📑 Daftar Isi

BMW iX5 60 xDrive berwarna abu-abu dipamerkan di jalan pesisir yang kering dengan latar langit biru

BMW iX5 Resmi Meluncur, SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 435 Mil

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BMW iX5 60 xDrive resmi meluncur sebagai varian listrik pertama dari SUV X5
  • Jarak tempuh mencapai 435 mil (EPA) dengan baterai 140kWh dan arsitektur 800 volt
  • Performa 570 tenaga kuda dari dua motor listrik, akselerasi 0-62 MPH dalam 4,7 detik
  • Harga mulai $79.800, tersedia di dealer akhir 2026
  • Menggunakan platform bersama Neue Klasse untuk semua varian powertrain
  • Desain baru dengan lampu depan berbentuk X, tanpa gagang pintu konvensional
  • Interior layar sentuh 17,9 inci dan sistem infotainment Operating System X
  • Bobot 6.371 pon menjadikannya kendaraan produksi reguler terberat BMW

Telset.id – BMW akhirnya menghadirkan varian listrik penuh untuk SUV populer mereka, X5. Model bernama iX5 60 xDrive ini menawarkan jarak tempuh hingga 435 mil dan menjadi salah satu kendaraan listrik dengan daya jelajah terlama di pasar Amerika Utara.

Peluncuran ini menandai perubahan strategi besar bagi BMW. Sebelumnya, pabrikan asal Jerman itu menggunakan platform terpisah untuk kendaraan listrik dan bermesin bakar, seperti yang terlihat pada seri X3 dan iX3. Namun, untuk X5 generasi terbaru, BMW mengadopsi platform bersama yang disebut “Neue Klasse” untuk semua varian powertrain, termasuk listrik, bensin, diesel, plug-in hybrid, hingga hidrogen.

BMW mengklaim bahwa platform yang lebih besar ini mampu mengakomodasi semua jenis penggerak tanpa kompromi. Keputusan ini memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen yang masih ragu beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik.

Spesifikasi dan Performa iX5 60 xDrive

BMW iX5 60 xDrive dibekali teknologi eDrive generasi keenam. Baterainya berkapasitas raksasa 140kWh, meskipun BMW berencana menghadirkan opsi baterai lebih kecil di kemudian hari. Dengan arsitektur 800 volt, SUV ini mampu menempuh jarak hingga 435 mil berdasarkan standar EPA. Angka tersebut menempatkannya di jajaran kendaraan listrik dengan jarak tempuh terpanjang, hanya dikalahkan oleh beberapa pikap seperti Chevrolet Silverado EV 8WT.

Dari segi pengisian daya, iX5 60 xDrive mendukung pengisian dua arah (bi-directional) berdaya 450kW. BMW belum merinci waktu pengisian secara pasti, namun perhitungan kasar menunjukkan baterai dapat terisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 20 menit pada daya maksimal 450kW.

BMW iX5 60 xDrive berwarna abu-abu dipamerkan di jalan pesisir yang kering

SUV ini ditenagai dua motor listrik. Motor depan menghasilkan 245 tenaga kuda, sementara motor belakang menghasilkan 325 tenaga kuda. Total output mencapai 570 tenaga kuda yang memungkinkan akselerasi 0-62 MPH dalam 4,7 detik. Angka tersebut cukup impresif mengingat bobot kendaraan mencapai 6.371 pon atau sekitar 3,18 ton, menjadikannya kendaraan produksi reguler terberat BMW.

Agar pengendalian tetap optimal pada kendaraan seberat itu, BMW membekali iX5 dengan suspensi udara penuh. Tersedia pula opsi batang anti-rol aktif dan sistem kemudi empat roda untuk meningkatkan manuverabilitas.

Desain Eksterior dan Interior Baru

Desain eksterior iX5 menghadirkan sejumlah perubahan signifikan. Ciri paling mencolok adalah lampu depan berbentuk “X” yang benar-benar baru, meskipun bentuknya mengingatkan pada logo X milik Elon Musk. BMW juga menghilangkan gagang pintu konvensional, menggantinya dengan “winglet” yang dioperasikan dengan tombol. Pintu dapat dibuka dan ditutup menggunakan key fob atau aplikasi BMW.

