Telset.id – Prototipe sedan flagship BYD Yangwang yang masih memakai kode internal HU kembali tertangkap kamera mata-mata di China, menjelang debutnya di Uni Emirat Arab. Foto terbaru yang dipublikasikan Autohome memperlihatkan detail fascia depan sedan mewah tersebut, termasuk grille tegak dan unit LiDAR di atap kendaraan. Yang terbaru, unit praproduksi HU terlihat berada di atas truk pengangkut di China dan disebut tengah disiapkan untuk dikirim ke Timur Tengah.
Kabar soal kemunculan HU di UEA pertama kali dikonfirmasi oleh General Manager Divisi Penjualan Yangwang, Hu Xiaoqing, pada 21 Oktober 2026. Ia memastikan merek tersebut akan memperkenalkan sedan eksekutifnya di UEA. Meski begitu, BYD belum mengumumkan tanggal maupun lokasi peluncurannya secara resmi.
Sumber yang memahami proyek ini menyebut BYD menargetkan pengungkapan HU di Dubai, Uni Emirat Arab, sekitar 5 November. Tanggal dan lokasi tersebut belum dikonfirmasi resmi oleh pabrikan, sehingga publik baru bisa memastikan jadwal debut HU setelah ada pengumuman lanjutan. Penampakan unit di atas truk pengangkut menambah perkembangan baru setelah laporan sebelumnya soal eksterior dan pengujian jalan sedan ini.
Dari sisi desain, HU mengambil arah yang berbeda dari Yangwang U7. Jika U7 punya moncong rendah dan melengkung, HU justru tampil dengan fascia depan tegak yang mengingatkan pada motif bejana perunggu yang jadi ciri khas SUV U8 dan U8L. Grille berbentuk persegi tinggi diapit lampu utama split yang disusun vertikal.

Unit LiDAR terlihat menonjol di atas kaca depan, mengonfirmasi keberadaan perangkat sensor laser atap pada mobil yang difoto. Namun, kehadiran komponen ini belum bisa dijadikan patokan soal kemampuan bantuan pengemudi final yang akan dibawa HU. Pabrikan masih menyimpan detail teknis tersebut.
Profil samping menunjukkan bodi panjang dengan overhang depan relatif pendek dan bagian buritan yang memanjang. Foto-foto itu juga memperlihatkan apa yang tampak sebagai pintu coach door berengsel belakang, pilar C yang menonjol, serta kaca privasi di sekitar kabin belakang. Laporan media sebelumnya memperkirakan panjang sedan ini sekitar 5.500 mm dengan jarak sumbu roda melebihi 3.350 mm. Jika akurat, dimensi itu menempatkannya dalam kategori ukuran yang sama dengan Mercedes-Maybach S-Class dan Maextro S800 racikan JAC-Huawei yang panjangnya 5.480 mm. BYD sendiri belum merilis dimensi resminya.
Yangwang sudah membangun reputasi lewat U8, U9, dan U7 yang memakai arsitektur quad-motor e⁴ milik BYD serta varian sistem suspensi aktif DiSus. Namun, BYD belum mengonfirmasi konfigurasi motor, output tenaga, spesifikasi suspensi, maupun bobot kosong HU. Foto baru ini melengkapi detail fascia depan yang sebelumnya hanya terlihat lewat gambar teaser resmi pada 23 September 2026, yang memperkenalkan siluet dan pintu coach door sedan tersebut.
Baca Juga:
Harga Diperkirakan Tembus Rp4 Miliar Lebih
Salah satu aspek yang paling banyak diperbincangkan adalah soal harga. Media China memperkirakan harga HU berada di atas 2.000.000 yuan atau setara sekitar 299.600 dolar AS. Angka ini masih sebatas estimasi, bukan harga ritel resmi yang diumumkan pabrikan.
Sebagai pembanding domestik, ada Maextro S800 racikan JAC-Huawei. Sedan sepanjang 5.480 mm itu dibanderol antara 728.000 yuan hingga 1.018.000 yuan, atau sekitar 109.000 hingga 152.200 dolar AS. Berdasarkan data China EV DataTracker, sebanyak 486 unit S800 terjual pada September 2026.
Jika target harga HU yang dilaporkan akurat, sedan ini akan dijual sekitar dua kali lipat versi termahal S800. Artinya, HU menempati bracket harga yang jauh lebih tinggi dan tidak benar-benar bersaing langsung di segmen yang sama dengan Maextro S800. Posisi ini sejalan dengan arah Yangwang yang memang diposisikan sebagai merek paling premium di bawah payung BYD. Di dalam lini BYD sendiri, sedan performa Yangwang U7 dibanderol mulai 658.000 yuan atau sekitar 98.600 dolar AS, sementara U8L Dingcang Edition bermesin sumbu roda panjang mulai 1.458.000 yuan atau sekitar 218.400 dolar AS. HU akan berada di atas keduanya jika estimasi harganya terbukti.

