Telset.id – BMW menyiapkan generasi kelima X5 dengan lima pilihan powertrain, dan untuk pertama kalinya X5 akan hadir dalam varian battery electric (EV) bernama iX5. Menjelang peluncuran resmi bulan depan, sejumlah gambar iX5 yang diparkir bersebelahan dengan X5 G05 lama beredar, memperlihatkan perbedaan desain keduanya secara langsung. Foto-foto tersebut diunggah oleh Bimmertoday, seperti dikutip dari Electrek.
X5 merupakan salah satu kendaraan terlaris BMW di Amerika Serikat. Pada generasi kelima, X5 akan tersedia dalam lima powertrain. Di pasar AS, BMW menawarkan varian bensin, plug-in hybrid (PHEV), dan untuk pertama kalinya battery electric (EV). Pasar lain akan mendapat varian diesel dan hydrogen fuel cell.
Varian bensin 2027 X5 40 xDrive sudah tersedia dengan harga mulai 72.100 dolar AS. Sementara iX5 versi elektrik baru akan dijual pada November. BMW juga telah membuka pemesanan untuk iX5 60 xDrive dengan harga mulai 79.800 dolar AS.
Desain Neue Klasse dan Double-X Headlights
Meski masih tampak seperti X5, iX5 baru menonjol lewat bahasa desain Neue Klasse BMW. Kidney Grille baru yang lebih tegak dan ramping menggantikan desain grille lama yang lebar dan tebal. Perubahan ini menjadi salah satu penanda paling jelas saat iX5 dibandingkan langsung dengan X5 G05.

Elemen lain yang mencolok adalah light signature “double-X” BMW. Sistem ini menggabungkan headlights, daytime running lights, side lights, dan turn signals menjadi satu unit. Double-X headlights hadir sebagai standar, tetapi BMW menyebut pengguna dapat mematikannya untuk mendapatkan tampilan garis diagonal yang lebih sederhana.
Perubahan desain ini menjadi bagian dari strategi BMW memperkenalkan Neue Klasse ke lini SUV besarnya. Bagi sebagian pengamat, transisi dari grille lebar ke desain ramping adalah sinyal paling kasat mata bahwa X5 generasi kelima bukan sekadar facelift. Pembahasan soal estetika kendaraan memang selalu terbuka, sebagaimana perdebatan soal kemitraan kamera di industri lain yang juga ramai dibicarakan pada 2026 lewat Empat Kemitraan Kamera.
Baterai 144 kWh dan Pengisian Cepat 464 kW
BMW iX5 60 xDrive menggunakan baterai berkapasitas 144 kWh. Pabrikan menyebut SUV elektrik ini mampu menempuh jarak hingga 435 mil. Angka tersebut menempatkan iX5 di segmen SUV listrik jarak jauh yang saat ini masih didominasi beberapa model global.
Pada ajang media di Southern California bersama IONNA dan Alpitronic, BMW untuk pertama kalinya memamerkan kemampuan pengisian cepat i5. Dalam kesempatan itu, iX5 60 xDrive mencapai puncak 464 kW. Menurut BMW, angka tersebut memungkinkan penambahan jarak hingga 170 mil hanya dalam 10 menit pengisian.

iX5 ditenagai powertrain dual-motor all-wheel-drive dengan tenaga gabungan 578 hp (425 kW) dan torsi 593 lb-ft. BMW menyebut akselerasi 0 hingga 60 mph dapat dicapai dalam 4,4 detik, dengan kemampuan menarik beban hingga 6.000 lbs. Kombinasi tenaga dan kapasitas baterai ini menempatkan iX5 sebagai salah satu SUV listrik paling bertenaga di jajaran BMW saat ini.
Kabin Neue Klasse dan Layar Panoramic Vision
Di dalam kabin, iX5 mengadopsi desain Neue Klasse BMW yang mencakup layar sentuh navigasi 17,9 inci dan BMW Panoramic Vision baru yang membentang di sepanjang bagian bawah kaca depan. Pembeli dapat menambahkan layar penumpang 14,6 inci opsional sebagai layar ketiga.

