📑 Daftar Isi

Denza Z9 GT varian tri-motor EV baru yang akan meluncur pada 9 September 2026

Denza Z9 GT Varian Baru Resmi Meluncur, Harga Rp 700 Jutaan dengan 1.140 HP

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Denza Z9 GT e3 Flash Charge resmi meluncur 9 September 2026 dengan harga 329.800 yuan (sekitar Rp 700 jutaan)
  • Varian ini memiliki tenaga 850 kW (1.140 hp) dari konfigurasi tri-motor AWD dengan torsi 1.210 N·m
  • Akselerasi 0-100 km/jam dalam 2,8 detik, jarak tempuh 860 km CLTC dengan BYD Blade Battery generasi kedua
  • Harga 40.000 yuan lebih murah dari e3 Performance dengan pengurangan fitur seperti rem keramik karbon diganti besi cor berventilasi
  • Menggunakan kemudi roda belakang independen dengan radius putar 4,62 meter dan suspensi udara DiSus-A
  • Penjualan Z9 GT mencapai 5.344 unit pada Juli 2026, menyumbang 29,6% dari penjualan domestik Denza
  • Bersaing langsung dengan Zeekr 001 AWD dengan keunggulan tenaga 270 kW lebih besar

Telset.id – BYD melalui merek premiumnya, Denza, resmi meluncurkan varian baru Denza Z9 GT murni listrik (EV) tri-motor e3 pada 9 September 2026. Varian ini hadir untuk mengisi celah harga antara varian flagship penggerak roda belakang (RWD) dan varian tertinggi e3 Performance.

Kabar peluncuran ini merupakan realisasi dari pengumuman yang sebelumnya disampaikan oleh General Manager Denza, Li Hui, melalui akun Weibo-nya. Ia menyebut varian baru ini menjawab permintaan pelanggan yang menginginkan handling tri-motor dengan “pilihan konfigurasi yang lebih ringan”. Sebelumnya, perkiraan pasar menempatkan varian ini di kisaran 329.800 hingga 339.800 yuan, dan kini harga resmi yang diumumkan berada di angka 329.800 yuan (sekitar Rp 700 jutaan).

Harga Resmi dan Strategi Posisi Pasar

Varian baru yang dinamai Z9 GT e3 Flash Charge ini dibanderol 329.800 yuan (sekitar Rp 700 jutaan). Harga tersebut menempatkannya 40.000 yuan (sekitar Rp 85 jutaan) di bawah varian e3 Flash Charge Performance Edition yang dipatok 369.800 yuan (sekitar Rp 785 jutaan), tanpa mengubah drivetrain inti yang sama-sama bertenaga 850 kW.

Langkah ini terbilang strategis. Saat ini, lini Denza Z9 GT plug-in hybrid (DM-i) sudah memiliki dua model tri-motor yang dibanderol 309.800 yuan (sekitar Rp 660 jutaan) dan 339.800 yuan (sekitar Rp 720 jutaan). Dengan hadirnya varian EV baru ini, Denza menambah satu titik harga lagi untuk powertrain listrik murni 850 kW yang sudah ada, sekaligus merespons persaingan di segmen harga menengah-atas.

Perubahan Utama: De-contenting Perlengkapan

Penting untuk dicatat, istilah “konfigurasi ringan” dari Denza ini tidak sama dengan prototipe ber-downforce tinggi yang sempat terlihat saat uji coba di dekat Nürburgring, Jerman. Mobil prototipe itu digunakan untuk validasi lintasan, sementara varian yang baru diluncurkan ini adalah varian standar untuk showroom.

Varian baru ini mengurangi beberapa peralatan dari e3 Performance demi bobot yang lebih ringan. Sebagai perbandingan, e3 Performance dilengkapi dengan cakram rem keramik karbon, dua kulkas kompresor aktif, dan kursi belakang bermotor dengan pijat pneumatik multi-titik. Varian anyar ini beralih ke cakram rem besi cor berventilasi dan kabin yang lebih sederhana.

Meski perlengkapan dikurangi, jantung pacunya tidak berubah. Varian baru ini tetap mengusung layout AWD tri-motor 850 kW (1.140 hp) dengan torsi 1.210 N·m, yang dipadukan dari satu motor depan 230 kW dan dua motor permanen magnet belakang 310 kW. Paket ini juga dipasangkan dengan BYD Blade Battery 2.0, pengisian cepat 800V, dan kemudi roda belakang hingga sudut kemudi ±10 derajat.

Spesifikasi e3 Powertrain, Jarak Tempuh, dan Pengisian Daya

Denza Z9 GT e3 menggunakan sistem all-wheel drive e3 yang mengintegrasikan motor depan 230 kW dengan dua motor permanen magnet belakang 310 kW untuk menghasilkan tenaga total 850 kW. Denza mengklaim akselerasi 0–100 km/jam hanya dalam 2,8 detik.

