Telset.id – BYD melalui merek premiumnya, Denza, resmi mengungkap jajaran SUV listrik murni terbaru melalui dokumen regulasi pemerintah Tiongkok. Varian anyar ini mencakup Denza N8 lima kursi dan Denza N8L enam kursi, dengan konfigurasi tri-motor 1.193 hp yang menjadi andalan performa tertinggi.
Kedua model ini mengusung arsitektur baterai canggih yang dirancang untuk memperkuat posisi Denza di segmen keluarga premium yang kompetitif. Berdasarkan data resmi, Denza N8 dan N8L berbagi jarak sumbu roda identik sebesar 3.075 mm. Perbedaan utama terletak pada panjang bodi: varian enam kursi mencapai 5.200 mm, sementara varian lima kursi lebih pendek 50 mm menjadi 5.150 mm. Lebar dan tinggi kedua model seragam, masing-masing 1.999 mm dan 1.820 mm.
Informasi ini muncul setelah Denza sebelumnya memperkenalkan Denza Z9S Sedan Listrik 496 hp melalui jalur regulasi yang sama, menunjukkan agresivitas brand dalam memperluas lini kendaraan listriknya.

Konfigurasi Powertrain dan Baterai
Denza menawarkan tiga pilihan sistem propulsi listrik. Varian tertinggi menggunakan konfigurasi tri-motor dengan satu motor depan 270 kW dan dua motor belakang masing-masing 310 kW, menghasilkan output total 890 kW atau setara 1.193 hp. Sementara itu, varian single-motor hadir dalam dua pilihan daya puncak: 320 kW atau 370 kW.
Semua varian mengandalkan baterai Blade generasi kedua hasil pengembangan FinDreams. Baterai ini diklaim memiliki kemampuan flash charging yang mampu menangani transfer energi cepat, bahkan dalam kondisi lingkungan yang menantang. Menurut klaim teknis resmi, arsitektur baterai baru ini mengurangi waktu pengisian daya sekaligus meminimalkan degradasi jarak tempuh pada suhu minus 30 derajat Celcius.
Sistem Bantuan Mengemudi God Eye 5.0
Denza membekali N8 listrik dengan platform bantuan mengemudi God Eye 5.0. Sistem ini menggunakan model large end-to-end yang dilatih dengan data berkendara dunia nyata untuk mengeksekusi pilihan jalur secara otomatis. Perangkat kerasnya mencakup sensor lidar yang dipasang di atap serta radar gelombang milimeter di bumper depan untuk menyediakan data pemindaian lingkungan secara penuh.
Teknologi ini dirancang untuk menangani tugas navigasi kompleks di jalan raya dan perkotaan, sejalan dengan tren SUV PHEV premium yang juga mengadopsi fitur keselamatan mutakhir.

Opsi Kustomisasi dan Desain Eksterior
Pembeli dapat memilih berbagai opsi visual, termasuk velg roda 20 atau 21 inci, atap sewarna bodi, kaliper rem unik, serta pijakan samping elektronik terintegrasi. Bagian belakang kendaraan menampilkan light bar dual-strip khas yang selaras dengan bahasa desain SUV plug-in hybrid terbaru Denza.
Denza sebelumnya juga meluncurkan Denza D9 Dark Gold dengan warna eksklusif, menunjukkan komitmen brand terhadap personalisasi kendaraan premium.
Baca Juga:

Momentum Pasar dan Harga
Perluasan lini listrik murni ini dibangun di atas pengungkapan sebelumnya mengenai peningkatan jangkauan EV yang menargetkan sel baterai utilisasi tinggi. Dengan menghadirkan opsi zero-emission, Denza ingin menjangkau demografi penggemar kendaraan listrik yang lebih luas.
Saat ini, varian plug-in hybrid Denza N8 dijual dengan rentang harga dasar 299.800 yuan (sekitar Rp 670 jutaan) hingga 349.800 yuan (sekitar Rp 780 jutaan). Denza mencatat pengiriman 18.631 kendaraan selama Juni 2026, menandai kenaikan bulanan 19,3% dan ekspansi tahunan 31,1%. Volume ritel ini mengukuhkan pangsa pasar 1,2% brand tersebut di ekosistem domestik Tiongkok, menurut China EV DataTracker.
Penambahan opsi listrik murni ini bertujuan mempertahankan lintasan pengiriman saat penjualan komersial diluncurkan akhir tahun ini.

Dengan kehadiran Denza N8 dan N8L listrik, Denza semakin serius menantang dominasi SUV listrik premium di Tiongkok. Konfigurasi tri-motor 1.193 hp menjadi bukti bahwa brand ini tidak hanya mengandalkan kemewahan, tetapi juga performa ekstrem untuk menarik minat konsumen. Jika dibandingkan dengan pesaing sekelas, angka ini menempatkan Denza N8 di jajaran SUV listrik terkuat yang pernah dirilis melalui jalur produksi massal.
Model ini diperkirakan akan menjadi pesaing langsung bagi Li Auto, NIO, dan Xpeng di segmen SUV keluarga besar. Namun, keunggulan Denza terletak pada akses ke rantai pasokan baterai BYD yang terintegrasi penuh, dari sel hingga sistem manajemen baterai.
Bagi konsumen yang sudah familiar dengan ekosistem BYD, Denza N8 menawarkan jembatan antara teknologi massal dan kemewahan premium. Sementara itu, Denza Z Track Edition 1.582 hp yang meluncur di Goodwood menunjukkan bahwa brand ini juga serius di segmen performa tinggi.
Keputusan Denza untuk merilis varian lima dan enam kursi secara bersamaan memberi fleksibilitas bagi keluarga muda maupun eksekutif yang membutuhkan ruang kabin luas tanpa mengorbankan performa. Dengan jarak sumbu roda 3.075 mm, ruang kaki baris kedua dan ketiga dipastikan lega untuk perjalanan jarak jauh.
Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di luar Tiongkok, namun melihat tren ekspansi BYD ke Eropa, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan, bukan tidak mungkin Denza N8 akan menjangkau pasar global dalam beberapa tahun ke depan.
Yang jelas, persaingan SUV listrik premium semakin memanas, dan Denza N8 dengan 1.193 hp-nya siap menjadi salah satu pemain utama.





Komentar
Belum ada komentar.