Dari sisi dimensi, iX5 baru memiliki panjang 197,2 inci, lebar 78,7 inci, dan tinggi 68,9 inci. Ukuran tersebut disebut kurang lebih setara dengan Porsche Cayenne Electric. Tata letak kabin dengan tiga layar ini menandai pergeseran BMW dari tata letak konvensional ke pendekatan yang lebih digital, sejalan dengan tren kendaraan modern yang makin bergantung pada antarmuka layar.

Perubahan pada kabin ini juga memunculkan pertanyaan yang sama seperti yang muncul pada adopsi teknologi lain, misalnya perdebatan soal penggunaan AI di ruang kelas yang dibahas dalam laporan AI di Kelas. Intinya bukan sekadar fitur baru, tetapi seberapa besar teknologi itu mengubah cara pengguna berinteraksi dengan produk.
Bagi BMW, iX5 juga menandai tonggak produksi. Model ini akan menjadi kendaraan listrik pertama BMW yang dibangun di Amerika Serikat. Produksi dijadwalkan dimulai di Plant Spartanburg, South Carolina, pada akhir tahun. Langkah ini menjadikan iX5 bukan hanya soal spesifikasi, tetapi juga soal jejak manufaktur BMW di pasar AS.
Dengan harga mulai 79.800 dolar AS dan pemesanan yang dibuka November, iX5 60 xDrive akan bersaing di segmen SUV listrik premium yang semakin padat. Sementara varian bensin 2027 X5 40 xDrive sudah lebih dulu tersedia di angka 72.100 dolar AS, jarak harga keduanya sekitar 7.700 dolar AS. Bagi konsumen AS, pilihan kini terbuka antara tetap dengan mesin bensin atau masuk ke era elektrik BMW lewat iX5.
Perbandingan langsung antara iX5 dan X5 G05 memperlihatkan bahwa perubahan terbesar bukan sekadar pada powertrain, melainkan pada identitas visual. Kidney Grille ramping dan double-X headlights adalah dua elemen yang paling mudah dikenali. BMW menyebut double-X headlights dapat dimatikan untuk tampilan garis diagonal yang lebih sederhana, memberi ruang personalisasi bagi pemiliknya.
Dari sisi performa pengisian, capaian 464 kW pada iX5 60 xDrive menjadi salah satu data paling menonjol. Dengan tambahan 170 mil dalam 10 menit, iX5 menawarkan ritme pengisian yang relevan untuk perjalanan jauh. Klaim jarak 435 mil dari baterai 144 kWh pun menjadi pembanding utama di segmen ini.
Yang perlu dicatat, sebagian besar angka tersebut masih berasal dari pengumuman BMW dan sesi media, bukan hasil uji independen jangka panjang. Peluncuran resmi November akan menjadi momen pertama bagi publik untuk menilai apakah klaim itu konsisten di kondisi nyata. Sampai saat itu, perbandingan desain dengan X5 G05 setidaknya sudah memberi gambaran arah baru BMW untuk SUV besarnya.
Bagi pasar global, iX5 melengkapi strategi lima powertrain X5 generasi kelima. Varian diesel dan hydrogen fuel cell akan tersedia di pasar tertentu, sementara AS fokus pada bensin, PHEV, dan EV. Diversifikasi ini menunjukkan BMW belum sepenuhnya meninggalkan mesin konvensional, meski Neue Klasse menjadi wajah baru lini X5.
Seperti halnya produk teknologi lain yang mengandalkan pembaruan desain dan fitur, penerimaan pasar akan bergantung pada bagaimana konsumen menilai nilai tambahnya. Diskusi serupa juga terjadi pada produk digital seperti Crunchyroll Manga, di mana fitur dan akses menjadi penentu daya tarik. Untuk iX5, kombinasi desain Double-X, baterai 144 kWh, dan pengisian cepat 464 kW adalah tiga kartu utama yang akan diuji pasar mulai November.





Komentar
Belum ada komentar.