📑 Daftar Isi

SUV listrik mewah Denza N8 berwarna gelap dengan lampu depan tajam dan LiDAR di atap

BYD Buka Pemesanan Denza N8 dan Seal 07 Generasi Kedua

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • BYD membuka pre-order Denza N8 dan blind order Seal 07 generasi kedua pada 26 Oktober 2026
  • Denza N8 jadi SUV listrik pertama BYD yang menembus 1.000 km CLTC, hingga 1.003 km
  • Baterai Blade 2.0 130,15 kWh atau 105,79 kWh, tenaga hingga 1.193 hp versi tri-motor
  • Seal 07 generasi kedua hadir dengan LiDAR atap dan sumbu roda 2.960 mm
  • Harga resmi kedua model belum diumumkan, N8 menyusul pada November

Telset.id – BYD membuka pemesanan awal untuk dua model sekaligus pada Senin, 26 Oktober 2026: Denza N8 versi listrik murni dan Seal 07 generasi kedua. Denza N8 diklaim sebagai SUV listrik mewah lima kursi pertama BYD yang menembus 1.000 km dalam pengujian CLTC, sementara Seal 07 hadir dengan lidar atap dan jarak sumbu roda 2.960 mm. Keduanya belum diumumkan harga resminya.

Manajer Umum Denza, Li Hui, menyebut hasil pemesanan awal sejauh ini “sangat baik” dan menyebut Denza N8 sebagai “SUV mewah paling dinanti tahun ini”. Denza sendiri memasarkan model ini dengan label “raja kendaraan listrik murni lima kursi berukuran besar”. Pemesanan dilakukan di Tiongkok, dengan peluncuran resmi dijadwalkan pada November 2026.

Denza N8 menjadi tonggak tersendiri bagi BYD. Sejumlah model mewah sub-merek ini sebelumnya sudah melewati 1.000 km CLTC, seperti Denza Z9 GT, tetapi N8 adalah SUV listrik pertama mereka yang melampaui angka tersebut. Sebagai konteks, versi plug-in hybrid yang digantikan N8 baru mencatat 1.003 km CLTC gabungan dari tangki penuh dan baterai penuh.

Denza N8: Baterai Blade 2.0 dan 1.193 hp

Denza sudah mengonfirmasi pada Agustus bahwa N8 baru memakai Blade Battery 2.0 dan Flash Charging Technology. Berdasarkan dokumen regulasi awal tahun ini, tersedia dua pilihan baterai: 130,15 kWh dengan CLTC hingga 1.003 km, dan 105,79 kWh dengan CLTC hingga 800 km.

Dari sisi dimensi, N8 listrik berukuran panjang 5.150 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.820 mm, dengan jarak sumbu roda 3.075 mm. Angka ini sedikit lebih panjang dari Kia EV9 dan Hyundai IONIQ 9. Kabinnya memuat layar infotainment 30 inci yang membentang hampir sepanjang dasbor sisi penumpang, ditambah panoramic head-up display (PHUD) 43 inci atau sekitar 1,1 meter di bagian bawah kaca depan.

Fitur premium lain mencakup kursi zero gravity di seluruh baris, setir tiga palang, pengisi daya ponsel nirkabel, dan ambient lighting. Di atap terpasang LiDAR untuk mendukung sistem bantuan mengemudi cerdas God’s Eye 5.0, dipadukan dengan DiSus-A, sistem suspensi udara cerdas BYD, serta penggerak roda belakang.

Soal tenaga, N8 tersedia dalam dua konfigurasi. Versi RWD memakai satu motor berdaya 320 kW (429 hp) atau 370 kW (496 hp). Versi tri-motor AWD berbasis platform e3 menggabungkan motor depan 270 kW (362 hp) dengan dua motor belakang 310 kW (416 hp), menghasilkan total 890 kW atau 1.193 hp.