Kemudi roda belakang independen standar memberikan radius putar 4,62 meter dan mendukung low-speed pivot turns serta parkir otomatis. Denza juga memasangkan drivetrain ini dengan suspensi udara cerdas DiSus-A dan fungsi kontrol stabilitas kecepatan tinggi.

Varian baru ini menggunakan BYD Blade Battery generasi kedua dan diklaim memiliki jarak tempuh 860 km dalam siklus CLTC (600 km WLTP). Denza mengklaim sistem Flash Charging-nya dapat memberikan pengisian substansial dalam lima menit dan mencapai pengisian penuh dalam sembilan menit dalam kondisi yang sesuai, dengan tambahan tiga menit dalam cuaca sangat dingin. Hardware ini terhubung ke jaringan Flash Charging khusus BYD yang telah melebihi 10.000 stasiun operasional di China pada akhir Agustus.

Perbandingan Harga dan Spesifikasi Varian Z9 GT

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah perbandingan varian Denza Z9 GT EV berdasarkan data yang tersedia:

  • Base EV: Motor tunggal RWD, output 370 kW (496 hp), harga 269.800 yuan (sekitar Rp 573 jutaan).
  • RWD Flagship: Motor tunggal RWD, output 370 kW (496 hp), harga 299.800 yuan (sekitar Rp 637 jutaan).
  • New e3 Flash Charge: Tri-motor AWD, output 850 kW (1.140 hp), harga resmi 329.800 yuan (sekitar Rp 700 jutaan).
  • e3 Performance: Tri-motor AWD, output 850 kW (1.140 hp), harga 369.800 yuan (sekitar Rp 785 jutaan).

Varian yang lebih murah ini tetap mempertahankan panjang bodi 5.195 mm, wheelbase 3.125 mm, dan bodi fastback shooting-brake. Perubahan mekanis utama ada pada hardware pengereman: varian Performance menggunakan cakram rem keramik karbon, sementara Z9 GT e3 beralih ke cakram besi cor berventilasi. Beberapa fasilitas kabin pilihan juga disederhanakan. Bantuan pengemudi tetap ditangani oleh DiPilot 5.0 dengan navigasi kota pada autopilot dan parkir otomatis.

Momentum Penjualan dan Persaingan Pasar

Penambahan varian ini terjadi saat angka penjualan Z9 GT mulai melandai. Berdasarkan data China EV DataTracker, penjualan ritel domestik naik dari 712 unit pada Maret menjadi 3.969 unit pada April dan mencapai 6.025 unit pada Juni, sebelum turun 11,3% month-on-month ke 5.344 unit pada Juli. Z9 GT menyumbang 29,6% dari total penjualan domestik Denza pada Juli, menjadikannya salah satu kontributor volume terbesar bersama MPV D9.

Penurunan di bulan Juli ini sendiri belum bisa dijadikan indikator penurunan permintaan jangka panjang, mengingat penjualan sempat melonjak cepat setelah pembaruan di bulan Maret. Denza Z9 GT juga merupakan bagian dari ekspansi internasional Denza yang lebih luas, setelah diluncurkan di Eropa pada April lalu dengan teknologi Flash Charging milik BYD dan harga mulai sekitar 115.000 euro. Bagi Anda yang tertarik dengan perkembangan model Denza lainnya, Anda bisa membaca artikel tentang jangkauan baterai Denza N8 atau menyimak kabar Denza Z di dealer China.

Bersaing dengan Zeekr 001

Di segmen harga 330.000 yuan ini, varian anyar Z9 GT akan bersaing langsung dengan Zeekr 001 AWD yang dibanderol hingga 329.800 yuan. Namun, Denza menawarkan tenaga hingga 850 kW (1.140 hp), yang unggul 270 kW (362 hp) dibandingkan output maksimum Zeekr yang sebesar 580 kW (778 hp).

Langkah Denza untuk menghadirkan varian tri-motor yang lebih terjangkau ini adalah upaya untuk menjaga momentum penjualan Z9 GT di tengah persaingan yang semakin ketat. Dengan mempertahankan performa puncak 1.140 hp namun mengurangi fitur mewah, Denza mencoba menawarkan nilai lebih bagi konsumen yang mengutamakan performa dibandingkan kemewahan kabin.

Keputusan untuk meluncurkan varian baru di awal September ini menunjukkan bahwa Denza bergerak cepat untuk merespons dinamika pasar. Varian baru ini diharapkan dapat menarik pelanggan yang sebelumnya ragu untuk membayar mahal demi fitur mewah e3 Performance, namun tetap menginginkan pengalaman berkendara tri-motor yang khas.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.