penghapusan sumber daya lama ini menjadi bagian dari upaya Google menjaga performa sistem di tengah penambahan fitur baru.
Bagi pengguna yang ingin memantau perkembangan versi beta Android lainnya, informasi seputar perbaikan bug pada program beta Google juga tersedia melalui daftar perbaikan bug yang dirilis Google untuk perangkat Pixel. Sementara itu, pengguna Android yang ingin tetap aman saat memasang aplikasi dapat merujuk pada peringatan Google terkait aplikasi berbahaya.
Perkembangan Android Auto ini juga menjadi bagian dari ekosistem Android yang lebih luas. Pengguna yang aktif menggunakan perangkat Android, baik untuk hiburan maupun produktivitas, dapat melihat bagaimana Google terus memperbarui layanannya, termasuk pada perangkat lain seperti tablet Android terbaru yang mengandalkan sistem operasi yang sama.
Secara keseluruhan, Android Auto 18 beta belum menghadirkan banyak perubahan yang langsung terlihat. Namun, kode sumber di dalamnya menunjukkan bahwa Google sedang menyiapkan perombakan besar yang mencakup antarmuka Cielo, integrasi Gemini yang lebih luas, Work Profile baru, serta pembersihan lebih dari 200 sumber daya usang. Semua elemen ini mengarah pada pengalaman Android Auto yang lebih ringan dan lebih terintegrasi begitu versi finalnya dirilis.





Komentar
Belum ada komentar.