BYD belum mengumumkan harga pre-order Denza N8. Namun, mereka yang melakukan reservasi dengan deposit 2.000 RMB (sekitar US$200) mendapat kredit 5.000 RMB sebagai penawaran terbatas. Sebagai patokan, Denza N8L enam kursi dijual mulai 299.800 RMB (sekitar US$45.000) untuk versi Premium dan 329.800 RMB (sekitar US$49.000) untuk Flagship, sehingga versi standar N8 kemungkinan diposisikan di bawahnya. N8 juga akan menyusul N8L yang lebih panjang.

Seal 07 Generasi Kedua: Lidar dan Kabin Lebih Lega

Bersamaan dengan itu, BYD membuka blind order untuk Seal 07 generasi kedua. Model ini pertama kali terungkap lewat dokumen regulasi pada 7 Agustus 2026. Desainnya meneruskan bahasa “Ocean Aesthetics” 2.0 dan berbagi gaya keseluruhan dengan Seal 08, dengan lampu depan split bergelombang serta grille tertutup. Unit LiDAR di atap mengisyaratkan kemungkinan hadirnya sistem bantuan mengemudi canggih God’s Eye B.

Enam warna eksterior ditawarkan: Pala Green, Aurora Pink, Sea Mist Purple, Liuguang Silver, Snow White, dan Obsidian Black. Ukurannya kini 5.080 mm panjang, 1.960 mm lebar, dan 1.495 mm tinggi, dengan jarak sumbu roda 2.960 mm yang menurut BYD memperluas ruang kabin. Bandingkan dengan Seal 07 saat ini: 4.995 mm panjang, 1.910 mm lebar, dan sumbu roda 2.900 mm. Bagian belakang memakai lampu penuh selebar bodi yang diturunkan dari Seal 08.

Di dalam, Seal 07 memakai bahasa desain terbaru BYD dengan layar tengah mengambang besar dan kluster instrumen digital, ditambah setir tiga palang baru. Trim konsol tengah dan bentuk ventilasi udara juga direvisi, sementara pengisi daya nirkabel dan dua cup holder tetap di konsol depan. Tersedia tiga skema warna interior: Yunxi White, Phantom Grey, dan Ningye Purple.

Kenyamanan ditopang sistem audio 20 speaker serta kursi depan zero gravity dengan fungsi pijat, ventilasi, dan pemanas. Bangku belakang bergaya sofa besar, dan jarak sumbu roda 2.960 mm diklaim meningkatkan ruang penumpang. Kapasitas bagasinya 618 liter plus frunk 160 liter yang disebut terbesar di kelasnya.

Seal 07 ditawarkan dalam dua pilihan powertrain. Versi plug-in hybrid memakai mesin turbo 1.5T 115 kW dan motor penggerak 160 kW (215 hp), dengan baterai 38 kWh dan jangkauan listrik WLTC 245 km. Versi baterai listrik memakai motor dengan output puncak 300 kW (402 hp) dan jangkauan hingga 718 km WLTP. Keduanya mengandalkan Blade Battery generasi kedua, flash charging, dan suspensi DiSus-M.

Yang belum ada dari kedua model adalah angka pasti. BYD tidak merilis harga pre-order Denza N8 maupun Seal 07, dan baru akan mengumumkan harga N8 pada November. Untuk pasar Tiongkok, strategi dua model sekaligus ini memperlihatkan BYD menutup dua segmen berbeda dalam satu waktu: SUV mewah lima kursi berjangkauan ekstrem dan sedan listrik menengah dengan kabin yang dibesarkan.

Bagi industri, langkah ini menegaskan arah BYD memadatkan teknologi baterai dan sistem bantuan mengemudi ke lini produk massalnya. Seal 07 membawa lidar ke segmen sedan, sementara N8 memindahkan kapasitas baterai 130 kWh ke bodi SUV. Keduanya masih menunggu harga sebagai penentu daya saing, dan sampai angka itu keluar, klaim jangkauan serta spesifikasi di atas baru sebatas keterangan resmi dan dokumen regulasi. Informasi seputar standar keamanan AI agent bisa dibaca di OpenShell dan Sentry, sedangkan perkembangan sertifikat digital pasca-kuantum dibahas lewat Era Pasca-Kuantum.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.