Dua fitur khas BMW lainnya juga dihapus: tailgate lipat dua dan tombol iDrive. Secara keseluruhan, bodi mobil terlihat lebih persegi dengan beberapa lipatan baru dan fender yang sedikit melebar. Gril depan “Iconic Glow” vertikal khas Neue Klasse juga tetap dipertahankan.

Di bagian interior, perubahan juga besar. iX5 dilengkapi layar sentuh tengah berukuran 17,9 inci yang sangat besar, serta opsional layar penumpang 14,6 inci. Setir mobil menggunakan desain jari-jari vertikal yang baru. Sistem audio standar 280 watt dengan 12 speaker atau sistem opsional Bowers & Wilkins Dolby Atmos 775 watt juga tersedia.

Sistem infotainment dan bantuan mengemudi Panoramic iDrive ditenagai oleh Operating System X berbasis Android Open-Source Project. Sistem ini mendukung aplikasi, video, dan game yang ekstensif. Pengemudi juga dapat menggunakan smartphone sebagai hotspot seluler, serta Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel.

Fitur bantuan mengemudi juga tidak ketinggalan. BMW membekali iX5 dengan berbagai sensor dan kamera untuk mendukung sistem keselamatan aktif. Namun, detail spesifik mengenai fitur bantuan mengemudi otonom belum dirilis secara rinci oleh BMW.

Harga dan Ketersediaan

BMW iX5 60 xDrive dibanderol mulai dari $79.800 (belum termasuk biaya pengiriman). Mobil ini dijadwalkan tersedia di dealer pada akhir tahun 2026. Sebagai perbandingan, BMW X5 50e plug-in hybrid dibanderol $77.500, sementara X5 40 bermesin bensin standar mulai dari $69.800.

Harga tersebut terbilang kompetitif mengingat positioning BMW sebagai merek mobil mewah dan harga rata-rata mobil di Amerika Serikat yang mencapai sekitar $50.000. Dengan jarak tempuh 435 mil dan performa 570 tenaga kuda, iX5 menawarkan kombinasi yang sulit ditandingi oleh kompetitor sekelasnya.

Peluncuran iX5 ini menjadi sinyal kuat bahwa BMW serius dalam transisi elektrifikasi. Dengan platform bersama Neue Klasse, perusahaan dapat memproduksi berbagai varian powertrain secara efisien tanpa harus mengorbankan karakteristik masing-masing model.

Bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik dengan jarak tempuh ekstra panjang dan performa tinggi, iX5 60 xDrive menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Apalagi dengan harga yang relatif terjangkau untuk segmen mobil mewah listrik.

BMW juga terus mengembangkan teknologi baterai dan pengisian daya untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Teknologi eDrive generasi keenam menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menghadirkan kendaraan listrik yang tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga praktis dan menyenangkan dikendarai.

Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, iX5 60 xDrive berpotensi menjadi game-changer di segmen SUV listrik premium. Jarak tempuh 435 mil menjadi nilai jual utama yang sulit diabaikan oleh konsumen yang sering bepergian jarak jauh.

Ke depannya, BMW diprediksi akan terus memperluas jajaran kendaraan listrik mereka dengan mengadopsi platform Neue Klasse pada model-model lainnya. Ini adalah langkah strategis untuk bersaing dengan merek-merek listrik murni seperti Tesla, Rivian, dan Lucid.

Ketersediaan di pasar global, termasuk Indonesia, masih menunggu konfirmasi lebih lanjut dari BMW Group. Namun, melihat tren elektrifikasi yang semakin kuat, bukan tidak mungkin iX5 akan hadir di Tanah Air dalam waktu dekat.

Bagi penggemar otomotif yang tertarik dengan teknologi terbaru BMW, artikel ini memberikan gambaran lengkap mengenai spesifikasi, harga, dan fitur unggulan iX5 60 xDrive. Pastikan untuk selalu mengikuti perkembangan terbaru dari Telset.id untuk informasi otomotif terkini.

Dengan segala inovasi yang dihadirkan, BMW iX5 60 xDrive siap menjadi pilihan utama bagi mereka yang menginginkan SUV listrik mewah dengan performa dan jarak tempuh terbaik di kelasnya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.