Debut UEA dan Strategi Kawasan
Rencana pengungkapan di Dubai memberi Yangwang panggung internasional di pasar tempat BYD sudah memiliki kehadiran distribusi melalui Al-Futtaim Electric Mobility. Situs resmi Yangwang UEA mencantumkan U8 Arabian Edition dengan harga 659.900 AED atau sekitar 180.000 dolar AS, menjadi acuan lokal bagi penawaran premium merek tersebut saat ini.
Yangwang telah mengonfirmasi pengungkapan di UEA, tetapi nama resmi sedan, powertrain, kimia baterai, harga ritel, dan jadwal penjualannya masih belum diungkap. Target 5 November dan lokasi Dubai juga belum dikonfirmasi resmi. Dengan demikian, penampakan unit di atas truk pengangkut menjadi petunjuk terkuat sejauh ini bahwa persiapan menuju Timur Tengah memang sedang berjalan.
Baterai Solid-State Masih Spekulasi
Isu baterai solid-state juga menempel pada HU. Sejumlah laporan media mengaitkan sedan ini dengan teknologi tersebut, tetapi Yangwang belum mengungkap kimia baterai maupun konfigurasi produksinya. Klaim soal baterai solid-state pun belum bisa dianggap sebagai spesifikasi resmi.
Yang terkonfirmasi adalah pernyataan Executive Vice President BYD, Stella Li, pada September 2026. Ia menyebut perusahaan berencana menghadirkan kendaraan yang memakai teknologi baterai solid-state pada 2027. Stella tidak menyebut model spesifik maupun tanggal peluncuran ritelnya.
Chief Technology Officer FinDreams Battery, Sun Huajun, memaparkan peta jalan yang mencakup uji coba kendaraan dalam skala kecil sekitar 2027 dan produksi komersial massal sekitar 2030. Keduanya merupakan target program baterai, bukan spesifikasi atau jadwal peluncuran HU yang sudah pasti. Dengan kata lain, masih terlalu dini menyimpulkan bahwa HU akan jadi model pertama yang membawa baterai solid-state BYD.
HU sendiri diposisikan untuk memperluas jajaran sedan Yangwang di luar U7. Sebagai gambaran kompetisi, sedan ini berpotensi dibandingkan dengan Maextro S800, Nio ET9, hingga Mercedes-Maybach S-Class. Namun, penilaian yang bermakna baru bisa dilakukan setelah harga, spesifikasi powertrain, dan ketersediaan pasar terkonfirmasi. Sebelum itu, semua perbandingan masih bersifat sementara.
Yang jelas, HU masih berstatus kode proyek internal. Nama ritel finalnya belum diumumkan, begitu pula tanggal peluncuran pastinya di UEA. Publik tinggal menunggu apakah teknologi disruptif yang diuji BYD di sedan mewah ini benar-benar terbawa ke versi produksi, atau justru hanya jadi bahan spekulasi di tengah derasnya bocoran. Sebagai pembanding, langkah Yangwang memamerkan pedal rem logam usai insiden Maextro V800 menunjukkan merek ini kian serius membangun persepsi kualitas di segmen mewah.





Komentar
Belum ada komentar.